Persahabatan Karna Allah

Persahabatan Karna Allah
(66) Asumsi Para Siswa


__ADS_3

Bismillahirrahmanirrahim


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu sahabat-sahabat


ritual mandi Iraa pun telah selesai dia langsung keluar dari kamar mandinya mengambil pakaian sekolah dan mulai merias wajahnya. dia mengikat rambutnya menjadi satu, memoles wajahnya dengan olesan tipis dan memakai liptint dengan tipis juga. Pagi itu ia terlihat sangat cantik dengan dandanan yang sederhana namun jika orang melihatnya pasti akan langsung terpesona melihat kecantikan yang di miliki Ira. Dia berjalan menuju meja merampas ponselnya yang sedang dicas di sana lalu berlari menuju ruang makan karena sebentar lagi dia akan terlambat.


"selamat pagi Ayah Bunda" lalu duduk di kursi meja makan


"selamat pagi juga anak bunda"


Ira duduk di meja makan, mengambil susu lalu meneguknya dengan cepat dan mengambil sepotong roti lalu pamit untuk berangkat ke sekolah.


"Bunda Ayah Ira berangkat ya"ucap Ira mencium tangan kedua orang tuanya lalu berjalan keluar


"dasar anak zaman sekarang"ucap Adam yang senyum melihat tingkah anaknya itu


sesampainya di depan pintu Ira kaget melihat sosok pria yang sudah berdiri di depan pintunya.


'selamat pagi Ra"sapa pria itu


"selamat pagi kak Afran, hmmm tumben Kaka udah ada di sini" jawab Ira


"sengaja karna Kaka mau nganter kamu ke sekolah, boleh kan?"ujar Afran


"Boleh kak, Ira juga sudah sangat rindu sama Kaka"jawab Ira yang tersenyum dan membuat Afran salah tingkah.


Ira memang tidak malu-malu kepada Afran karna mereka memang sudah sangat akrab seperti saudara kandung. Banyangkan saja 11 tahun mereka selalu bersama di Amerika malahan mereka berdua tidak mempunyai temn di sana.


mobil Afran pun berjalan menuju sekolah, hari ini Ira tidak membawa mobil karna memiliki berangkat bersama Afran.


"kok Kaka tidak ajak shasya berangkat sekolah sama sama?"tanyk Ira


"Dia tidak mau, katanya di buru buru ke sekolah ada yang harus dia urus" jawab Afran


"gitu ya kak"


"Ra boleh kita bicara nanti setelah kamu pulang sekolah?"Tanya Afran


"hmmm boleh kak nanti Kaka jemput aku ya" jawab Ira Tampa merasa berat meminta di jemput oleh Afran


"siap bos aku juga rindu ngelakuin hal ini , kamu masih ingat kan selama SD sampai SMA yang jemput dan antar kamu ke sekolah siapa"ujar Afran


"tentu kak siapa lagi kalau bukan kak Afran hehehe, makasih ya Kaka selama ini selalu ada untuk aku " ucap Ira


"itu udah kewajiban aku sebagai sahabat dan Kaka kamu"jawab Afran

__ADS_1


mereka berdua pun sudah memasuki area parkiran milik sekolah Ira, banyak siswa yang berjalan menuju kelas mereka.


Ira turun dari mobil Afran sedangkan Afran juga turun dan membuat siswa yang melihat nya berdecak kagum melihat sosok pria yang lagi bersama Ira


"waaaa Ira memang beruntung selalu di kelilingi dengan pria pria ganteng dan kaya tapi bagaimana hubungan Ira dengan kak fajar "ucap salah satu Junior Ira


"mereka cocok sekali tapi bagaimana dengan postingan tadi malam"


banyak asumsi asumsi dari siswa siswi karna mereka bingung apakah Ira berpacaran dengan fajar atau tidak karna pagi ini mereka melihat Ira lagi di antar oleh pria tampan yang tidak kalah tampan dengan fajar, namun postingan fajar kemarin sangat cocok dan serasi bak sepasang kekasih.


"terimakasih kak udah antar Ira ke sekolah"Ujar Ira sambil tersenyum manis


"Iyya Ra, ingat nanti pulang sekolah Kaka jemput ya" Jawab Afran


"Ira masuk dulu Kaka hati hati di jalan, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu" pamit Ira lalu berjalan menuju kelas sambil melambaikan tangan nya kepada Afran


"waalaikumsalm warahmatullahi wabarakatu"jawab Afran


Proses belajar mengajar pun sedang berlangsung seperti biasanya, di dalam kelas Shasya sudah sangat geram kepada Ira untuk menanyakan hubungan nya bersama kak fajar tapi Shasya harus tunggu gurunya keluar baru bisa menanyakan hal tersebut karna gurunya sangat killer , goyang sedikit aja udah di marahi apalagi bicara.


Tak lama kemudian Jam Bel istirahat pun berbunyi itu menandakan waktunya siswa mengisi perut kosongnya


"Ra kita ke kantin yuk aku sudah sangat lapar"ajak Shasya


"Aayuk aku juga lapar tapi kita tunggu Putri dulu" Ucap Ira berjalan menuju pintu keluar dan di ikuti oleh Shasya.


"Tumben Putri belum ke sini biasanya dia tidak pernah terlambat"ujar Ira


"Iyya tumben banget atau kita samperin aja di kelasnya" kata Ira


"Ide bagus"


Mereka pun pergi di kelas Putri yang tak jauh dari kelas mereka berdua, namun sesampainya di sana kelas Putri sudah sepi mungkin mereka semua sudah ada di kantin.


"Tidak ada orang, apa mungkin Putri sudah ada di kantin tapi kok dia ninggalin kita"ujar Shasya


"yaudah kita ke kantin aja mungkin dia sudah ada di sana nungguin kita"ajak Ira


Namun sesampainya di kantin mereka juga tidak melihat Putri dan itu membuat mereka berdua khawatir dengan Sahabat nya itu.


"Putri juga tidak ada di ada di kantin, tuh anak di mana sih " Ujar Shasya


"Tuh ada teman satu kelasnya Putri mending kita tanyak dia aja" Kata Ira.


"Yaudah kita Tanya mereka aja" jawab Shasya berjalan menuju meja makan di mana ada sekumpulan anak IPS yang sedang makan bersama lebih tepatnya mereka semua teman satu kelas Putri.

__ADS_1


"Hey....maaf mengganggu kalian makan" Ujar Shasya dengan sopan


" Iyya ngak papa, Emangnya ada perlu apa?" jawab salah satu dari mereka


"kalian lihat Putri ngak?"tanyak Ira


"Oh Putri, dia tidak masuk hari ini karna sedang sakit"Jawabnya


"astaghfirullah Putri sakit Ra" Ujar Shasya kepada Ira


"terimakasih ya infonya kami permisi dulu" Pamit Ira dan Shasya yang di wakili oleh Ira kepada teman satu kelas Putri.


"Iyya sama-sama "


Di kantin Ira mendengar namanya dan nama fajar selalu di sebut sebut atau menjadi bahan gosip semua siswa di kantin namun Ira pura pura tidak dengar karna lebih fokus kepada sahabatnya yang sedang sakit dan banyak memandang Ira sinis dan ada juga yang memujinya karna bisa menjadi kekasih dari anak pemilik sekolah nya itu. Tetapi ada juga yang menyebut Ira Playgirl karna tadi pagi dia di antar oleh seorang pria.


Shasya juga mendengar semuanya, bahkan dia juga penasaran dengan hubungan Ira dan fajar dia juga penasaran dengan pria yang mengantar nya tadi pagi yang selalu di sebut² oleh siswa yang ada di kantin. Karna Putri sedang sakit jadi dia tidak mau dulu menanyakan hal tersebut, dia lebih memilih fokus kepada keadaan Sahabat nya apalagi dari tadi Putri tidak mau mengangkat telpon dari Dia dan Ira.


"Kok Putri tidak mengangkat telpon kita ya" Ujar Ira


"Iyya nih dia juga tidak mengabari kita kalau dia sedang sakit" sambung nya yang sudah sangat khawatir dengan keadaan putri


"Apa kita bolos aja " Saran Shasya


"Kita izin aja, kalau bolos besok pasti kita di hukum" jawab Ira


"Pasti lama kalau harus izin dulu, kita harus cari guru BK terlebih dahulu lalu menjelaskan panjang kali lebar dan itu bisa membuat kita lama" Ujar Shasya


"Yaudah kita bolos aja, aku tau kok jalan di mana kita bisa keluar tanpa ketahuan oleh Satpam dan guru" jawab Ira


mereka berdua mengambil tasnya secara diam diam di kelas mereka mumpung masih jam istirahat, lalu mereka ke belakang sekolah untuk bolos mereka bukannya tidak mau izin tetapi pasti mereka tidak di beri izin karna mereka berdua bukan keluarga nya hanya Sahabat. Guru BK nya pasti mengatakan " Nanti aja pas pulang sekolah baru menjenguk nya"


Bersambung


tungguin terus episode selanjutnya 🤗


jangan lupa klik♥️ tambahkan favorit, Like,komen baik berupa saran maupun support yang sangat berarti bagi author dan juga jangan lupa rating (penilaian)⭐⭐⭐⭐⭐


Terimakasih


salam hangat dari author


#saslya_


#Jangan di skip

__ADS_1


karna setia episode saling berhubungan jika ada episode yang di skip maka sahabat tidak akan tahu alur cerita episode selanjutnya 😁


__ADS_2