Persahabatan Karna Allah

Persahabatan Karna Allah
(67) Putri Sakit


__ADS_3

Bismillahirrahmanirrahim


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu Sahabat-Sahabat


Tiba-tiba saat mereka ingin bolos ternyata ada seseorang yang mengikuti mereka berdua


"Mau kemana kalian" ucapnya


"Kami...ii " jawab mereka berdua dengan gagap


"kalian mau bolos ya" lanjutnya


"tidak kok pak" jawab Ira


"Enak aja panggi aku pak " ujar orang itu lalu Ira dan Shasya pun menoleh ke arah suara itu karna dari tadi mereka tidak berani melihat orang yang mengetahuinya jika mereka berniat untuk bolos


"Astaghfirullah Kaka buat kami berdua kaget aja" teriak Shasya


"kirain Pak satpam eh ternyata kak fajar" ujar Ira


"kalian mau bolos kan?, awas ya nanti Kaka bilangin ke guru BK biyar kalian di hukum " ucap Fajar


"Siapa juga yang mau bolos" Jawab Shasya


"Terus kalau tidak mau bolos kalian ngapain ke sini dan membawa tas kalian" Tanya Fajar


"hmm Terus kak fajar sendiri ngapain ke sini, setau Ira tempat ini jarang ada siswa yang tau kecuali dia mau bolos. Apa kak fajar juga ingin bolos?" Tanyak Ira


"Juga?? Jadi benarkan kata Kaka kalian ingin bolos" Ujar fajar yang mengalihkan pertanyaan Ira


"Kalau Iyya kenapa? " jawab Ira


"Ya nga papa sih, kalau gitu kita bolos sama sama" Ucap Fajar dengan santai berjalan mendahului Ira dan Shasya


"Ira bilangin Ayah Kaka ya kalau Kaka suka bolos" ucap Ira yang mengikuti Fajar dari belakang


"Emang nya kamu berani" Tanya Fajar lalu menghentikan jalannya


" Berani" jawab Ira dengan pede


" Bilangin Aja, nanti Kaka juga bilang ke ayah kamu kalau anak semata wayangnya ini suka bolos" ujar Fajar


"Eh jangan dong kak, Ira kan terpaksa bolos ini juga pertama kalinya" ucap Ira


"Iyya kak ini juga karna Putri lagi sakit, seandainya tidak pasti kami tidak bolos seperti ini" ucap Shasya


"Iya Kaka cuma bercanda kok, mau bareng ke sana ngak " ajak Fajar


"Ngak usah kak nanti kami ngerepotin kaka " jawab Ira


"Ngak kok, Kaka juga sekali ingin jenguk Putri "ujar Fajar


"Ayo naik ke mobil Kaka" ajak Fajar


" Wiii hebat Kaka sudah mempersiapkan semua ini sebelum bolos, nga kaya kami bolos begitu saja tidak memikirkan harus naik apa " ujar Shasya


"emang nih mobil selalu ada di sini, mobil Kaka yg satu masih ada di dalam sekolah" jawab Fajar


"berarti Kaka sering kan bolos" Ucap Ira


"Hmm nga juga sih" jawabnya


Ira dan Shasya numpang di mobil Fajar karna di sana sangat sepi untung ada kak fajar yang Memang sudah mempersiapkan mobil untuk bolos tapi bukan hanya fajar di dalam mobil itu ternyata ada kak Dion dan Alif juga.

__ADS_1


"Astaghfirullah kak Dion dan kak Alif bolos juga" Ujar Shasya kaget pas membuka pintu mobil fajar


"gitu deh" jawab mereka berdua dengan santai


mereka berlima pun bolos bersama dan langsung menuju rumah putri , mereka khawatir dengan keadaan putri karna dia hanya sendiri. sesampai nya di sana rumah putri sangat sepi dan gerbang nya terkunci


"putri kemana ya kok pagarnya terkunci dari luar" Ucap Shasya


"Iyya ya coba kamu telpon Sha siapa tau sudah bisa tersambung" Ucap Ira


"Tunggu" sambil mengeluarkan ponselnya, namun hasilnya nihil ponsel Putri tetap tidak bisa di hubungi


"Sebaiknya kalian bertanya kepada ibu itu siapa tau dia tau dimana Putri" Ujar Dion


"Kak Dion Benar" Jawab Ira


Shasha dan Ira pun menghampiri ibu ibu yang sedang menyapu di teras rumah nya.


"assalamualaikum Bu maaf mengganggu saya ingin bertanya" Salam Ira


"waalaikumsalm Iyya nak mau nanya soal apa?" jawab ibu itu


"Apa ibu tau di mana Penghuni Rumah Ini" Ujar Shasya menunjuk arah rumah Putri yang berada di samping rumah ibu ibu itu.


"Oh Putri, Tadi pagi dia di bawa ke rumah sakit oleh warga karna dia lagi Demam tinggi" jawabnya


"astaghfirullah ibu tau dirumah sakit mana?" tanya Ira


"Di rumah sakit ******* " jawabnya


"terimakasih Bu kami permisi dulu, assalamualaikum"


"waalaikumsalm warahmatullahi wabarakatu"


Mereka berlima langsung menuju rumah sakit dimana Ira sedang di rawat karna demam tinggi, membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai ke rumah sakit tersebut.


"cepat dong kak" ujar Ira


"Iyya Ra sabar, Lagi macet jadi nga bisa Ngebut" jawab Dion yang berada di samping Fajar sedang Alif berada di jok belakang sedangkan Ira dan Shasya berada di jok tengah.


"Ada jalan lain nga kecuali jalan ini, kalau gini terus kita bakalan kesorean" Ujar Shasya.


"tidak ada cuma jalan ini saja" Jawab Fajar


"Hanya satu jalan keluarnya" ucap Alif tiba-tiba


"Apa" jawab mereka berempat


"Bersabar hhhhhhhh" lanjut Alif


"Nga lucu" ujar Shasya


"Iyya nih kita kan lagi serius" tambah Ira


"Maaf aku cuma mau mencair kan suasana karena dari tadi aku perhatikan kalian tegang" Jawab Alif


"Sudah sudah kalian jangan bertengkar kita sudah mau sampai" Ujar Fajar


Tak lama kemudian mereka pun sudah sampai di rumah sakit tersebut, mereka semua masuk dan bertanya kepada resepsionis rumah sakit.


"Ada yang bisa saya bantu dek" sapa Suster


"saya lagi mencari pasien yang bernama Laila Putri" Jawab Ira

__ADS_1


"Pasien atas nama Laila Putri yang baru saja masuk tadi pagi berada di kamar Melati nomor 632 lantai 2" jawab suster


"Terimakasih sus" jawab Ira lalu berjalan menuju lantai dua yang di ikuti oleh Shasya,Dion, Fajar dan Alif.


Akhirnya merekapun menemukan kamar putri tanpa berlama-lama mereka mengetuk pintu kamar putri dan memberi salam karna tidak ada jawaban dari dalam Ira pun membuka pintu dan melihat putri sedang terbaring lemah di atas ranjang tanpa di temani oleh siapapun.


"Putri" Ujar Ira dengan nama lembut dan kasihan melihat sahabatnya Yangs sedang sakit tetapi tidak ada yang menemani nya.


" Kalian " Jawab Putri


"Kami minta maaf ya baru datang sekarang " ucap Shasya yang sudah duduk di samping nya bersama Ira sedang fajar dan temannya hanya duduk di kursi tamu.


"Iyya nga papa kok aku juga udah membaik, maaf ya udah membuat kalian khawatir" Ucap Putri


"kamu kenapa tidak ngabarin kita berdua kalau kamu lagi sakit? kalau gitu kan kita akan menemani kamu" Ujar Ira


"Aku juga nga tau pada saat aku siuman aku sudah ada di sini, seingat aku tadi malam kepala ku pusing selebihnya aku tidak ingat dan ponsel aku juga tertinggal di rumah" Sahut Putri


"Terus bagaimana keadaan mu?"tanyak Ira


"kata dokter aku hanya kecapean dan besok sudah boleh pulang kok" jawab Putri tersenyum manis


"Alhamdulillah kalau gitu Put " ujar Shasya


"kalian tidak ke sekolah, inikan belum jam pulang?"tanya Putri


"Kami bolos" Jawab Ira


"Terus kok kalian berdua bisa bersama kak fajar" tanya putri.


"cerita nya panjang Put lain kali aja kita ceritain ke kamu" sahut Shasya


"Astaghfirullah" Ucap Ira tiba-tiba yang membuat semua orang yang ada di ruangan keget di buatnya


"kenapa Ra " tanya Shasya


"Aku harus ngabarin kak Afran kalau aku lagi di sini, pasti dia sudah otw ke sekolah" sahut Ira yang melihat jam tangannya sudah hampir jam pulang sekolah dimana dia sudah janjian sama Kak Afran.


"Afran Siapa dia?" Tanya Fajar lalu berdiri menghampiri Ira


"Sahabat Aku" jawab Ira


"emangnya kamu ada janjian sama Kaka aku, kok aku nga tau" Sahut Shasya


"Iyya tadi pagi aku ke sekolah sama kak Afran dan janjian akan keluar berdua sepulang sekolah" Jawab Ira


"Ooo" Shasya hanya B aja karna dia tau kalau kakanya dengan sahabat nya itu sangat akrab bahkan Afran lebih akrab dengan Ira kebanding dengan nya, maklum mereka berdua sudah sama Sam sejak kecil sedangkan dia baru saja kenal walaupun dia adalah adik kandung tepatnya adik kaka yang baru saja di pertemukan.


Bersambung


Maaf Jarang Up πŸ™ Soalnya lagi sibuk berorganisasi dan Kuliah banyak tugas yang numpuk 😁


Author berterima kasih kepada reader yang masih setia menunggu episode selanjutnya dari author 😘


tungguin terus episode selanjutnya πŸ€—


jangan lupa klikβ™₯️ tambahkan favorit, Like,komen baik berupa saran maupun support yang sangat berarti bagi author dan juga jangan lupa rating (penilaian)⭐⭐⭐⭐⭐


Terimakasih


salam hangat dari author


#saslya_

__ADS_1


#Jangan di skip


karna setia episode saling berhubungan jika ada episode yang di skip maka sahabat tidak akan tahu alur cerita episode selanjutnya 😁


__ADS_2