
Saat itu di sana telah berdiri beberapa orang berjas hitam lengkap dengan sepatu yang mengkilap dan juga kacamata hitam gelap,membuat tampilan satu persatu dari mereka seperti kelompok yang berkelas.
Ketika ketiga pemuda tersebut melangkah menginjak lantai dari gedung tersebut,tiba tiba satu lusin penjaga tersebut membuat barisan seakan memblokir jalan yang mereka lewati itu.
Dengan cepat Franky melangkahkan kaki ke depan masing masing penjaga tersebut dan menunjukkan siapa diri nya itu.
"Minggir lah,aku Franky Jogger!!" Pemuda tersebut menyebutkan identitasnya.
Mendengar nama pemuda tersebut,satu lusin orang itupun merasa ketakutan dan memberikan jalan masuk kepada ketiga pemuda itu.
Kemudian Ketiga pemuda tersebut berjalan maju menelusuri jalan yang tampak seperti sebuah lorong untuk mencapai sebuah tempat didalam nya.
Setelah jauh berjalan ketiga pemuda itu melihat sebuah pintu yang memancarkan cahaya lebih terang dari lampu lorong tersebut.
Bryan terlihat begitu penasaran dengan apa yang terjadi di sana begitu juga Nett.
Namun tidak berlaku pada Jogger,bagaimanapun Pemuda tersebut telah lama bekerja ditempat ini sebagai petarung bayaran dari bos mafia.
Dan Franky berkata jujur jika dirinya di bertarung untuk seorang bos mafia bernama Floyd.
Selanjutnya langkah demi langkah mereka lakukan hingga sampai pada pintu yang terlihat terang tersebut.
Tanpa ragu mereka memasukinya,dan di sana terlihat pemandangan yang cukup menakutkan terlihat bagi Nett.
Saat ini mereka terlihat di atas tribun yang mengarahkan pandangan kebawah melihat beberapa petarung di atas sebuah Ring Tinju.
Menyaksikan itu Bryan cukup mencibir dengan semuanya.
Bagaimana mungkin tempat seperti ini digemari? Yang membuatnya marah terlihat mayat para petarung yang mati bertumpukan dimana mana.
Hal itu tentu saja sangat menakutkan bagi Nett ,karena bagaimanapun Pemuda itu terbiasa pada tempat yang mewah dan juga penuh dengan semua yang diinginkan nya.
__ADS_1
Tapi tidak berlaku pada Franky,pemuda itu juga telah banyak membunuh para petarung yang berada satu Ring bersamanya!! Jadi hal tersebut sudah biasa bagi orang itu.
Begitu juga dengan Bryan,disaat menjadi komando pasukan perang kala itu Pemuda tersebut telah membunuh banyak orang yang ingin mengambil alih kekuasaan dunia saat waktu lalu.
"Bagaimana mungkin tempat seperti ini begitu digemari?" Nett kemudian berkata dengan sedikit rasa takut.
"Disini perputaran uang begitu cepat didapatkan!! Dengan mengorbankan sebuah nyawa,jadi orang orang kaya sangat menggemari nya untuk menjadikan hartanya berlipat ganda" Jawab Franky menjelaskan.
"Sangat menjijikkan!!" Kemudian Nett menjawab dengan rasa tidak hormat.
"Beberapa orang melegalkan segala sesuatu untuk kepentingan pribadinya,dan juga menjadikan nyawa sebagai hiburan!!" Bryan menambah penjelasan tentang hal tersebut.
"Benar,tapi bagaimanapun mereka yang mati di sana telah siap dengan konsekuensi nya!! Mereka melakukan itu sama sepertiku hanya menginginkan imbalan uang untuk kebutuhan hidup dan keluarga yang dicukupi" Franky juga menambah percakapan tentang itu dan menunjuk beberapa tumpukan mayat di sudut sudut ruangan.
Saat Nett dan Jogger saling berbicara ,Bryan terlihat menoleh kesemua arah.
Franky yang melihat Bryan tersebut telah mengerti dengan apa yang dilakukan pemuda tersebut,Bryan menggambar seluruh ruangan dan sekaligus mencari tempat dimana Floyd berada.
Saat itu mata Bryan tertuju pada ruang kaca ,di sana terlihat seorang Pria botak dengan umur berkisar antara 40 tahun sampai dengan 45 tahun lengkap bersama stelan jas putih yang menghisap sebuah cerutu ditangan kirinya.
Diluar ruangan kaca tersebut beberapa orang juga berdiri dengan siaga,dan Bryan berpikir bahwa itu masih bagian dari pengawal.
Disaat Bryan memikirkan semua nya tiba tiba terdengar suara dari Franky " Apa rencana kita berikutnya Bryan?"
"Untuk saat ini kita masih berjalan dengan hati hati,aku masih memikirkan cara bagaimana kita bisa menemui Floyd secara langsung" Jawab Bryan menatap Pria yang duduk dengan santai didalam Ruangan kaca tersebut.
"Bryan,kau harus bertanggung jawab atas semuanya!! Aku tidak ingin mati ditempat ini" Nett yang begitu ketakutan juga berbicara.
Mendengar itu Bryan hanya tersenyum dengan sikap Nett,bagaimanapun Pemuda tersebut belum mempunyai pengalaman tentang hal seperti ini dan Bryan mencoba melatihnya agar terbiasa dengan keadaan itu.
"Franky,mungkin kau akan mendapatkan masalah terlebih dahulu!" Bryan kembali berkata.
__ADS_1
"Aku sudah tahu tentang itu,selanjutnya akan ku serahkan semuanya padamu!" Franky yang sudah merasakan hal tersebut menjawab dengan tenang dan menatap Bryan dengan sebuah kepercayaan.
"Baiklah,aku dan Nett akan mencoba segala cara untuk mengurus sisa nya!" Bryan membalas percakapan itu.
Nett yang tidak mengerti dengan semua itu hanya terlihat bodoh dengan pembicaraan kedua pemuda tersebut sambil membuka mulutnya memperhatikan dua temannya ini.
"Ayolah,berbicara lebih jelas!! Aku tidak mengerti dengan apa yang kalian katakan!!" Nett yang gelisah mulai bertanya dengan rencana apa yang mereka ambil.
"Nett,perhatikan dari sekarang!! Dalam dua sampai tiga menit lagi keberadaan kita akan segera terekspos,hanya saja tujuan utama mereka adalah Jogger!! Kita menunggu sebuah kesempatan ketika semuanya sedikit tenang" Jawab Bryan menjelaskan sedikit permasalahan yang akan datang pada Nett.
Benar saja tidak butuh waktu lama,sebuah lampu sorot mengarah pada Franky kemudian di iringi suara mikrofon yang mengatakan "SELAMAT DATANG PETARUNG KITA,SEMUA ORANG TELAH MENANTIKAN AKSI DARI SEORANG JAWARA FRANKY JOGGER!!"
Mendengar itu Nett mengerutkan keningnya terheran dengan apa yang baru saja terjadi,kemudian berkata " Hei ayolah,dari mana kau tahu ini akan terjadi Bryan?"
"Nett,perhatikan ruang kaca di sana!! Mereka telah lama memperhatikan kita dan juga keberadaan Jogger,jadi cepat atau lambat kita akan diseret dalam sebuah masalah!!" Jawab Bryan sambil menatap kearah ruangan kaca tersebut.
Kemudian Nett mengarahkan pandangan nya pada arah yang dibicarakan Bryan tersebut.
"Aku tidak berpikir kalian adalah Prajurit atau kepolisian sekalipun!! Bagaimana mungkin tingkat mata mata yang kalian miliki begitu mendominasi?" Jawan Nett melemah.
"Lupakan itu,Nett tetaplah fokus di setiap situasi!! dan juga untuk mu Jogger lakukan semuanya..." Bryan mencoba memberikan sebuah perintah.
"Baik,aku akan turun!! Jaga diri kalian" Jawab Jogger kemudian.
Bryan hanya tersenyum dengan itu.
Namun ,Nett yang tidak terbiasa atas keadaan seperti ini hanya bisa mengeluarkan suara kecil untuk dirinya sendiri " Apa kalian tidak berpikir untuk menyeret ku memasuki peti kematian?"
Tidak lama kemudian Jogger telah berdiri disebuah Ring yang berada dibawah tribun tersebut sambil menunggu beberapa petarung yang akan menantangnya.
Diruang kaca terlihat Floyd begitu senang dengan kehadiran pemuda itu lagi,bagaimanapun Franky telah lama tidak bertarung untuk dirinya setelah sekian lama.
__ADS_1
Namun Floyd mulai menampakkan kecurigaan terhadap kedua teman yang dibawa Franky tersebut.
Alis matanya berkerut ketika melihat kedua sahabat Jogger itu dan membisikkan sesuatu pada salah satu pengawal yang berada dibelakang nya.