Persahabatan Karna Allah

Persahabatan Karna Allah
(63) Kembali beraktivitas


__ADS_3

Bismillahirrahmanirrahim


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu Sahabat-Sahabat


seminggu setelah kepergian almarhum mama shasya dan peristiwa kecelakaan Ira sampai Ira sudah membaik, mereka semua sudah kembali beraktivitas seperti biasa nya namun di lain tempat Shasya masih belajar menerima keberadaan keluarga barunya.


Castarica sudah bangun pagi pagi untuk memasak dan menyiapkan keperluan suaminya untuk kekantor serta keperluan Afran untuk ke kampus bukan cuma itu sekarang dia juga mencoba untuk beradaptasi dengan anak keduanya yang dimana anaknya itu masih bersekolah di sekolah menengah atas


Namun tidak ada penolakan dari Shasya malahan shasya sangat welcome kepada mama tirinya itu karna shasya merasa mamanya itu tulus menyayangi nya dan sebelum nya Afran juga sudah memberi tahu sifat mama tirinya kepada adiknya itu


Afran memberi tahu kepada adiknya jika mama tirinya itu tidak seperti di cerita cerita dongeng yang kebanyakan akan menyiksa anak tirinya namun Castarica sangat lah berbeda bahkan kasih sayang yang selama ini yang dia berikan kepada Afran layaknya kasih sayang kepada anak kandung nya dan membuat Afran tidak pernah kepikiran bahwa castarica itu bukan mama kandungnya


castarica memanggil satu persatu suami dan anak anaknya untuk turun sarana pagi bersama setelah mereka serapan semuanya berpamitan kepada castarica, dimana ayah shasya berangkat dengan mobil pribadi nya menuju ke kantor dan Afran juga menggunakan mobil pribadi nya untuk ke kampus begitupula dengan Shasya.


"kalian hati hati dan jangan lupa makan siang"ujar castarica


"baik ma"jawab mereka bertiga lalu di sambut senyum oleh castarica dia sangat bahagia bisa kenal dengan keluarga suaminya apalagi sampai sekarang dia belum di karuniai seorang anak tetapi tidak membuat castarica berkecil hati karna dia sudah di berikan sepasang anak yang sangat pintar dan baik.


Di kediaman keluarga Ghazzal


"Ayah Bunda, Ira berangkat dulu ya"pamit ira kepada kedua orang tuanya


"Iyya nak kamu hati hati ya dan mobil baru kamu sudah ada di depan rumah soalnya mobil lama kamu sudah tidak bisa di perbaiki"ujar ayahnya


"Iyya yah terimakasih sudah Mengantikan mobil Ira"Sahut Ira dengan semangat


Ira sangat penasaran dengan mobil barunya apalagi kata ayahnya dia bakal suka dengan mobil barunya.


sesampai nya di depan rumah Ira terkejut dengan mobil barunya yang sangat cantik dan mewah dia sangat suka dengan mobil itu


"makasih bunda ayah , Ira sangat suka dengan mobil nya"Ujar Ira kepada bunda dan ayah nya yang berada di samping nya


"Iyya nak sekarang kamu berangkat nanti terlambat jika terjadi apa apa langsung hubungi ayah "


"siap ayah Ira berangkat dulu assalamualaikum"pamit Ira lalu mencium tangan kedua orang tuanya


"hati hati nak"

__ADS_1



Gambar mobil baru Ira πŸ‘†πŸ‘†πŸ‘†


Harga mobil baru Ira itu Harganya $3,4 Juta atau sekitar Rp 47 Miliar. (Bugatti Veyron by Mansory Vivere)


Sesampai nya dia sekolah Ira terharu dengan penyambutan dari sekolah nya yang bertuliskan selamat datang dan semonga selalu berada di lindungan Allah, di sana juga sudah ada kedua sahabatnya dan kepala sekolah nya sekaligus sahabat ayahnya.


Ira keluar dari mobilnya banyak yang kagum melihat mobil baru yang di naiki oleh Ira setelah itu siswa memberikan hadiah kepada Ira yang membuat Ira kewalahan membawanya jadi Ira di bantu oleh kedua sahabatnya.


sehabis penyambutan kedatangan Ira semua siswa masuk ke dalam kelasnya masing-masing termasuk Ira mereka belajar seperti biasanya dan Ira harus mengejar pelajaran yang tertinggal selama dia sakit tapi untungnya dia membawa otak yang IQ nya di atas rata-rata jadi tidak sulit bagi Ira untuk memahami materi-materi yang tertinggal...


dua pelajaran pun telah selesai dan pukul sudah menunjukkan waktu nya istirahat, guru yang mengajar sudah keluar walaupun bek belum berbunyi mereka semua sudah keluar kelas menuju kantin


seperti biasanya mereka duduk di kursi kebangsaan mereka bertiga tidak ada yang berani duduk di sana dan mereka memesan makanan seperti yang selalu mereka pesan


dari arah jauh ada seorang laki-laki bersama teman-temannya yang memperlihatkan mereka bertiga tepatnya lebih memperhatikan Ira sih...


"Ayo kita gabung dengan mereka "ucap Dion


mereka bertiga berjalan menuju tempat duduk Ira dan Sahabat nya berada


"eh kak Fajar Boleh kok"jawab Ira


kemudian fajar dan teman temannya memesan terlebih dahulu sebelum melanjutkan obrolan mereka


"Bagaimana keadaan mu Ra?"tanyak Fajar


"Alhamdulillah sudah membaik " jawabnya


Shasya dan Putri sudah tidak heran kenapa mereka berdua bisa akrab karna mereka tau jika orang tuanya adab Sahabat dan sudah seperti keluarga bahkan pada saat Ira sakit Fajar juga yang menemani nya di sana. Namun lain dengan Dion dan Alif mereka bingung kenapa fajar dan Ira seakrab itu padahal dulu mereka sama-sama cuek jika ketemu, "apa karna Ira sudah kecelakaan jadi lupa ingatan" guma Dion


"Pulang sekolah Kaka antar kamu pulang ya, mobil kamu biyar Dion aja yang bawa ke rumah kamu Kaka mau ajak kamu keluar sebentar kamu jangan khawatir Kaka sudah izin kok sama ayah dan bunda"ujar Fajar tiba-tiba yang membuat Ira tersedak


"kamu tidak papa Ra ini minum dulu"lanjut fajar yang kaget melihat Ira tersedak


"makasih kak"jawab Ira

__ADS_1


"makanya kalau makn hati hati tidak harus terburu-buru, makanan kamu kan tidak akan pergi"ujar Fajar


"siapa juga yang terburu-buru lagian aku tersedak itu karna ucapan Kaka barusan" gerutu Ira


"Ra kamu ngak papakan kok ngelamun"Guma Shasya kepada sahabatnya


"Iyya Sha aku tidak papa kok ayo kita lanjutin makannya sebentar lagi kita masuk"jawab Ira


pesanan ketiga laki laki itu pun sudah datang dan langsung saja mereka memakannya karna memang sedari tadi mereka sudah lapar bahkan masih jam pertama.


selesai mereka makan bel pun berbunyi yang menandakan jam pelajaran selanjutnya akan di mulai namun sebelum mereka berpisah, fajar lagi lagi bertanya mengenai pulang bersama karena tadi Ira belum menjawab nya dia harus memastikan apakah Ira mau atau tidak jika tidak maka dia tidak akan fokus belajar.


"Ra bagaimana apa kamu mau pulang dengan aku" tanya fajar


"Iyya kak Ira mau kok"jawabnya.


"Yaudah Kaka ke kelas dulu kamu hati hati ke kelas"


"aduh kaya mau kemana aja harus hati-hati" Sahut Dion


"Iyya nih kaya mau ke tempat jauh aja"tambah Shasya


"sudah sudah Ira pamit dulu assalamualaikum kak" lalu di ikuti oleh kedua sahabatnya namun harus berpisah oleh putri karena mereka sudah tidak satu kelas.


Bersambung


tungguin terus episode selanjutnya πŸ€—


jangan lupa klikβ™₯️ tambahkan favorit, Like,komen baik berupa saran maupun support yang sangat berarti bagi author dan juga jangan lupa rating (penilaian)⭐⭐⭐⭐⭐


Terimakasih


salam hangat dari author


#saslya_


#Jangan di skip

__ADS_1


karna setia episode saling berhubungan jika ada episode yang di skip maka sahabat tidak akan tahu alur cerita episode selanjutnya 😁


__ADS_2