
Bismillahirrahmanirrahim
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu sahabat-sahabat
"sudah pulang"kata mama shasya yang berada di meja makan
"Iyya ma"jawab shasya sambil berjalan menuju tangga
"bagus ya kamu sudah bohongi mama"kata mama shasya.
"maksud mama apa kok tiba-tiba mama menuduh shasya yang tidak tidak"balas mamanya
"oh kamu kira mama tidak mengawasi kamu"ucap namanya.
"ha maksud mama"kata shasya yang sudah ketakutan
"kenapa kamu masih pake hijab"kata mamanya.
"shasya masih belum mengerti dengan apa yang mama katakan... shasya kan tidak pake hijab mama bisa lihat sendiri sekarang shasya tidak pake hijab"jelas shasya
"shasya tidak usah bohong lagi sama mama coba kamu lihat ini"kata mamanya sambil menunjuk foto yang berada di hape mamanya yang memperlihatkan foto shasya dalam mobil yang sedang ganti pakaian dimana sebelum keluar dari mobil Shasya sudah memakai hijab
"mama shasya capek pengen istirahat"kata shasya sambil melanjutkan langkahnya menuju ke kamar
"mama tidak mau hal seperti ini terulang lagi ....dan sekarang juga mama akan membakar semua pakaian kamu agar kamu tidak aneh aneh lagi di belakang mama"ucap mamanya sambil berjalan mendahului shasya ke kamar nya
"ma jangan ma jangan"teriak shasya yang di hiraukan oleh mamanya ia berlari mengejar mamanya
mama shasya mengambil semua pakaian shasya yang baru saja shasya beli bersama sahabat nya termasuk baju kembar mereka bertiga bahkan belum pernah shasya pake...
"ma jangn ambil baju shasya"kata shasya sambil berlutut di kaki mamanya
"ngak ada .... kamu sudah bohongin mama"balas mamanya
"maafin shasya ma tapi kenapa si shasya dilarang pake hijab hik hik hik"kata shasya sambil menangis
"mana baju kamu yang selalu kamu bawa"kata mamanya yang menghiraukan pertanyaan Shasha lalu mamanya merampas tas yang di pake shasya dan mengambil semua baju yang ada di dalam tasnya
__ADS_1
"ma jangan.... ini baju shasya, mama tidak boleh mengambil baju shasya lagian shasya tidak pake uang mama untuk membeli baju ini"kata shasya sambil menangis tersedu-sedu
"terus kalau bukan uang mama kamu dapat baju ini dari siapa?"tanya mamanya
"semua ini sahabat shasya yang beliin ma jadi shasya mohon jangn membuang baju shasya"jawab shasya.
"pokoknya mama tidam mau tau mama akan membakar baju"ini.
"kata mamanya sambil berjalan keluar dari kamarnya
Shasya terlihat frustasi dengan keadaan dia sekarang dia mengejar mamanya dan berusaha untuk membujuk mamanya
"ma bunuh saja shasya ma"kata shasya tiba tiba
"jaga mulut kamu sha"jawab mamanya sambil menengok ke arah shasya yang jaraknya lumayan jauh
"kalau mama tidak mau mengembalikan baju baju aku ma shasya akan keluar dari rumah ini"teriak shasya tetapi tidak di hiraukan oleh mamanya
mamanya tidak menghiraukan ancaman shasya dia malahan menambah kecepatannya berjalan menuju pembakaran sampah yang berada di samping rumahnya
langsung saja mamanya shasya melempar baju baju shasya masuk ke dalam tong lalu menyiram dengan minta bakar lalu menyalakan korek apinya
Shasha tambah menangis melihat baju bajunya sudah tidak ada ia berlari menuju kamarnya.... terlihat dia sedang mengemas alat alat sekolahnya lalu berjalan menuju pintu keluar sebelum shasya benar benar kaluar dari pintu mamanya berteriak
"satu langkah kamu keluar dari pintu itu tandanya kamu sudah bukan lagi anak mama"kata mamanya
Shasha hanya bengong beberapa detik lalu menengok ke arah mamanya dan mengatakan bahwa mama harus jangan kesehatan dan jangan lupa istirahat setelah itu ia berlari meninggalkan rumahnya....
mobil Shasya berjalan lurus tanpa tujuan ia menyetir mobilnya dengan ugal-ugalan ia tidak tau harus kemana lagi yang hanya dia ingat adalah sahabat nya tetapi muncul di pikiran nya apakah sahabat sahabat nya akan menerima ia setelah apa yang terjadi kepada dirinya.shasya dengan berat hati menelpon Ira....
tuut....tuut..
"hallo sha assalamualaikum"jawab Ira di sebrang sana namun tidak ada jawaban
"hallo sha kamu masih di situ"tanyak Ira
"eh Ra maaf aku ngak dengar...Ra boleh ngak aku ke rumahmu sekarang "kata shasya dengan pelang dan suara nya terdengar serak seperti sedang nangis
__ADS_1
"kok kamu menangis sha apa sekarang kamu lagi ada masalah..yaudah kamu sekarang ke rumah aku di sini juga aku lagi sendiri"jawab Ira.
"terimakasih ya Ra"jawab shasya
"kamu ngak usah berterimakasih akukan sudah bilng kalau apa yang aku miliki kamu juga berhak memilikinya...kamu hati hati ya aku tunggu di rumah"kata Ira kepada sahabatnya sambil menutup telepon nya
di rumah shasya :
mamanya sedang menangis seperti orang kehilangan aset berharga nya.tentu saja karna hanya shasya anak satu satunya dan hanya shasya yang ada di hatinya, sebenarnya mamanya sangat ingin melarang anaknya keluar dari rumah tetapi karena mamanya pada saat itu sangat kecewa kepada shasya karna sudah berbohong kepadanya.mungkin besok baru mamanya akan mencari anaknya dia akan memberikan waktu anaknya untuk sendiri dulu.
tok...tok... tok...
"assalamualaikum Ra"salam shasya yang berada di depan pintu rumah shasya
"waalaikumsalm salam sha ...astaga shasya kamu kenapa kok kamu nangis "kata Ira yang memang sedari tadi sudah ada di lantai bawa dekat pintu untuk menunggu sahabat nya
"Raa...."teriak shasya lalu memeluk sahabatnya dia menangis sekeras-kerasnya di bahu Ira karna sudah dari tadi dia tahan
"sudah sha jangn menangis kita ke kamar aku dulu kelihatan nya kamu belum istirahat"kata Ira melihat sahabatnya yang masih menggunakan baju Pramuka tetapi Ira kaget karena baju shasya yang pake kok tidak sama yang dia pake saat di sekolah tadi dan terlihat shasya sedang tidak memakai hijab
mereka berdua berjalan menuju kamar Ira secara bergandengan banyak sekali di benak Ira yang ingin Ira tanyakan kepada sahabatnya tetapi dia tidak mau terburu-buru karna shasya pasti butuh waktu untuk menenangkan pikiran...
"sha kamu mandi dulu ini baju aku"kata Ira kepada sahabatnya
"terimakasih Ra"jawab shasya lalu menuju ke kamar mandi
melihat sahabatnya sudah tidak terlihat, dia langsung ke lantai bawa untuk menyiapkan makanan dan juga membuatkan susu untuk shasya.....
klik♥️ tambahkan favorit, Like,komen baik berupa saran maupun support yang sangat berarti bagi author dan juga jangan lupa rating (penilaian)⭐⭐⭐⭐⭐
Terimakasih
salam hangat dari author
#saslya_
#Jangan di skip
__ADS_1
karna setia episode saling berhubungan jika ada episode yang di skip maka sahabat tidak akan tahu alur cerita episode selanjutnya 😁