Persahabatan Karna Allah

Persahabatan Karna Allah
(61) Penyesalan !!!


__ADS_3

Bismillahirrahmanirrahim


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu sahabat-sahabat


Di bandara internasional Soekarno Hatta Terlihat dua orang perempuan yang berjalan keluar dari pesawat menuju koridor Bandara, Dia baru saja sampai karna cuaca hari ini tidak mendukung namun Alhamdulillah mereka masih bisa sampai di Indonesia dengan selamat


Shasya sudah tidak sabar ingin ketemu mamanya dia sangat khawatir dengan keadaan mamanya sekarang karna kata sekretarisnya, mamanya sekarang sedang sekarat


sepanjang perjalanan bahkan di pesawat shasya hanya menangis tanpa henti dan itu membuat putri sangat khawatir di tambah lagi drama saat berada di pesawat


Putri selalu memberikan semangat dan kekuatan untuk sahabat nya namun itu semua sia sia karena shasya tidak kunjung berhenti menangi


"Sha kamu jangn menangis ya kasihan kalau mama kamu melihat kamu menangis seperti ini seharusnya kamu harus memberikan semangat untuk mama kamu biyar mama kamu cepat sembuh"ujar Putri membujuk sahabat agar tidak menangis lagi apalagi mereka sudah akan sampai di rumah sakit di mana mamanya di rawat.


"Iyya Put kamu benar"jawabnya


Shasha berusaha untuk tidak menangis lagi karna dia harus kuat di depan mamanya


Sesampai nya di rumah sakit Shasya dan Putri langsung berjalan menuju kamar mamanya karena sebelum nya dia sudah di beri tahu oleh sekertaris mamanya.


"assalamualaikum....Maaaa"Teriak Shasya lalu memeluk erat mamanya yang terbaring tak berdaya, banyak alat alat yang melekat di tubuh mamanya.


"Shasya mama sangat rindu dengan mu nak" sahut mamanya


"Iyya mah Shasya juga sangat rindu dengan mama...mama harus cepat sembuh ya agar kita bisa kumpul lagi di rumah Shasya janji tidak akan nakal lagi" pinta Shasya


" Mama sekarang akan jujur dengan kamu nak sebelum mama meninggalkan mu,mama tidak mau meninggal sebelum mama jujur dengan kamu" Ujar mamanya yang sudah terlihat lemas dan berusaha menahan kesakitan yang ada di tubuh nya

__ADS_1


"Mama tidak boleh ngomong begitu mama harus sembuh" Sahut Shasya


"Nak dengar kan mama kamu mempunyai saudara laki laki yang lagi bersama dengan Ayah mu, Benar nak kamu masih punya ayah namun pada saat Kamu masih di dalam kandungan ayah kamu pergi dan membawa Kaka kamu bukan karna ayah kamu membenci kamu dan mama tapi karna orang tua dari ayah kamu tidak merestui hubungan mama dan ayah kamu"


"Ayah kamu sekarang ada di Amerika bersama kedua orang tuanya Termasuk Kaka kandung kamu Namanya Muhammad Firman Zhafran dan Kaka kamu bernama Kamil Naufal Zafran dan kamu sebenarnya juga bermarga Zafran namun karna mama tidak mau keluarga ayah kamu tau jadi mama menyembunyikan identitas asli kamu....mama minta maaf ya nak baru sekarang mama berani mengungkapkan kebenaran nya"


Shasha syok mendengar penjelasan dari mamanya namun ada rasa bahagia karna dia sudah mengetahui ayahnya dan habkan dia mempunyai saudara laki laki


Pada saat mendengar mamanya mengatakan nama saudara kandung seperti tidak asing dia merasa pernah mendengar nama itu, tiba-tiba putri mengangkat bicara


"Namanya seperti Sahabat Ira yang dari Amerika bukan"Ujar Putri yang memang sedari tadi berdiri di samping Sahabatnya hanya ada mereka ber 4 di kamar itu termasuk sekertaris mamanya karna memang sekertaris nya sudah tau semua akan hal itu dan sekertaris nya itu sudah bersama mama Shasya sebelum mama Shasya menikah. Jadi dia sudah di anggap saudara bahkan semua rahasia di keluarga shasya dia ketahui termasuk rahasia perusahaan nya.


"Kamu benar Put apa benar Dia adalah saudara kandung aku"Sahut Shasya


"Itu benar nak " jawaban itu berasal dari arah pintu sontak semua menoleh ke arah suara tersebut di mana sudah ada 3 orang yang berdiri di sana termasuk orang yang sedang mereka bicarakan


"Firman" Lanjut Mama Shasya


Tanpa sepengetahuan mereka ber 4 Ayah dan saudara kandung Shasya sudah sedari tadi berdiri di depan pintu dan mendengar semua pembicaraan antara anak dan orang tua, mereka juga bersama istri atau perempuan pengantin mamanya shasya dan itu semua adalah pilihan dari orang tua Firman, Bisa di bilang mama Tiri dari Tyesha Anisah Zhafran dan Kamil Naufal Zhafran.


"Mamaaaa" Seru Afran kepada mamanya dia juga baru tau kalau wanita yang selama ini merawat nya dengan baik bukan orang tua kandung nya dia baru tau kalau dia juga mempunyai saudara perempuan di Indonesia


Mereka berdua saling berpelukan tanpa mereka sadari, Mama Shasya sudah tidak bernyawa mungkin karna dia sudah merasa lega karna sudah jujur dan mempertemukan anaknya dengan ayah dan saudara kandungnya jd mama shasya sudah bisa pergi tanpa beban yang dia bawa ke alam akhirat


"Mamaaaa" panggil Afran


Semua orang kaget termasuk Shasya, putri langsung memanggil dokter lalu dokter masuk dan mengatakan bahwa ibu Nur Khalida sudah berpulang ke sang pencipta

__ADS_1


Sontak mereka semua kaget perasaan Afran sangat kacau bagaimn tidak, dia baru saja ketemu dengan mama kandung nya dan Tuhan sudah mengambil nya lagi


Demikian juga yang di rasakan Shasya dia belum siap di tinggal oleh mamanya dia mau tetap bersama mamanya apalagi selama ini Shasya tidak nurut dengan mamanya karna selalu menganggap mamanya menutupi identitas ayahnya .... padahal semua yang mamanya lakukan selama ini untuk melindungi nya dari keluarga Ayahnya yang tidak menyukai Mamanya karna jika mereka mengetahui keberadaan Shasya pasti keluarga Ayahnya akan mengambil Shasya dari tangan mamanya.


Shasha Sangat meyesal dengan apa yang di lakukan terhadap mamanya selama ini di sisi lain Ayah Shasya juga menyesal karna menelantarkan istri dan anak perempuan nya yang lebih mendengar kata orang tuanya namun Nasi sdh menjadi bubur bahkan jika dia tidak menuruti permintaan orang tuanya anak perempuan dan istrinya itu akan dalam bahaya.


Pada saat itu Firman di paksa untuk menikah dengan pilihan kedua orang tuanya yaitu istri nya yang sekarang tapi untungnya istrinya itu sangat menyayangi anaknya seperti anak kandung nya sendiri dan samspai sekarang mereka belum di karuniai seorang anak


Kabar meninggalnya mama Shasya sudah sampai di Telinga keluarga Ira yang masih ada di Jepang mereka mendapatkan kabar dari Putri Sahabat nya.


"Sudah ya kalian jangan menangis nanti mama kalian tidak tenang di sana "Ujar mama tirinya


Setelah itu Ayah Shasya mengurus jenazah Mama Shasya untuk di pulang kan di rumah duka, karna pada hari itu juga jenazah mama shasya akan di kuburkan. Mereka semua mengikuti mobil ambulance dari belakang


Di mobil ada ayah shasya,Afran, shasya dan mama tirinya sedangkan putri bersama sekertaris almarhum mama shasya mereka semua menuju ke rumah Shasya.


tungguin terus episode selanjutnya 🤗


jangan lupa klik♥️ tambahkan favorit, Like,komen baik berupa saran maupun support yang sangat berarti bagi author dan juga jangan lupa rating (penilaian)⭐⭐⭐⭐⭐


Terimakasih


salam hangat dari author


#saslya_


#Jangan di skip

__ADS_1


karna setia episode saling berhubungan jika ada episode yang di skip maka sahabat tidak akan tahu alur cerita episode selanjutnya 😁


__ADS_2