Perjuangan Pemuda Kembali Pada Kejayaan

Perjuangan Pemuda Kembali Pada Kejayaan
Perjuangan Pemuda kembali pada kejayaan


__ADS_3

"Benar!! Kita akan selalu bersama,itu pasti" Rega kemudian menambahkan bumbu pembicaraan tersebut.


Mendengar itu Pider yang sangat polos kemudian tersenyum dengan tanggapan teman temannya tersebut.


Disaat mereka bercerita tiba tiba seorang Pemuda yang ditunggu tunggu muncul didepan pintu.


"Bryan!! Dari mana saja kau,kita sebentar lagi ujian dan kau masih bermain main" Pider orang pertama yang datang menyambut Bryan dan bertanya.


"Aku ada sedikit urusan,dan terlambat pulang" Bryan mencoba menjelaskan.


Pemuda tersebut tidak berbohong,bagaimanapun satu hari ini Bryan mempunyai berbagai urusan mulai dari perjumpaan nya dengan perseteruan dua pemuda dan selanjutnya bertemu Liam,kemudian datang berkunjung ke rumah Franky bersama Nett.


Namun Bryan tidak perlu menjelaskan semuanya pada sahabatnya itu.


"Bryan!! Apa kau sudah siap dengan ujian kelulusan kita nanti?" Rega mencoba bertanya pada Pemuda itu.


"Aku telah banyak membaca tentang pelajaran kita dikelas,aku rasa itu sudah cukup!!" Bryan menjawab dengan santai.


"Baiklah,aku percaya pada kalian semua!" Rega tersenyum dengan perkataannya tersebut.


Setelah itu Bryan berjalan menuju lemari pakaian nya dan mempersiapkan beberapa alat untuk membersihkan diri ke kamar mandi,tubuhnya yang kotor menandakan bahwa hari ini cukup sibuk bagi Pemuda tersebut.


Tidak lama kemudian,Bryan yang telah selesai membersihkan dirinya dikamar mandi dan juga sudah siap dengan pakaian yang baru dari lemarinya itu akhirnya bergabung bersama teman temannya tersebut untuk bercerita menjelang waktu tidur.


Setelah sekian lama mereka asik dengan cerita masing masing akhirnya waktu menunjukkan jam 10 malam sudah waktunya mereka beristirahat.


"Sudah larut malam,sebaiknya kita istirahat" Rega mengingatkan teman temannya untuk segera menuju tempat tidur karena waktu sudah larut malam


"Baik Ketua" Pider yang senang dengan candaan menjawab perkataan dari Rega tersebut sambil tersenyum mengejek.


Setelah itu mereka semua menuju tempat tidur nya masing masing.


Beberapa lama kemudian satu persatu sudah mulai tertidur dengan nyenyak nya.


Namun seperti biasa , Bryan selalu menyempatkan diri untuk mengirim pesan singkat melalui handphone genggam miliknya tersebut.

__ADS_1


Dan saat semuanya selesai Pemuda itu ikut tertidur bersama dengan yang lainnya.


Malam itu masih sama seperti malam malam sebelumnya,terlalu singkat untuk menikmatinya.


Tidak terasa matahari kembali muncul menyapa keempat sahabat tersebut melalui celah celah jendela.


Satu persatu mulai terbangun membersihkan diri untuk segera pergi kekampus seperti biasa.


Setelah keempat Pemuda itu selesai dengan kegiatannya masing masing akhirnya berkumpul lagi dan bersiap untuk berjalan menuju ke kampus.


Seperti hari hari biasa ,mereka selalu bercanda dalam perjalanan dan tidak terasa saat ini sudah berada didepan gerbang kampus.


Mereka segera menuju ke ruang kelas.


Disana masih sedikit yang hadir namun perlahan semua mahasiswa dan mahasiswi telah sepenuhnya hadir saat ini.


Sesaat setelah itu seorang lelaki tua memasuki ruangan mereka tersebut,bisa dipastikan bahwa itu adalah Dosen mereka yang akan memulai pelajaran.


Semua muridnya mulai mengeluarkan keperluan belajar dan mengikuti arahan dari lelaki tua yang merupakan dosen mereka itu.


Setelah Dosen itu telah hilang sepenuhnya ,seluruh murid kembali bersorak ketika jam belajar telah selesai dan sudah waktu nya untuk bermain lagi.


Bryan yang terlihat santai memasuki barangnya kedalam tas saat itu dipanggil oleh seorang Gadis "hai Bryan,apa kegiatan mu hari ini?"


Gadis itu adalah Willy sahabat dekat Pemuda tersebut.


"Hai Willy,aku tidak punya rencana!! Apakah kita akan keperpustakaan?" Bryan menggoda Gadis tersebut.


Namun Gadis tersebut terlihat sedikit sedih namun bertingkah manja sambil menjawab " Aku sangat ingin keperpustakaan bersamamu!! Tapi aku ada keperluan keluarga,jadi untuk hari ini aku mungkin akan segera pulang secepatnya"


"Jangan sedih begitu!! Kita masih punya hari hari yang lain,kita adalah sahabat bukan?" Bryan mencoba menghibur Gadis itu kembali sambil tersenym.


Seketika Willy juga ikut tersenyum mendengar ucapan dari Bryan tersebut, Gadis itu hanya takut Bryan tidak lagi mau bersamanya keperpustakaan jika menolak undangan Pemuda tersebut hari ini.


Bagaimanapun Willy masih memikirkan masalah tentang perjodohan yang gagal antara temannya itu bersama Yelsi.

__ADS_1


Willy merasa Bryan masih mengingat hal itu,saat Pemuda tersebut tiba tiba ingin pergi ketika diperpustakaan waktu lalu.


Dan saat ini ketika Bryan sudah merasa tenang,tapi Gadis tersebut yang tidak bisa pergi karena ada urusan penting keluarga dan harus hadir dalam acara tersebut.


Semua nya terasa begitu sulit bagi Willy.


Disaat Willy berada dalam pikiran itu yang membuatnya sedikit hanyut dalam lamunan sebuah suara mengejutkan Gadis cantik itu lagi.


"Willy,apa yang kamu pikirkan? Apakah itu tentang keluargamu?" Bryan mencoba bertanya sambil tersenyum menghibur.


"Ya,aku harus datang kesana!! Sepertinya ini merupakan keadaan darurat untuk keluargaku,itu sebab nya aku harus segera pulang" Willy mencoba menjelaskan pada Bryan kembali.


"Aku mengerti,keluarga adalah yang utama!! Jadi segeralah,mungkin saja kamu bisa mengatasi permasalahan yang ada saat ini kan?" Bryan kembali lagi menghibur Gadis itu dengan perkataannya.


"Baiklah,aku harap kita akan selalu berteman meskipun telah lulus!" Willy mengacungkan jari kelingkingnya pada Bryan saat itu.


Dengan senang hati Bryan membalas dengan menunjukkan hal yang sama persis dilakukan Gadis tersebut menggunakan jari kelingkingnya itu sambil tersenyum dan berkata "aku juga mengharapkan itu!"


"Oke baiklah,aku segera pulang dulu!" Kemudain Willy berdiri dan mulai berjalan menuju pintu keluar sambil melambaikan telapak tangan nya pada Bryan.


Bryan membalas nya kembali dengan hal serupa yang dilakukan Gadis cantik itu.


Kemudian Bryan juga berdiri dan akan segera keluar bersama ketiga temanya tersebut tiba tiba pandangannya sekilas melihat bayangan dari jendela kaca samping,hal tersebut tidak seperti kebetulan yang membuatnya tertarik untuk segera bergerak menuju tempat itu.


Saat itu Bryan mendekat pada Rega dan berkata " Ketua,aku mungkin ada sedikit keperluan!! Jadi kalian pulang saja duluan"


"Baiklah tidak masalah,jangan telat pulang karena kita sebentar lagi ujian!" Rega berkata sambil bercanda pada Bryan.


"Oke Ketua" Bryan menjawab sambil bercanda kembali.


Setelah itu ketiga temannya berjalan menuju pintu keluar dan segera pergi.


Bryan yang masih berdiri didalam ruangan itu kembali mengarahkan pandangannya pada titik dimana bayangan itu muncul,disana terlihat siluet seperti seseorang yang sedang berdiri seakan sedang menunggu.


Bryan hanya tersenyum dengan itu,pikirannya dapat menangkap bahwa dirinya lah yang menjadi target dan perlahan mulai berjalan keluar untuk segera bergerak menuju Siluet tersebut.

__ADS_1


Setelah berjalan cukup jauh Bryan hanya tersenyum melihat apa yang terjadi.


__ADS_2