Persahabatan Karna Allah

Persahabatan Karna Allah
(57) Terungkap


__ADS_3

Bismillahirrahmanirrahim


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu sahabat-sahabat


pagi menjelang siang, fajar masih setia menemani Ira yang masih belum sadar dari obat yang di berikan dokter pada saat kepalanya nya sakit.


"kak fajar tidak pulang"tanya putri


"tidak .... soalnya di apartemen tidak ada orang,ayah dan bunda masih di Indonesia lagian mereka akan langsung ke sini"jawab fajar santai


"gitu ya kak...sejak kapan kak fajar perhatian dengan Ira perasaan Kaka tidak akrab dengan Ira"tanyk shasya


"sejak kemarin"jawabnya


hawa dan Adam sedang istirahat mereka sangat senang karena Ira di jaga oleh shasya, putri dan fajar ....hawa dan Adam Merasa beruntung sekali.


Ting....


suara pesan masuk di ponsel ayah Ira, isi pesan tersebut adalah sebuah Vidio....


"awas saja mereka, aku akan memberikan pelajaran untuk mereka" ucap Adam dengan nada marah


"ada apa ayah kok ayah semarah itu, emangnya pesan apa yang ayah dapat"tanyak hawa


"ini Vidio cctv yang ada di mobil Ira dan di St jelas sekali pelaku yang membuat anak kita kecelakaan"kata Adam


"apa? sini bunda ingin lihat wajah yang sudah berani membuat putri kesayangannya bunda hampir kehilangan nyawanya"ucap hawa yang terlihat murka


shasya dan Putri yang mendengar percakapan ayah dan bunda angkat bicara ...


"bunda shasya dan Putri juga ingin lihat"ucap shasya


"baik kita akan lihat sama sama"jawab hawa


mereka pun menonton semua Vidio yang di kirim oleh suruhan ayah Ira dari Indonesia


"astaghfirullah itukan bela bersama gengnya"ucap putri


"awas saja mereka habis pulang dari sini aku akan memberikan pelajaran untuknya"kata shasya


"kalian kenal dengan anak berandalan ini nak"tanyk bunda hawa


"Iyya Bun dia satu kelas dengan shasya dan Ira"jawab putri


"iya Bun dia satu kelas dengan shasya"tambah shasya


"ada apa?"tanyk fajar yang baru saja keluar dari toilet dan dia tidak mendengar perbincangan dari awal


"ini nak Vidio dari cctv mobil Ira dan di sini terpampang jelas orang yang membuat anak Tante kecelakaan,mereka memotong rem mobil anak Tante"ucap hawa dengan nada marah


"coba fajar lihat Tante"pinta fajar


fajar, shasya dan Putri melihat Vidio tersebut jelas sekali mulai dari bela dan gengnya baru sampai di lokasi sampai mereka pulang


"dia bela kan anak kelas 11 IPA 1"ucap fajar lalu memberikan ponsel itu kepada pemilik nya

__ADS_1


"nak fajar juga tau dengan perempuan nakal ini"tanya Adam


"Iyya om aku Sering melihat nya"jawab fajar


"ayah dan bunda tau ngak....bela ini sangat suka sama Kaka fajar"kata shasya dengan asal


"Iyya Bun"putri memperjelas omongan shasya


"ayah tidak akan tinggal diam ....ayah akan memberikan pelajaran yang setimpal untuk mereka yang sudah mencoba menghilangkan nyawa anak ayah"kata Adam


"nanti aku akan memberi tau ayah soal ini dan meminta ayah mengeluarkan bela dari sekolah"ucap fajar


"tidak usah nak nanti ayah sendiri akan membicarakan ini dengan ayah kamu dan pelajaran apa yang cocok untuk anak seperti mereka "jawab Adam


"apa mereka akan ayah penjarakan yah?"tanya putri


"kalau itu ayah belum tau yang jelas sebelum mereka masuk dalam penjara mereka harus Merasa siksaan dari ayah terlebih dahulu kalau langsung di penjarakan, itu terlalu enak untuk mereka"jawab Adam sinis


"Iyya yah mereka harus di hukum "kata bunda hawa


adzan dhuhur pun berkumandang mereka semua bergantian untuk ke mushola menjalankan kewajiban mereka dan tak lupa mendoakan kesembuhan ira


setelah itu mereka semua makan siang bersama di kamar ira karena sebelum mereka ke mushola bunda hawa sudah memesan beberapa makanan untuk mereka makan....


"ayo kita makan kalian pasti lapar kan"ajak hawa kepada anak muda yang sedang duduk di samping Ira


"ayah kemana Bun kok dari tadi shasya tidak melihat ayah"tanya shasya


"oh ayah sedang keluar mengurus pengobatan Ira dan ayah juga mengurus pekerjaan nya yang sempat tertunda kemarin."jawab hawa bohong karna suaminya sekarang pulang ke Indonesia untuk memberikan pelajaran kepada orang yang sudah membuat anaknya hampir kehilangan nyawanya. hawa sudah melarang Adam kembali ke Indonesia, menurutnya tunggu Ira sembuh dulu baru memberikan pelajaran untuk anak nakal itu namun begitulah Adam jika sudah menyangkut anak kesayangan nya tidak ada yang bisa melarang atau menghentikan apapun yang dia akan lakukan.


"yaudah ayo kita makan Bun"ucap putri


"Iyya Tante" jawab fajar


"mulai sekarang jangan panggil Tante dan om lagi tapi panggil kami bunda dan ayah seperti mereka berdua"kata hawa


"Iyya Bun"jawab fajar tersenyum


sehabis makan bunda hawa di panggil kembali ke ruang dokter untuk membahas perkembangan anaknya.


sementara di ruangan Ira ada shasya, putri dan fajar..... tiba-tiba tangan Ira kembali bergerak dan matanya sudah melihat


"Ra kamu sudah siuman, apa kepala kamu masih sakit?"tanyk fajar lalu Ira menggelengkan kepalanya


"tunggu ya shasya panggil dokter dan bunda dulu"kata shasya keluar menuju keruang dokter dimana di sana ada bunda hawa.


"kamu mau minum?"tawar fajar kepada Ira


"iyya" jawabannya singkat


"ini minum" ucap fajar menyodorkan segelas air minum kepada Ira lalu Ira di bantu bangun oleh putri.


"terimakasih"


"kamu sudah enakan Ra ? bagaimana mana yang sakit?"tanyak putri

__ADS_1


"masih sedikit pusing saja"jawabnya


dokter pun datang bersama bunda Ira...


"nak kamu sudah siuman apa yang kamu rasakan? apa kepala kamu masih sakit?"tanya hawa kepada anaknya


"masih sedikit pusing Bun"jawabnya


"saya periksa dulu ya"kata dokter


"Iyya dok"jawab hawa


"Alhamdulillah sudah banyak kemajuan"ucap dokter yang masih memeriksa Ira


"Alhamdulillah dok"


"nanti saya akan memberikan obat penghilang pusingnya, ibu tidak perlu khawatir karena itu hanya efek baru sadar"ucap dokter


"Iyya dok"jawab hawa


"cepat sembuh ya ...aku permisi dulu"kata dokter itu kepada Ira


"Iyya dok terimakasih"jawab Ira


wajah fajar langsung berubah setelah melihat apa yang di lakukan dokter itu kepada Ira....fajar merasa dokter itu genit dengan Ira dan berusaha mendekati Ira


"kak kok mukanya di tekuk?"tanyak shasya yang melihat perubahan wajah fajar yang semulanya bahagia menjadi cemberut.


"ngak kok ...aku cuma kepanasan di sini"jawabnya namun hanya mereka berdua yang mendengar percakapan nya


"hmm Kak fajar cemburu ya karna dokter itu perhatian dengan Ira "goda shasya


"kalau Iyya kenapa?"jawab nya singkat


"cie cie yang sedang cemburu"ejek shasya


"diam"ucap fajar


"kalian bahas apa sih kok bisik bisik gitu putri kan kepo"kata putri yang penasaran dengan obrolan fajar dan shasya


"tidak ada"jawab mereka bersamaan


"kalian aneh, jelas jelas tadi aku lihat kalian sedang ngobrol"ucap putri


"kamu salah lihat put"jawab shasya


tungguin terus episode selanjutnya 🤗


jangan lupa klik♥️ tambahkan favorit, Like,komen baik berupa saran maupun support yang sangat berarti bagi author dan juga jangan lupa rating (penilaian)⭐⭐⭐⭐⭐


Terimakasih


salam hangat dari author


#saslya_

__ADS_1


#Jangan di skip


karna setia episode saling berhubungan jika ada episode yang di skip maka sahabat tidak akan tahu alur cerita episode selanjutnya 😁


__ADS_2