Persahabatan Karna Allah

Persahabatan Karna Allah
(59) Kesembuhan IRA


__ADS_3

Bismillahirrahmanirrahim


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu sahabat-sahabat


Masih di tempat yang sama seseorang di rawat di rumah sakit terkenal yang ada di luar negri tepatnya di Jepang....


"Sayang makan dulu bunda suapin"Ucap bunda Hawa lalu anggukkan oleh Ira


"Bunda kapan kita pulang ke Indonesia?"Tanya Ira


"kalau anak bunda sudah sembuh....makanya kamu harus makan yang banyak dan minum obat yang teratur biyar bisa cepat pulang" Jawabnya


"Iyya Bun"


Hanya mereka berdua yang ada di ruangan itu karna Putri dan shasya kembali duluan ke Indonesia karna mama shasya sakit dan mereka di temani oleh ayah Ira Sampai di bandara


Namun tidak dengan keluarga Ginanjar bahkan mereka bertamu di pagi pagi hari....


"Assalamualaikum"salam dari arah pintu


"Waalaikumsalm silahkan masuk"jawab bunda Hawa


"Maaf ya kami bertamu sepagi ini"ucap Haniyah


"apa sih Han malahan aku seneng kalau kamu sering sering ke sini"Jawab Hawa


"Di mana Ayah Ira?"Tanya Dani


"Oh Suamiku lagi ke bandara untuk mengantar sahabat Ira kembali ke Indonesia"Jawab Hawa


"apa kabar Hawa"Tanya Ridwan yang kebetulan ketemu dengan keluarga Ginanjar di Pintu masuk ruangan Ira


"Alhamdulillah baik kalian janjian ya ke sini? Tanyanya kembali


"tidak kami hanya pas-pasan di depan"jawab Ridwan


Ridwan adalah kepala sekolah Ira sekaligus sahabat ayah Ira dan ayah fajar jadi wajar jika mereka sedekat itu .....


Tak lama kemudian Adam pun datang dari Bandara


"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu wah lagi ada tamu ya Bun"salam Adam


"waalaikumsalm warahmatullahi wabarakatu....Iyya yah"jawabnya


"wah bro baru aja di omongin udah nongol aja"ucap Dani


"wiii siapa tuh kok baru datang"kata Adam melirik Ridwan


"iya maaf aku baru datang soalnya banyak sekali masalah di sekolah dan lagi banyak urusan"jawab Ridwan yang peka jika dirinya lah yang sedang di sindir oleh Sahabatnya itu.


"sok sibuk banget nih anak"ucap Adam lagi


"iya iya sorry"jawab Ridwan pasrah


"oh Iyya Bagaimana keadaan mu nak"tanya Dani kepada Ira


"Alhamdulillah udah baikan om"jawabnya

__ADS_1


"aku hampir lupa menanyakan kabar Ira gara gara ngomongin ayahnya"ucap Ridwan berjalan menuju ranjang Ira


"aku lagi .... berarti dari tadi Kalian ngomong aku ya"kata Adam dengan tatapan membunuh


"Tidak kami kepedean banget"jawab Dani dan Ridwan bersama


Semua orang ketawa melihat tingkah ke tiga pria itu walaupun sudah tua tetapi jiwa mereka masih seperti umur 25 dan persahabatan mereka sangat baik


"oh Iyya mana anak muu kalau tidak salah dia Kuliah di sinikan?"tanya Adam


"Iyya dia kuliah di sini, aku sudah ngabarin kalau aku ada di sini tapi katanya dia ada kuliah pagi palingan dia ke sini sebentar siang "jawab Ridwan


"bakalan lama dong kamu di sini"ucap Adam bercanda


"kalau Iyya kenapa?"tanya ridwan


"tidak" jawab Adam


"sudah sudah kalian seperti anak kecil aja "ucap Dani


"Iyya nih kita ngeteh dulu biyar lebih enak ngobrol nya"kata Hawa yang sudah membawa beberapa cangkir teh, dia sengaja memesan dari kantin untuk tamunya.


"yaudah biyar fajar aja yang ngobrol sama Ira Kasian dari tadi di cuekin"ucap Haniyah


"Iyya nak kamu temani gih Ira ...kalau ayah yang ngobrol sama Ira dan kamu yang di sini sama orang tua nanti tidak nyambung"tambah Dani


"Iyya Bun"jawab fajar lalu mendekat di ranjang Ira lalu di sambut senyum oleh Ira


"hey kak "sapa Ira canggung


"Hay juga bagaimana apa sudah enakan"Tanya Fajar


"kamu sudah makan?"tanyak fajar


"udah kak barusan malahan"jawbanya


Para orang tua sibuk dengan pembahasan nya sendiri mulai dari pekerjaan dan bahkan membicarakan soal kecelakaan Ira begitupula dengan fajar yang sibuk menceritakan penyebab kecelakaan Ira, Ira sangat keget mendengar semua yang di bicarakan oleh fajar dia tidak menyangka Bela akan melakukan hal senekat itu.


"aku takut"ucap bela tiba tiba


"kamu tidak perlu takut ada aku di sini aku akan melindungi mu dari gangguan bela dan gengnya lagipula bela juga sudah tidak sekolah lagi di sekolah kita mereka ber 4 sudah di keluarkan dari sekolah, aku dengar teman bela sudah di pindahkan di luar negeri dan bela di pindahkan di kampung nenek nya"


"oh gitu ya kak"kata Ira


"Iyya Ira"jawab Fajar


"Kaka sudah lama tau kalau ayah kita bersahabat bahkan bisa di bilang mereka bersaudara, kalau aku sih baru kemarin taunya"ucap Ira


"Iyya sudah lama aku tau bahkan aku sering ketemu sama ayah kamu tapi aku tidak tau kalau kamulah anak om Adam karna selama ini aku tidak pernah lihat anaknya om Adam hanya bilng kalau anaknya ada di luar negeri bersama kakek nenek nya , Eh ternyata anaknya Idola sekolah yang terkenal pintar"puji fajar


"Ih Kaka bisa aja"ucap Ira


"Kaka tidak bohong bahkan sehari aja di sekolah Kaka tidak pernah tidak mendengar anak anak di sekolah tidak membahas kamu karna kepintaran yang kamu miliki"ucap Fajar


"itu mungkin hanya kebetulan Kaka lewat"jawab Ira


"Oh Iyya sahabat kamu udah pulang ya"tanyak Fajar

__ADS_1


"Iyya soalnya mama shasya lagi sakit.... astaga aku belum telpon mereka "ucap Ira kaget


"nanti aja kayanya mereka belum sampai di Indonesia"ucap Fajar


"kamu benar"jawabnya


tok...tok...


"assalamualaikum permisi ibu bapak, saya ingin memeriksa anak ibu dulu"ucap dokter


"silahkan dok"jawab Hawa


Beberapa menit kemudian Dokter pun keluar dari ruangan Ira Dokter tersebut mengatakan bahwa Ira sudah sembuh Ira sudah boleh pulang jika Obat yang di berikan dari rumah sakit sudah habis. Ira sangat senang mendengar perkataan dokter yang mengatakan bahwa Ira sudah boleh pulang di Indonesia dia sangat rindu dengan negri nya.


"Bunda Ayah kita pulang secepatnya ya soalnya Ira sudah tidak betah berbaring di sini"ucap Ira


"Iyya nak tapi Obatnya harus habis dulu ingatkan kata dokter"kata Hawa


"Iyya Bun"jawbanya


Tak lama kemudian ada suara ketukan dari luar


tok... tok...


"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu"salam seorang pria tampan nan berkarisma seperti artis Korea


"waalaikumsalm warahmatullahi wabarakatu"jawab mereka semua


"kamu sudah datang nak"ucap Ridwan


"Iyya yah maaf semua nya jika aku baru datang"ucap pria itu


"Iyya tidka papa kok"ucak Hawa


"Wii anak kamu tampan sekali tidak seperti kamu yang wajahnya pas-pasan"ucap Adam


"Iyya dia mirip sekali dengan ibunya yang sangat cantik"kata Ridwan mengingat wajah istri nya yang sudah lama meninggal kan dirinya berdua bersama putra semata wayangnya


"pasti istri kamu sudah bahagia di alam sana "ucap Adam


"aamiin"jawab semua orang


"silahkan duduk nak"ujar Adam


"terimakasih om"jawabnya


Ira dan Fajar tampak kaget melihat orang yang baru saja masuk mereka belum pernah melihat pria itu dan kagetnya lagi dia adalah anak dari sahabat ayahnya dan anak dari kepala sekolah nya.


tungguin terus episode selanjutnya 🤗


jangan lupa klik♥️ tambahkan favorit, Like,komen baik berupa saran maupun support yang sangat berarti bagi author dan juga jangan lupa rating (penilaian)⭐⭐⭐⭐⭐


Terimakasih


salam hangat dari author


#saslya_

__ADS_1


#Jangan di skip


karna setia episode saling berhubungan jika ada episode yang di skip maka sahabat tidak akan tahu alur cerita episode selanjutnya 😁


__ADS_2