
Bismillahirrahmanirrahim
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu
Di lapangan
"wah sebelum kita lanjut kegiatan nya Kaka berterima kasih kepada semua adik adik yang sampai sekarang masih bertahan dan memprihatinkan eksistensi sebagai siswa yang pantang menyerah dan layak bergabung bersama kami.ini adalah tugas terakhir kalian yaitu malam bakat"kata seniornya dari hati pertama memang dia yang selaku memandu kegiatan selama kegiatan berlangsung
"langsung saja penampilan pertama yaitu Nadhira Mahira dari kelompok 5 dengan ini saya persilahkan"
Ira langsung saja menaiki panggung yang sudah di siapkan oleh panitia terlihat Ira sedang membawa gitar lalu ia duduk di kursi
"baik teman teman terimakasih kasih atas kesempatan yang di berikan kepada saya...saya akan menyanyikan lagu yang berjudul kepompong semonga Kaka dan teman teman terhibur
suara gitar Ira sudah mulai dan dia juga sudah memulai menyanyi
lirik lagu " kepompong
Dulu kita sahabat, teman begitu hangat
Mengalahkan sinar mentari
Dulu kita sahabat, berteman bagai ulat
Berharap jadi kupu - kupu
Kini kita berjalan berjauh - jauhan
Kau jauhi diriku karna sesuatu
Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
Namun itu karna ku sayang
baru bait pertama Ira nyanyikan semua orang yang ada di lapangan seakan-akan terhipnotis dengan suara merdunya Ira sambil di iringi dengan petikan gitar yang di main oleh Ira dengan mahir
Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu - kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagai kepompong
Na na na na na
Dulu kita sahabat, teman begitu hangat
Mengalahkan sinar mentari
Dulu kita sahabat, berteman bagai ulat
Berharap jadi kupu - kupu
Kini kita berjalan berjauh - jauhan
__ADS_1
Kau jauhi diriku karna sesuatu
Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
Namun itu karna ku sayang
Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu - kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagai kepompong
Kepompong
semua orang yang ada di lapangan pada saat reff mereka semua ikut bernyanyi karna sudah terbawa suasana dari suara merdu Ira
"wah itulah penampilan pertama yang sangat luar biasa oleh saudari Nadhira Mahira berikan tepuk tangan"
ππππππ
"Ra suara kamu sangat merdu aku mau dong di ajarin biyar pintar kaya kamu"kata shasya
"hehe nanti aja ya pada saat kita pulang dr sini"jawab Ira sambil duduk di samping satu kelompok nya
"Baim sekarang saya persilahkan saudari Tyesha Anisya dengan ini saya persilahkan"
"semangat ya sha "teriak satu kelompok nya
"dengar baik baik ya dan saksikan penampilan aku hehehe"kata shasya dengan santai sembari berjalan menuju ke panggung
"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu baik langsung saja saya akan menampilkan puisi yang berjudul Sahabat tersayang yang saya persembahkan untuk sahabat saya yang duduk di sana yaitu Ira dan Putri"kata shasya sambil menunjuk sahabat nya yang berada di lapangan
teks puisi
Bergandeng tangan
Ke mana pun kita berjalan
Berjalan menyusuri lorong kecil pun jalanan besar
Tak pernah sekalipun menyerah
Tuk sampai sebuah tujuan
Erat sungguh kala itu
Kau pegang tanganku
Begitupun aku
Memoriku masih ingat betul
Kala itu kita masih begitu polosnya
__ADS_1
Berjalan tak peduli itu duri,
hutan lebat, ataupun berliku
Kita terjang begitu saja
Akupun tak takut apapun itu
Karna aku tak sendiri
Ada kamu sahabatkuβ¦
Aku percaya padamu
Menyusuri jalan yang berliku
Mengambil keputusan tanpa pemikiran panjang
Berjalan dan berlari
Dengan begitu yakinnya
Tak peduli hujan pun gelap malam
Teringat pada tujuan nan jauh di sana
Demi itu saja
Dan kini kita telah sampai, sahabat
Lakukan apa yang kau impikan
Akupun demikian
Mari kita lukis kembali perjalanan hidup
Di tanah rantauan ini.
~Anonim
shasya sangat menghayati lirik puisi yang ia bacakan dan ia mengambil dari google karna ia tidak sempat membuat puisi sendiri karna lagi ada masalah di rumah nya jadi jalan satu-satunya mencari teks di google untung shasya memang sudah pintar berpuisi sampai sampai sahabat nya menangis mendengar puisi yang di sampaikan oleh shasya
"wahh luar biasa puisi dari shasya Kaka sampai terbawa suasana nih hik hik hik"kata senior sambil menghapus air matanya
pukul 23.59 akhirnya malam bakat telah selesai semua calon anggota sudah menampilkan bakatnya termasuk putri yang menampilkan puisi seperti shasya judulnya keluarga yang membuat semua orang menangis karna tersentuh oleh pembawa putri yang sangat indah
selanjutnya mereka di arahkan kembali ke tenda masing-masing karna sudah saatnya istirahat
sebelumnya author izin mengambil puisi kakak @Anonim ππkarna author belum sempat membuat puisi sendiri tapi jika ada waktu luang insyaallah author akan ganti puisinya dengan ciptaan author sendiri ππ
klikβ₯οΈ tambahkan favorit, Like,komen baik berupa saran maupun support yang sangat berarti bagi author dan juga jangan lupa rating (penilaian)βββββ
Terimakasih
salam hangat dari author
#saslya_
#Jangan di skip
karna setia episode saling berhubungan jika ada episode yang di skip maka sahabat tidak akan tahu alur cerita episode selanjutnya π
__ADS_1