Persahabatan Karna Allah

Persahabatan Karna Allah
(24) malam bakat


__ADS_3

Bismillahirrahmanirrahim


assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu


Di lapangan


"wah sebelum kita lanjut kegiatan nya Kaka berterima kasih kepada semua adik adik yang sampai sekarang masih bertahan dan memprihatinkan eksistensi sebagai siswa yang pantang menyerah dan layak bergabung bersama kami.ini adalah tugas terakhir kalian yaitu malam bakat"kata seniornya dari hati pertama memang dia yang selaku memandu kegiatan selama kegiatan berlangsung


"langsung saja penampilan pertama yaitu Nadhira Mahira dari kelompok 5 dengan ini saya persilahkan"


Ira langsung saja menaiki panggung yang sudah di siapkan oleh panitia terlihat Ira sedang membawa gitar lalu ia duduk di kursi


"baik teman teman terimakasih kasih atas kesempatan yang di berikan kepada saya...saya akan menyanyikan lagu yang berjudul kepompong semonga Kaka dan teman teman terhibur


suara gitar Ira sudah mulai dan dia juga sudah memulai menyanyi


lirik lagu " kepompong


Dulu kita sahabat, teman begitu hangat


Mengalahkan sinar mentari


Dulu kita sahabat, berteman bagai ulat


Berharap jadi kupu - kupu


Kini kita berjalan berjauh - jauhan


Kau jauhi diriku karna sesuatu


Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan


Namun itu karna ku sayang


baru bait pertama Ira nyanyikan semua orang yang ada di lapangan seakan-akan terhipnotis dengan suara merdunya Ira sambil di iringi dengan petikan gitar yang di main oleh Ira dengan mahir


Persahabatan bagai kepompong


Mengubah ulat menjadi kupu - kupu


Persahabatan bagai kepompong


Hal yang tak mudah berubah jadi indah


Persahabatan bagai kepompong


Maklumi teman hadapi perbedaan


Persahabatan bagai kepompong


Na na na na na


Dulu kita sahabat, teman begitu hangat


Mengalahkan sinar mentari


Dulu kita sahabat, berteman bagai ulat


Berharap jadi kupu - kupu


Kini kita berjalan berjauh - jauhan

__ADS_1


Kau jauhi diriku karna sesuatu


Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan


Namun itu karna ku sayang


Persahabatan bagai kepompong


Mengubah ulat menjadi kupu - kupu


Persahabatan bagai kepompong


Hal yang tak mudah berubah jadi indah


Persahabatan bagai kepompong


Maklumi teman hadapi perbedaan


Persahabatan bagai kepompong


Kepompong


semua orang yang ada di lapangan pada saat reff mereka semua ikut bernyanyi karna sudah terbawa suasana dari suara merdu Ira


"wah itulah penampilan pertama yang sangat luar biasa oleh saudari Nadhira Mahira berikan tepuk tangan"


πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


"Ra suara kamu sangat merdu aku mau dong di ajarin biyar pintar kaya kamu"kata shasya


"hehe nanti aja ya pada saat kita pulang dr sini"jawab Ira sambil duduk di samping satu kelompok nya


"Baim sekarang saya persilahkan saudari Tyesha Anisya dengan ini saya persilahkan"


"semangat ya sha "teriak satu kelompok nya


"dengar baik baik ya dan saksikan penampilan aku hehehe"kata shasya dengan santai sembari berjalan menuju ke panggung


"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu baik langsung saja saya akan menampilkan puisi yang berjudul Sahabat tersayang yang saya persembahkan untuk sahabat saya yang duduk di sana yaitu Ira dan Putri"kata shasya sambil menunjuk sahabat nya yang berada di lapangan


teks puisi


Bergandeng tangan


Ke mana pun kita berjalan


Berjalan menyusuri lorong kecil pun jalanan besar


Tak pernah sekalipun menyerah


Tuk sampai sebuah tujuan


Erat sungguh kala itu


Kau pegang tanganku


Begitupun aku


Memoriku masih ingat betul


Kala itu kita masih begitu polosnya

__ADS_1


Berjalan tak peduli itu duri,


hutan lebat, ataupun berliku


Kita terjang begitu saja


Akupun tak takut apapun itu


Karna aku tak sendiri


Ada kamu sahabatku…


Aku percaya padamu


Menyusuri jalan yang berliku


Mengambil keputusan tanpa pemikiran panjang


Berjalan dan berlari


Dengan begitu yakinnya


Tak peduli hujan pun gelap malam


Teringat pada tujuan nan jauh di sana


Demi itu saja


Dan kini kita telah sampai, sahabat


Lakukan apa yang kau impikan


Akupun demikian


Mari kita lukis kembali perjalanan hidup


Di tanah rantauan ini.


~Anonim


shasya sangat menghayati lirik puisi yang ia bacakan dan ia mengambil dari google karna ia tidak sempat membuat puisi sendiri karna lagi ada masalah di rumah nya jadi jalan satu-satunya mencari teks di google untung shasya memang sudah pintar berpuisi sampai sampai sahabat nya menangis mendengar puisi yang di sampaikan oleh shasya


"wahh luar biasa puisi dari shasya Kaka sampai terbawa suasana nih hik hik hik"kata senior sambil menghapus air matanya


pukul 23.59 akhirnya malam bakat telah selesai semua calon anggota sudah menampilkan bakatnya termasuk putri yang menampilkan puisi seperti shasya judulnya keluarga yang membuat semua orang menangis karna tersentuh oleh pembawa putri yang sangat indah


selanjutnya mereka di arahkan kembali ke tenda masing-masing karna sudah saatnya istirahat


sebelumnya author izin mengambil puisi kakak @Anonim πŸ™πŸ™karna author belum sempat membuat puisi sendiri tapi jika ada waktu luang insyaallah author akan ganti puisinya dengan ciptaan author sendiri πŸ™πŸ™


klikβ™₯️ tambahkan favorit, Like,komen baik berupa saran maupun support yang sangat berarti bagi author dan juga jangan lupa rating (penilaian)⭐⭐⭐⭐⭐


Terimakasih


salam hangat dari author


#saslya_


#Jangan di skip


karna setia episode saling berhubungan jika ada episode yang di skip maka sahabat tidak akan tahu alur cerita episode selanjutnya 😁

__ADS_1


__ADS_2