
Bryan hanya memandang sambil mengangkat satu alis nya saja begitu juga Jogger,pemuda itu melihat dengan kening yang berkerut ditamah sorot mata yang tajam.
Namun berbeda dengan Nett,pemuda itu merasa ketenangan nya sangat terganggu oleh kelompok Pemuda tersebut dan memukul meja.
"Bajingan,apa kalian tidak sadar dengan siapa kalian berhadapan?" Nett melontarkan sebuah pertanyaan.
"Hei bung,siapa kau? Berani sekali berbicara seperti itu kepada kami" Jawab salah seorang dari kelompok pemuda itu lagi.
Saat itu juga Nett berdiri,kemudian kelompok pemuda tersebut menghampirinya dengan mengelilingi Nett.
Kelompok pemuda itu terdiri dari delapan orang yang terlihat sebagai bagian dari keluarga yang cukup berpengaruh.
"Apa kalian yakin dengan ini?" Jawab Nett santai.
Melihat itu Jogger ingin segera berdiri menghantam delapan pemuda tersebut,namun Bryan memberikan isyarat tangan nya agar tetap tenang.
"Tidak perlu repot repot,semua itu bisa di atasi Nett!!" Bryan berkata santai sambil melihat Nett yang masih di kelilingi delapan pemuda itu.
Setelah itu salah satu dari delapan pemuda tersebutpun angkat bicara sambil melangkah maju kehadapan Nett " Biar aku saja yang memukul bocah ini!!"
Nett terlihat begitu tenang,bagaimanapun kemmapuan bertarungnya saat ini tidaklah sebanding dengan orang orang tersebut.
Tidak bisa di pungkiri,Nett merupakan Tuan Muda Kedua keluarga Robbins jadi sistem pelatihan bertarung terbaik sudah di alaminya.
"Aku peringatkan semuanya untuk menjauh sebelum kupatahkan satu persatu tangan dan kaki kalian!!" Nett mencoba menggertak delapan pemuda tersebut agar tidak perlu repot repot menghabiskan tenaga untuk bertarung melawan segerombolan sampah menurutnya itu.
"Bajingan,akan ku patahkan lehermu!!" Pemuda yang berada didepan Nett tersebut berkata kemudian langsung menerjang.
Nett yang sudah siap dengan itu mengambil kuda kuda nya,dan dengan cepat menghindari pukulan tangan kiri dari salah seorang kelompok pemuda itu.
Namun pukulan kedua dari tangan kanan pemuda tersebut meluncur setelah itu,dengan cepat Nett menggenggam gumpalan tinju dari orang itu sambil tersenyum lalu menghantam perut pemuda tersebut dengan kaki kanan nya!! Membuat pemuda tersebut jatuh di antara rombongan nya yang sedang berbaris dibelakang.
Kemudian Nett kembali melangkah menuju pemuda yang masih mencoba untuk duduk tersebut.
__ADS_1
Buuuuugh...
Kaki Nett menghantam tepat diantara dada pemuda tersebut yang membuatnya memuntahkan seteguk darah.
Setelah itu Nett menatap seluruh pemuda yang berada didepannya sambil berkata " Majulah,atau aku akan memotong orang ini terlebih dahulu!!"
Kemudian Nett berbalik mengambil sebuah pisau yang berada di atas meja dimana Bryan dan Jogger tengah duduk dengan santai.
"Tunggu,aku Yance dari keluarga Liendra!! Aku adalah bagian dari keluarga Coverdale,apakah kau tidak takut?" Jawab pemuda yang sudah dipukul oleh Nett tersebut.
"Aku Nett, Tuan Muda kedua keluarga Robbins!! Tidak peduli kau dari keluarga siapa, aku akan memotong kalian menjadi beberapa bagian" Jawab Nett membalas.
"Apa? Maaf Tuan,aku tidak tahu kau adalah Tuan Muda Nett" Jawab pemuda tersebut.
"Baiklah,sekarang aku hanya ingin tangan kananmu karena telah menyentuhku" Nett kemudian membalas percakapan itu.
"Tidak,maafkan kami Tuan Muda!! Kami akan segera pergi" Jawab salah seorang pemuda sambil mengangkat Yance yang masih terduduk lemas.
Saat Nett memegang sebuah pisau,kelompok pemuda tersebut telah melarikan diri bersama Yance yang masih di tuntun.
"Mereka telah mengganggu acara kita Bryan,bagaimana mungkin aku akan melepaskan nya?" Jawab Nett kemudian.
"Tidak perlu di kejar,lihat saja apa yang akan terjadi setelah ini? Lebih baik kita selesaikan dulu acara makan ini!" Bryan mencoba menjelaskan.
"Apa maksud mu Bryan?" Nett membalas apa yang di katakan Bryan tersebut,seperti kurang paham dengan perkataan nya itu.
"Apa kau tidak mendengar nama Coverdale yang di ucapkan mereka Bodoh?" Jawab Bryan kembali.
"Baiklah!!" Nett menjawab pertanyaan Bryan tersebut dengan sedikit lebih paham.
Tidak lama kemudian pintu terbuka lagi,kali ini empat orang pelayan sedang membawakan beberapa hidangan makanan yang telah dipesan tadi.
"Permisi Tuan... Blue Lobster in Cambodia nya telah selesai dihidangkan,silahkan dinikmati!" Salah seorang pelayan memberikan instruksi bahwa semuanya telah siap untuk di makan.
__ADS_1
"Terimakasih" Jawab Bryan pelan.
Setelah itu semua pelayan pergi meninggalkan mereka yang tengah lahap menyantap beberapa hidangan diatas meja tersebut.
Ketiga pemuda tersebut sangat menikmatinya.
Disaat mereka masih asik menyantap Blur Lobster in Cambodia tersebut,tiba tiba pintu kembali terbuka.
Disana berdiri sosok seorang pemuda yang cukup mengintimidasi dengan terlihat santai namun memiliki aura yang tidak begitu bersahabat,dibelakangnya di ikuti oleh beberapa orang yang tidak asing bagi mereka.
Nett dan Jogger menoleh kearah orang tersebut,namun Bryan masih terlihat menikmati hidangan itu dengan santai.
Disaat Nett ingin berteriak kearah mereka,namun Bryan mencoba menghentikan nya dengan berkata " Nett,biarkan saja mereka masuk!! Berikan satu kursi untuknya"
"Bagaimana mungkin orang bodoh seperti mereka bisa bersama kita Bryan?" Nett berbicara dengan sedikit berbisik.
"Apa kau tidak melihat? orang itu punya sesuatu yang cukup kuat untuk ini!! Dan orang ini datang bukan untuk bertarung" Bryan menjelaskan.
Setelah itu Bryan kembali melanjutkan santapan nya lagi begitu juga dengan Franky Jogger dan juga Nett Robbins.
Ketika itu suasana sangat sunyi,suara langkah kaki terdengar dari tapak sepatu seorang pemuda yang berjalan kearah mereka dengan pelan.
Kemudian orang tersebut segera duduk dibangku kosong yang berada dekat dengan ketiga pemuda itu.
"Aku melihat kalian sangat menyukai hidangan di cafe ini!! Jadi aku menyempatkan diri untuk datang bertemu" Pemuda tersebut memulai pembicaraan dengan sedikit senyuman halus.
"Langsung saja!!! Apa yang kau ingin kan?" Jawab Nett yang menghentikan makan nya saat itu.
"Oh maaf , perkenalkan aku Reon Coverdale pemilik cafe ini!! Aku hanya penasaran saja dengan apa yang telah ku dengar" Jawab pemuda itu dengan sebuah senyuman yang sama seperti tadi.
Mendengar itu Bryan sedikit tertarik untuk masalah ini,namun pemuda itu masih terus melanjutkan makan nya seperti biasa.
Nett sedikit ketakutan ketika mendengar nama Coverdale itu,karna mereka secara tidak sengaja dapat mengancam keberadaan kakak nya Liam Robbins yang menjadi sandaran nya saat ini.
__ADS_1
"Tuan Coverdale,maaf kan kami telah membuat keributan di tempat ini!! Tapi mereka yang memulai datang mengganggu acara makan yang kami nikmati ini" Nett menunjuk kearah segerombolan pemuda yang mengikuti Reon saat membuka pintu tadi,dan mereka semua adalah orang yang baru saja mengganggu mereka.
"Soal itu tidak masalah,aku hanya ingin bertemu dan sedikit bercerita!! Baiklah aku akan segera pergi,nikmati saja makanan ini Tuan" Reon kembali menjawab perkataan Nett sambil melirik kearah Bryan.