
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu sahabat-sahabat
tanpa berlama-lama operasi Ira pun segera di mulai karna jika tidak ditangani secepatnya nyawa Ira jadi taruhan
"kamu yang kuat ya nak"ucap bunda hawa mengusap wajah putri nya yang akan segera masuk dalam ruang operasi,muka Ira sangat pucat dan seperti orang yang sudah meninggal
"Ra kamu harus bertahan kami selalu mendoakan kamu di sini"kata shasya yang meneteskan air mata nya karna tidak tega melihat sahabatnya terbaring tak berdaya
"mohon doanya kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk putri anda"ucap dokter yang menangani operasi Ira
"Iyya kami serahkan kepada dokter"jawab ayah Ira
operasi nya pun sedang berjalan keluarga dan sahabat Ira sedang menunggu di luar yang tiada henti mendoakan keberhasilan operasi nya dan segera sembuh
"yah tapi kok bisa Ira kecelakaan"tiba tiba shasya bertanya kepada ayah Ira
"iya yah padahal Ira kalau nyetir kan ngak ugal ugalan"tambah putri
"ayah juga belum tau nak tapi ayah sudah menyuruh beberapa orang untuk menyelidiki penyebab kecelakaan Ira"ucap ayah Ira
"pokoknya jika ini kecelakaan bukn karna murni kecelakaan...bunda tidak akan tinggal diam"kata bunda hawa
"Iyya Bun shasya juga tidak bakalan biyarin orang yang sudah membuat Ira seperti ini"tambah shasya
"oh Iyya yah....setau bunda, ayah sudah simpan cctv di mobil Ira kan yah"ucap bunda hawa kepada ayah Adam
"bunda benar kok ayah bisa lupa sih padahal di setiap sudut mobil Ira ada cctv nya"jawab ayah Adam
"jadi kita bisa dong lihat penyebab kecelakaan Ira yah"ucap putri
"kamu benar nak....nanti aku suruh orang mengecek semua cct6 yang ada di mobil Ira"jawab ayah Adam
1 jam berlalu dan operasi Ira pun sudah selesai......
"bagaimana dengan keadaan putri saya dok apakah operasi nya berjalan dengan baik"tanyak bunda hawa kepada dokter yang baru saja keluar dari ruangan operasi
"putri ibu sangat kuat bahkan dia bisa melewati masa kritis nya .... sekarang putri ibu sudah bisa di pindahkan ke kamar pasien dan ibu sudah bisa melihat"jawab dokter tersebut
"Alhamdulillah"ucap mereka ber4
"saya permisi dulu Bu... sebentar lagi suster akan memindahkan putri ibu"kata dokter itu
"terimakasih dok dan tempat kan putri saya di kamar yang paling bagus di rumah sakit ini"kata ayah Ira
"baik pak kalau begitu saya permisi"pamit dokter itu
selesai di operasi ira pun di pindahkan di ruang rawat yang paling bagus karna semuanya permintaan dari ayahnya
"nak kamu yang kuat ya bunda rindu dengan senyuman kamu"ucap hawa yang mengusap wajah putih kesayangan nya.
"bunda ayah makan dulu"ajak putri yang barusan masuk bersama shasya dari kantin untuk membeli makanan karna mereka belum makan apapun karna waktu mereka sampai di rumah sakit Ira harus langsung di operasi dan itu yang membuat mereka tdk bisa makan.
"Iyya Bun sebaiknya kita makan dulu jangan sampai bunda sakit"kata ayah Adam
"makasih yah nak"kata bunda hawa lalu memeluk shasya dan Putri
"Iyya Bun"jawab mereka berdua
__ADS_1
sementara bunda hawa dan ayah Adam makan, shasya dan Putri duduk di samping Ira lalu mereka berdua membaca ala Qur'an agar Ira cepat siuman mereka berdua sudah sangat rindu dengan nya
sore berganti malam di mana semua umat Islam sedang menjalankan ibadah shalat magrib tidak terkecuali dengan keluarga Ira
sepanjang doa mereka hanya menyebutkan nama Ira dalam doa nya supaya Ira bisa kembali beraktivitas seperti biasanya
"ayah bunda kami berdua beli makanan dulu yah"ucap putri
"tidak usah nak kita pesan aja biyar mereka yang bawa ke sini nanti kalian capek harus ke lantai bawa untuk membeli makanan"jawab ayah
"tidak kok yah kami malahan senang "kata putri yang di anggukkan oleh shasya
"yaudah kalau kalian mau membeli sendiri tapi kalian harus hati-hati ya"kata bunda hawa
"siap bunda"jawab mereka berdua
shasya dan Putri pun langsung keluar menuju kantin namun baru beberapa menit sudah ada yang mengetuk pintu kamar Ira
"loh mereka berdua udah kembali... perasaan mereka baru saja keluar"kata Bunda hawa
"mungkin ada yang ketinggalan"jawab ayah Adam
pintu kamar Ira pun terbuka....
"ada yang ketinggalan ya nak"ucap bunda hawa tanpa menoleh ke arah pintu
"assalamualaikum Adam"salam orang tersebut
hawa dan Adam pun menoleh ke arah suara yang tidak asing di telinga Adam
"waalaikumsalm wah ternyata kamu "jawab ayah Adam
"aku kira sahabat anak aku yang baru saja keluar untuk membeli makanan di kantin"jawab ayah Adam
"wah udah lama tidak ketemu ... silahkan duduk"ucap bunda hawa yang juga mengenal tamu tersebut
"Iyya terimakasih"jawab orang itu
"kamu kapan ke sini apa ada pekerjaan yang kamu urus di sini?"tanyak Adam kepada orang itu pasal nya dia belum memberitahu ke pada orang lain mengenai ke pindahan putri nya
"tidak ...aku ke sini khusus untuk menjenguk putri mu, langsung dari Indonesia"jawab orang itu
"terus kamu sendiri mana istri mu"tanya hawa
"oh dia masih di bawa bersama ank ku.. sebentar lagi ke sini kok"jawab orang itu
"wah terimakasih ya sudah repot-repot dari Indonesia ke sini cuma ingin melihat putri kami"ucap hawa yang tdk enak kepada sahabat suami nya
tok..tok...
"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu"salam seorang paru baya yang di samping nya ada seorang pria tampan dan tinggi
"waalaikumsalm warahmatullahi wabarakatu Haniyah silahkan masuk aku sangat rindu dengan mu"jawab hawa dan langsung memeluk orang tersebut
"aku juga hawa kita sudah lama tidak ketemu"jawab orang tersebut
mereka adalah keluarga Ginanjar sahabat Adam....
masih ingat???
__ADS_1
karna Adam mempunyai 2 sahabat diantara kepala sekolah Ira (Ridwan) dan Dani pemilik sekolah Ira. mereka dulu berjuang bersama-sama untuk sukses seperti sekarang,saling mendukung dan selalu ada pada saat mereka saling membutuhkan hingga mereka bertiga menikah dengan orang yang mereka cintai.
"ini anak aku namanya Ahmad fajar hari Ginanjar"ucap Dani memperkenalkan anak semata wayangnya
"wah tampan sekali anak mu Nil"kata Adam kepada sahabatnya
"hehe siapa dulu dong ayahnya"jawab Danil dengan bangga
"oh Iyya Tante bagaimn keadaan Ira"tanyk fajar tiba-tiba
"seperti yang kamu lihat dia belum sadar"ucap hawa dengan sedih
"loh nak fajar kenal dengan putri om"tanya Adam kepada fajar
"Iyya om kebetulan Ira satu sekolah dengan fajar"jawabnya
"oh gitu yah nak, syukur deh kalau kalian sudah saling kenal"ucap Adam
tiba tiba.....
"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu"salam dari arah pintu
"waalaikumsalm warahmatullahi wabarakatu"jawab mereka semua yang ada di dalam ruangan
"oh lagi ada tamu ya maaf kalau mengganggu"ucap putri yang tidak enak hati
"tidak kok nak sini duduk dengan kami"kata bunda hawa
"dia siapa Dam?"tanya Danik kepada Adam
"oh ini adalah sahabat Ira dan sudah aku anggap sebagai anak ku juga"ucap Adam
"sekarang kamu memiliki 3 anak perempuan ya Dam"kata Danil
"Iyya Alhamdulillah semuanya juga Sholeh"jawab Adam dengan bangga
"hey kak fajar"sapa shasya kepada fajar
"Hay juga "jawab fajar sambil tersenyum
"loh kalian juga sudah saling kenal"ucap Danil yang heran kenapa mereka bisa saling kenal padahal menurut nya mereka baru ketemu
"iyya yah fajar kenal dengan mereka"jawab fajar
"dunia memang sempit"ujar Adam
tungguin terus episode selanjutnya 🤗
jangan lupa klik♥️ tambahkan favorit, Like,komen baik berupa saran maupun support yang sangat berarti bagi author dan juga jangan lupa rating (penilaian)⭐⭐⭐⭐⭐
Terimakasih
salam hangat dari author
#saslya_
#Jangan di skip
karna setia episode saling berhubungan jika ada episode yang di skip maka sahabat tidak akan tahu alur cerita episode selanjutnya 😁
__ADS_1