Persahabatan Karna Allah

Persahabatan Karna Allah
(27) Keirian mereka


__ADS_3

Bismillahirrahmanirrahim


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu sahabat-sahabat


ceklek


"Ira..... hik hik hik " panggil shasya langsung memeluk Ira yang baru saja datang dari lantai bawa


"sekarang kamu nangis sekeras kerasnya keluar kan semua beban kamu "kata Ira sambil memeluk shasya dan akhirnya shasya menangis sekuat mungkin hingga dia merasa 1ega


"makasih ya Ra kamu selalu ada untuk aku"kata shasya yang sudah tidak menangis lagi


"kamu makan dulu habis ini kamu ceritain semua kepada aku"kata ira


"Iyya Ra"jawab shasya


beberapa menit kemudian shasya sudah terlihat sedikit membaik tetapi muka nya masih terlihat sedih ira sangat penasaran kenapa shasya bisa seperti ini


"Ira..."kata shasya sambil memeluk kembali Ira


"mama...hik hik hik"


"mama kamu kenapa sha"


"mama..... membakar semua baju baju aku, semua baju"yang kita beli sudah hangus di bakar oleh mama aku ngak mau ketemu sama mama aku lagi hik hik mama sudah tidak sayang lagi sama aku Ra"jelas shasya


"coba kamu jelasin dengan perlahan kami jangn menangis nanti kamu sakit loh kalau kebanyakan nangis"kata Ira sambil mengelus bahu shasya


"sebenarnya mama melarang aku memakai hijab Ra aku juga ngak tau kenapa mama aku melarang aku pakai hijab tapi aku sudah bulat kan keputusan aku untuk berhijab jadi jika aku keluar aku akan memakai hijab tetapi jika sedang ada mama aku buka lagi hijab aku hik hik kenapa nasib aku begini sekali Ra"kata shasya menangis kembali


"kamu yang sabar ya sha mungkin ada alasan tersendiri kenapa mama kamu tdk menyetujui kamu memakai hijab"balas Ira


"tapi sekarang aku harus bagaimana baju baju aku sudah tidak ada itu semua gara gara mama membakar semuanya"kata shasya


"kamu tenang aja masih banyak baju baju aku di lemari kemarin bunda aku membeli baju banyak sekali untuk aku kamu bisa kok mengambil sebagian baju baju aku kalau perlu kita belanja lagi"kata Ira


"bukan itu sha yang aku pikir tapi sikap mama...aku ngak tau lagi harus berkata apa di depn mama aku dia sangat marah jika aku berhijab percuma kita beli lagi baju baju itu ujung ujungnya pasti mama bakar lagi baju baju aku hik hik hik"kata shasya


"yaudah sementara kamu tinggal di sini"kata Ira


"emangnya ngak papa"tanya shasya.

__ADS_1


"Iyya santai aja nanti aku juga panggil putri ke sini biar kita bisa ngumpul lagi"kata Ira


"Iyya sha aku juga rindu dengan putri"


beberapa jam kemudian mereka sudah berkumpul di kamar Ira ....


putri juga sudah tau masalah yang shasya hadapin dan kejadian yang terjadi kepada shasya


"kamu yang sabar ya sha"kata sambil memeluk shasya


"Iyya makasih ya"balas shasya dan terlihat mereka bertiga saling berpelukan


"sekarang kita shalat ashar dulu"kata Ira


"Iyya Ra"


sehabis shalat mereka ngelanjutin dengan membawa Al Qur'an di sini putri yang memimpin karna dia yang paling mahir membaca Al Qur'an di antara mereka ....


"Alhamdulillah setelah kita shalat dan mengaji perasaan aku jadi lebih baik"kata shasya.


"Iyya jika kita punya masalah kita harus mengadu kepada sang pencipta, insya Allah kita akan di berikan jalan yang terbaik untuk masalah yang kita hadapi"kata Ira


"Put kamu bermalam kan di sini"tanya Ira kepada putri karena sudah hampir gelap


"yaudah sekarang kamu mandi di kamar aku biyar aku mandi di kamar sebelah "kata Ira


pukul 19.00...


tok... tok...


"assalamualaikum nak"kata seseorang di balik pintu


"waalaikumsalm Bun"jawab ira sambil membuka pintunya


"wah lagi kedatangan tamu ya"tanya bunda


"Iyya Bun ini sahabat sahabat Ira"


"maaf ya Tante kalau kita ngerepotin Tante dan Ira"kata putri


"ngak kok nak malahan Tante seneng kalau kalian sering berkunjung dan bermalam ke sini dan mulai sekarang kalian adalah anak ank Tante jadi jangan panggil Tante dengan sebutan Tante lagi tapi Bunda seperti Ira"kata bunda Ira

__ADS_1


"Ita Tan....eh Bunda"kata shasya keliru


hahah...hahahh


semua tertawa melihat tingkah shasya yang terlihat tidak terbiasa memanggil bunda kepada Tante hawa..


"sekarang anak anak bunda turun makan setelah itu kalian istirahat pasti kalian capek habis ikut perkemahan tadi pagi"kata bunda


"iya bunda"kata mereka bertiga


seperti itulah kehangatan hawa kepada anaknya dan sahabat sahabat anaknya memang hawa terkenal dengan kelembutan nya mungkin itu yang membuat Adam tertarik kepada hawa.


mereka turun di lantai bawa untuk makan malam bersama di sana sudah ada ayah Ira yang menunggu kedatangan mereka, ayah Ira sudah tau kalau ada teman teman Ira yang berkunjung jadi dia tidak mempermasalahkan hal itu dan Ira juga sudah meminta izin kepada ayah dan bundanya bahwa sahabat sahabat nya akan bermalam beberapa hari,mereka menyetujui hal itu agar ada yang menemani anaknya jika mereka sedang bekerja.


"kalian harus makan banyak biyar cepat besar"kata ayah Ira


"Iyya om "kata putri


"loh kok manggil om sih, panggil ayah seperti Ira memang ayah dengan sebutan ayah


"iya o... eh ayah"kata Putri yang merasa malu


"ayo sekarang kita makan dan ingat tidak ada obrolan selama makan oke"kata ayah Ira


"Iyya Yah Ira juga sering ingatin kita jika lagi makan di kantin hehe"jawab shasya yang sudah terlihat lebih baik dari sebelumnya


"oh gitu yah berarti Ira sudah hafal betul adab saat makan ya hehe"kata ayahnya sambil menggoda anaknya itu


"sudah sudah sekarang kita makan dulu nanti aja di lanjutin ngobrol nya, masakan bunda nanti keburu dingin loh


"Iyya bunda” jawab mereka ber 4


"aku iri dengan kehangatan dan kebersamaan kamu Ira dengan ayah dan bunda kamu.....kamu sangat beruntung mendapatkan keluarga yang lengkap... semonga nanti aku juga bisa merasakan kehangatan dari keluarga aku aminn dan semonga kebahagiaan kamu bersama keluarga kamu tidak di ambil oleh sang pencipta dan selalu begini.... terimakasih atas semua yang kalian berikan kepada aku"kata shasya di dalam hati sambil melirik Ira dan keluarga nya. begitu pula dengan putri merasakan apa yang shasya rasakan sekarang ini tetapi nasib shasya masih jauh terbilang beruntung di bandingkan dirinya sendiri karna dia masih mempunyai ibu sedang putri sudah tidak mempunyai siapa siapa lagi.....


klik♥️ tambahkan favorit, Like,komen baik berupa saran maupun support yang sangat berarti bagi author dan juga jangan lupa rating (penilaian)⭐⭐⭐⭐⭐


Terimakasih


salam hangat dari author


#saslya_

__ADS_1


#Jangan di skip


karna setia episode saling berhubungan jika ada episode yang di skip maka sahabat tidak akan tahu alur cerita episode selanjutnya 😁


__ADS_2