Persahabatan Karna Allah

Persahabatan Karna Allah
(58) Sebab akibat


__ADS_3

Bismillahirrahmanirrahim


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu sahabat-sahabat


Adam yang ada di Indonesia sedang duduk menunggu seseorang orang di kantor nya...


"assalamualaikum tuan"salam seseorang yang berbaju serba hitam


"waalaikumsalm silahkan duduk, bagaimn apa kamu sudah mendapatkan info mengenai anak nakal itu"tanyak Adam


"sudah tuan"


"bagaimana hasilnya"tanyanya kembali


"salah satu dari mereka orang tuannya CEO di perusahaan xxxx tuan yang lainnya hanya pegawai di perusahaan yang terkenal"jawab nya


"oke baut mereka di pecat dan satunya lagi buat perusahaan nya bangkrut"perintah Adam


"baik tuan....kalau begitu saya permisi dulu"pamitnya


hanya selang beberapa menit perintah Adam sudah terlaksana, orang tua teman bela sudah di pecat dari kantor nya dan perusahaan bela sendiri sudah bangkrut. fakta yang menarik perusahaan bela juga bergantung di perusahaan milik Adam jadi tinggal menarik investor dari perusahaan Adam yang bisa di bilng jumlah nya lumayan banyak sehingga akan membuat perusahaan ayah bela bangkrut. lagi pula perusahaan Adam lebih terkenal di bandingkan perusahaan Milik keluarga bela......


"sialan"


"ada apa yah kok ayah marah marah masih pagi juga"tanya bela


"perusahaan ayah bangkrut"jawabnya


"apa? kok bisa tiba-tiba perusahaan ayah bangkrut" ucap bunda bela


"Iyya ayah kok bisa .... aku tidak mau hidup miskin"kata bela


"ini semua karena perusahaan yang menjadi investor terbesar di perusahaan ayah menarik semua dengan alasan mereka sudah tidak mau bekerjasama dengan perusahaan ayah"ucapnya marah


Ting...


pesan WhatsApp masuk di ponsel ayah bela


ini belum seberapa dengan apa yang putri kamu lakukan kepada putri kesayangan aku...aku akan menghancurkan kehidupan keluarga kamu seperti putri mu hampir menghilangkan nyawa putriku. isi pesan tersebut


"apa apaan ini" ucap ayah bela


"ada apa yah" tanya bunda bela


"ini kamu baca isi pesan ini"


"astaghfirullah maksudnya apa?"tanya bunda bela


"kita hanya punya satu putri dan itu bela"jawab ayah bela melirik putri nya yang sedang asik serapan tanpa mempedulikan masalah yang di hadapi orang tuanya


"kok ayah dan bunda lihat aku"tanya bela


"apa yang sudah kamu lakukan kepada putri pemilik perusahaan terbesar di kota ini?"tanya ayah bela tanpa menjawab pertanyaan dari putri nya


"maksud ayah apa sih kok malah aku yang di introgasi"


"baca pesan ini"ujar ayah bela lalu menyodorkan ponselnya kepada bela


"aku juga ngak tau yah"jawabnya jujur karna bela memang tidak tau kalau Ira itu anak dari pemilik perusahaan yang terkenal di kotanya.

__ADS_1


"mungkin dia salah orang yah"ucap bunda bela


"aku tau betul sifat pemilik perusahaan itu"kata ayah bela


"sebaiknya kamu jangn berurusan dengan keluarga mereka jika kamu tidak ingin jatuh miskin karna harta kita tidak seberapa dengan harta yang mereka miliki"tega ayah bela kepada anak dan istrinya


karna bela tidak ingin mendengar ceramah pagi dari ayahnya, bela memutuskan berangkat sekolah lebih awal namun pada saat sampai dia sekolah banyak siswa yang memandang sinis bela...


"ih masih berani aja dia ke sekolah"kata salah satu siswa yang berada di parkiran


"Iyya gue kira dia udah di keluarkan dari sekolah eh ternyata dia masih di sini"


"sih biang kerok"


" ngak punya malu apa....masih berani aja nongol di sekolah emang ya ngak punya malu !! "


"wah wah si pembuat masalah udah datang enaknya di apain ya"


ocehan ocehan itulah yang di dengar bela sepanjang perjalanan menuju kelasnya, dia juga masih tidak tau maksud dari perkataan siswa siswi tadi. pada saat masuk di kelas dia sudah di sambut oleh teman satu ruangan nya, bela di siram dengan air ada juga yang melempari nya telur busuk di bajunya dan berkata selamat datang nenek sihir....


bela sangat terkejut dengan ulah teman teman nya dia heran kenapa mereka sekarang sudah berani dengan nya padahal dulu mereka semua takut dengan bela apalagi dengan gengnya.


"bela kamu di panggil oleh kepala sekolah" kata salah satu temn kelasnya


"gih sana mungkin hari ini adalah hari terakhir kamu nginjak sekolah ini"


belapun melangkah keluar dari kelas nya pada saat keluar dia bertemu dengan ke 3 temannya.


"bela kok kamu seperti ini" tanya fanya


"aku juga ngak tau kenapa mereka seberani ini dengan aku"jawbn8


sesampai di ruangan kepala sekolah mereka ber 4 langsung di sambut oleh kepala sekolah dengan tatapan sinis


"kalian udah merusak nama baik sekolah kita... bapak tidak menyangka ada murid di sekolah ini seperti kalian"ucap Ridwan yang sebagian kepala sekolah


"maksud bapak apa"tanya fanya


"lihat Vidio ini" jawab Ridwan lalu melempar ponsel pas di depan mereka ber 4


"kok bisa sih Vidio kita ada di sini"bisik Sindi


"aduh mati aku"jawab fanya


"udah lihat...bapak sudah tidak mau melihat kalian di sini bapak sudah menelpon semua orang tua kalian dan mengatakan bahwa kalian di keluarkan dari sekolah"ucap Ridwan


"kok gitu sih pak walaupun kami bersalah tapi bapak harus memberikan kami kesempatan.. Allah aja bisa mengampuni dosa²umatnya"ujar Sindi yang takut di keluarkan dari sekolah impiannya


"kalian kira hanya ini kesalahan kalian...asal kalian tau bapak juga tau kalau kalian sering bolos, terlambat dan yang paling buruk kalian merokok dan juga meminum minuman keras"kata kepala sekolah


"loh kok bapak tau"ucap fanya yang keceplosan


"fanya....."teriak ke 3 temannya


"kalian tidak perlu tau bapak tau dari mana yang jelas mulai sekarang kalian bukan lagi siswa dari sini jadi silahkan keluar"perintah Ridwan


"tapi pak kami janji tidak akan melakukannya lagi"rayu fanya


"yaudah kita keluar guys"ajak bela dengan santai dan itu membuat Ridwan tidak habis pikir dengan melakukan bela.

__ADS_1


di luar sudah banyak siswa dan siswi menunggu bela dan gengnya keluar dari ruang kepala sekolah. apalagi siswa siswi yang sering bela tindas dan aniayanya, mereka memanfaatkan waktu ini untuk membalas dendam mereka


"awas ya kalian sudah berani dengan gue"ucap bela


"allaaaaa loh Sekarang tidak perlu sok kuasa di sini karna sekarang kamu bukan lagi siswa di sini dan kedengarannya keluarga kamu bangkrut ya"kata siswa yang ada di situ.


"kalian jangn asal bicara ya"jawab bela


"maaf ya bel tapi aku tidak asal bicara kok kalau tdk percaya buka aja di internet dan di televisi banyak kok beritanya yang beredar"


bela yang mendengar itu mulai ketakutan dia pikir perkataan ayahnya tadi pagi tidak separah itu....


"oh Iyya setau aku kamu Sindi,fanya dan Sinta, bokap Kalian di pecat ya....uuuu kasihan sekali kalian makanya jangan suka menindas orang lemah nah kalau udah begini kan tidak ada yang mau membela kalian hhhhh"teriak siswa lain


"iiii ini semua salah kamu bel coba aja kamu tidak mengajak kita ke jalan sesat"kata fanya


"eh kamu jangan salahkan aku ya ini semua kita kerjain sama sama tanpa paksaan"jawab bela..


"aduh bagaimn nih kalau kita di penjara"ucap Sindi


"ih aku ngak mau di penjara kamu jangan asal bicara dong"jawab fanya


"kalian ber 4 kok masih di situ keluar sana, sekarang sekolah ini tidak mempunyai siswa yang modelnya seperti kalian"teriak semua siswa


mereka ber 4 pun keluar dan banyak dari siswa yang melempari nya dengan kertas, telur dan lain lain.


di rumah


Sindi, fanta dan Sinta kena Omelan dengan orang tuanya karna berita kelakuan anaknya sudah tersebar di mana mana. Mereka sudah tidak bisa sekolah karna tidak ada sekolah yang mau menerima mereka, bukan cuma itu orang tuanya juga sudah di pecat karna ulah dari anaknya yang sudah berurusan dengan anak pemilik perusahaan yang terkenal kejam dan memiliki harta yang melimpah


mereka bertiga di pindahkan di luar negeri oleh orang tuanya masing-masing sedangkan bela pada saat sampai di rumah dia mendapatkan tamparan oleh ayahnya sendiri padahal ayahnya dulu terkenal sangat menyayangi anaknya itu.


"ayah kok nampar bela"tanyk bela


"ayah dan bunda tidak pernah mengajari kamu seperti kriminal tapi kenapa kamu seperti orang tidak pernah sekolah"kata ayah bela dengan nada kecewa dan marah kepada anaknya


"yaudah bunuh aja bela ya karna semua itu juga sudah terlanjur dan bela tidak akan menyesali perbuatan bela karena ayah harus tau kalau bela sangat benci dengan Ira anak dari pemilik perusahaan kaya raya itu"kata bela dengan nada tinggi yang hampir menangis


satu tamparan mendarat di pipi mulu milik bela...


"sekarang kamu masuk dalam kamar dan mulai hari ini kamu tidak boleh keluar dari kamar walaupun untuk makan... nanti keperluan kamu akan di urus bibi"perintah ayah bela


"ayah jahat"kata bela lalu berlari menuju kamar nya


..."Apa yang telah kita lakukan, hasil itu datang kepada kita kapan pun itu datang, baik hari ini, besok, 100 tahun kemudian, ratusan nyawa kemudian, apa pun. Jadi, itu adalah karma kita sendiri. Itulah sebabnya filosofi itu ada dalam setiap agama: Membunuh adalah dosa. Membunuh adalah dosa di setiap agama."...


...Maharishi Mahesh Yogi...


tungguin terus episode selanjutnya 🤗


jangan lupa klik♥️ tambahkan favorit, Like,komen baik berupa saran maupun support yang sangat berarti bagi author dan juga jangan lupa rating (penilaian)⭐⭐⭐⭐⭐


Terimakasih


salam hangat dari author


#saslya_


#Jangan di skip

__ADS_1


karna setia episode saling berhubungan jika ada episode yang di skip maka sahabat tidak akan tahu alur cerita episode selanjutnya 😁


__ADS_2