Persahabatan Karna Allah

Persahabatan Karna Allah
(60) Siapa Pria Itu??


__ADS_3

Bismillahirrahmanirrahim


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu sahabat-sahabat


Kedatangan anak Ridwan membuat ruangan tersebut tambah ramai, Ridwan selalu di bandingkan bandingkan dengan anak kandung nya sendiri karna anaknya lebih tampan dan berkarisma....


Ira dan Fajar hanya menghiraukan perkumpulan para orang tua yang di tambah dengan kedatangan anak pak Ridwan, mereka berdua lebih memilih membahas masalah masalah sekolah tanpa sadar mereka tambah akrab, Ira juga sudah tidak malu malu dengan fajar karna fajar memperlakukan Ira dengan baik


Tanpa mereka sadari Anak pak Ridwan selalu melirik ke arah Ira, Dia berpikir siapa orang itu dan yang duduk di sampingnya pasti pacar perempuan yang terbaring itu namun dia tidak mau memikirkan semua itu.


makanan siang pun datang dari kantin yang sudah di pesan bunda hawa lewat ponselnya, Ira juga harus makan dan minum obat....


"Biyar saya aja yang nyuapin Ira Bun"pinta Fajar


"Tidak perlu nak kamu makan aja bersama mereka biyar bunda aja yang nyuapin Ira"


Fajar pun pasrah padahal dia ingin sekali menyuapi Ira namun dia juga tidak mau memaksakan kehendaknya nanti Ira tidak nyaman dengan perlakuan dia, Apalagi mereka baru saja dekat.


"Kemarilah nak kita makan bersama"ujar pak Dani kepada Fajar yang terlihat kecewa namun dia berusaha menutupi kekecewaan nya itu


Ini anak om namanya Ahmad Fajar Hari Ginanjar, Dia baru kelas 12 namun dia sudah membiasakan diri untuk membantu om mengurus beberapa perusahaan Om, dengan bangga Danil memperkenalkan Fajar dengan anak Sahabat nya. Bukan karna dia sok di depan sahabat namun itulah kenyataannya dan tidak ada yang perlu iri karna mereka sudah seperti keluarga namun hanya anak-anak nya lah yang tidak saling kenal.


"fajar"ucapnya lalu mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan anak dari sahabat ayahnya


" Ghibran, semonga kita bisa bersahabat seperti ayah kita" sahutnya


Sebenarnya Fajar tidak terlalu menyukai pria yang di depannya karna menurut fajar dia terlalu dewasa untuk di jadikan sebagai sahabat padahal dia belum tau umur yang dia anggap terlalu dewasa.


Pria dewasa itu adalah Muhammad Ghibran Akbar, dia Kuliah di jepan jurusan Bisnis semester 4 umurnya barusan menginjak 19 tahun. Selama kecil dia di besarkan di Indonesia namun karna bundanya meninggal dia harus tinggal bersama nenek dan kakek di Jepang bukan karna ayahnya tidak ingin merawat nya namun karna kerjaan dan Ridwan takut nanti jika Ghibran tinggal bersamanya dia kekurangan kasih sayang dan makannya tidak teratur, Ridwan juga takut nanti anaknya terjebak kenakalan remaja kalau dia tetap tinggal bersamanya tidak bisa di pungkiri bahwa Ridwan selalu keluar kota jadi itulah alasan mengapa anaknya di rawat oleh orang tua Ridwan yang ada di Jepang.

__ADS_1


Ghibran memiliki sifat cuek, dingin dan tidak peduli kepada wanita wanita yang mengejar nya di kampus wajar karna ketampanan nya dan kepintaran nya dia bisa membuat seluruh kampus mengidolakan nya bahkan banyak dosen dosen mudah yang mengincar nya.


Padahal Ghibran tidak pernah merespon sedikit pun orang orang yang mengidolakan nya karna belum di respon aja sudah seperti ini apalagi kalau di respon pasti tambah ribet. mulai dari Ghibran sampai di kampus sudah banyak yang memberikan nya coklat atau pun hadiah hadiah lainnya di tambah lagi jika sudah di ruangan banyak sekali hadiah yang menumpuk di mejanya.


Ghibran Sangat mengerti kondisi ayahnya jadi Ghibran tidak pernah membenci atau tidak menyukai ayahnya, Ridwan sekali sebulan ke Jepang untuk melihat perkembangan anaknya Ridwan juga selalu memantau anaknya dari kejauhan karna dia tidak mau anaknya melakukan hal hal buruk atau ada orang yang mau menyakiti anaknya. tanpa sepengetahuan anaknya Ridwan mengutus beberapa pengawal untuk menjaga anaknya dari kejauhan dan setiap jam harus melapor kepada Ridwan.


Ghibran pernah sekolah di Indonesia sampai tamat di sekolah menengah pertama, pada saat itu dia menyukai seorang gadis kecil yang masih duduk di bangku sekolah dasar tepatnya kelas 6 namun karna dia di tolak dia harus merelakan gadis kecil itu dia tidak mau memaksakan kehendak nya.


Aduh ini sih Ghibran kok maunya pacaran dengan anak SD 🙈ya pasti di tolak anaknya juga masih polos begitu ~Author


Namun karna pada saat itu Ghibran masih polos polos nya jadi dia tidak terlalu sakit hati hanya kecewa saja karna pertama kalinya di mengungkapkan perasaan kepada perempuan dan langsung di tolak, jika Ghibran mengingat kembali peristiwa itu pasti dia geli sendiri dengan tingkah konyolnya. Dia juga sudah melupakan semuanya Ghibran hanya menganggap nya sebagai cinta monyet tetapi reader harus tau Ghibran tidak pernah lagi mengungkap perasaan nya dengan perempuan sampai sekarang dia masih terima dengan penolakan gadis kecil itu walaupun dia sudah melupakan nya.


Tapi entah kenapa setelah melihat perempuan yang terbaring di kasur itu hati Ghibran mulai bereaksi lagi, seperti pada saat dia menyukai gadis kecil itu namun dia tidak mau berharap apa apa dengan perempuan itu apalagi laki laki yang ada di depannya pasti pacarnya, karna fajar Sangat perhatian dengan perempuan itu


"Oh Iyya om lupa memperkenalkan anak om yang terbaring di sana, Dia adalah Nadhira Mahira dia masih kelas 11 dia juga satu sekolah dengan Fajar dia anak satu satunya di keluarga Ghazzal "kata Adam memperkenalkan anaknya


"Itu karna om mau menjaga Ira dari musuh musuh bisnis om yang mengincar nyawa om kalau tidak begitu pasti Ira sudah di incar semua lawan bisnis om"jawab Adam


"dan belum banyak orang yang mengetahui identitas Ira hanya di kalangan sekolah nya saja itu pun hanya sebagai yang mengetahui identitas anak om " lanjutnya


fajar pun mengangguk dengan perkataan Adam dia juga baru tau kalau dia dari keluarga Ghazzal yang terkenal dengan kekayaan nya dan keahlian nya dalam dunia bisnis.


Dari kejauhan Ira sangat kagum dengan persahabatan ayahnya walaupun sudah tua mereka masih tetap bersama dan saling mendukung tidak ada Keirian di antara mereka malahan mereka selalu ada satu sama lain, Ira berharap persahabatan nya dengan Putri dan shasya seperti persahabatan ayahnya dengan om Danil dan om Ridwan.


Tiba-tiba Ira keingat dengan sahabat apa mereka sudah sampai di Indonesia


"Bunda apa Putri atau Shasha tidak mengabari bunda?"tanya Ira kepada bundanya yang lagi menyuapi nya


"Belum nak mungkin mereka belum sampai karna mereka janji akan mengabari kita jika mereka berdua sudah sampai di Indonesia"

__ADS_1


Ira sangat rindu dengan Sahabat padahal baru beberapa jam Ira di tinggal....


Putri dan Shasya memang masih di pesawat karna cuaca yang tidak baik membuat nya belum sampai di Indonesia, padahal seharusnya mereka sudah sampai beberapa menit yang lalu


Tidak terasa hari sudah sore mereka semua tidak menyadari nya mungkin karena mereka baru saja berkumpul lengkap seperti ini walaupun ada kurang di antara mereka yaitu bunda Gibran atau istri dari Ridwan yang sudah kembali duluan kepada sang pencipta.


"Kami pamit dulu Karna sudah sore dan rencana Besok kami akan kembali ke Indonesia " ujar Danil kepada semua orang namun Fajar masih ingin berada di samping Ira tapi mau tidak mau dia harus ikut dengan orang tua nya kembali ke Indonesia, Dia juga mendengar secara langsung kalau secepatnya Ira sudah bisa kembali ke Indonesia.


"Iyya kami berdua juga ingin pamit semonga Ira cepat sembuh ya dan bisa kembali beraktivitas, apalagi anak anak dia sekolah sudah rindu dengan kamu Ra jika punya waktu luang berkunjung lah ke tempat anak om di sana ada nenek dan kakek Ghibran loh "tutur Ridwan kepada Ira


"Iyya om terimakasih doanya"jawab Ira


"Iyya kamu bisa berkunjung di rumah Kaka siapa tau kamu mau kuliah di sini Kaka bisa bantu kamu"kata Ghibran tiba-tiba yang membuat Fajar sedikit terkejut, Ira pun demikian mereka pikir Ghibran ini Irit bicara bahkan Ira tidak menyangka dia akan berbicara dengan nya jika di lihat dari wajahnya dia sangat dingin.


semua orang sudah pulang tinggal Adam, Hawa dan Ira di ruangan tersebut lagi lagi Ira kepikiran dengan sahabat nya karna sampai sekarang mereka belum menelpon nya.


tungguin terus episode selanjutnya 🤗


jangan lupa klik♥️ tambahkan favorit, Like,komen baik berupa saran maupun support yang sangat berarti bagi author dan juga jangan lupa rating (penilaian)⭐⭐⭐⭐⭐


Terimakasih


salam hangat dari author


#saslya_


#Jangan di skip


karna setia episode saling berhubungan jika ada episode yang di skip maka sahabat tidak akan tahu alur cerita episode selanjutnya 😁

__ADS_1


__ADS_2