
Loretta memasuki gedung AXE Production dengan pengawalan ketat, di mana Kyler yang memimpin tim pagi itu. Dalam waktu singkat, dia memberikan arahan dan beberapa protokol keamanan yang harus dilakukan kepada beberapa anggota Noco Miles yang baru saja bergabung di kediaman Collins pagi tadi.
Dalam menjalankan tugasnya, tentu Kyler tidak begitu mengalami kesulitan ataupun kerepotan karena para anggota NM sudah terbiasa melakukan tugas mereka, baik secara pribadi maupun dalam tim. Alhasil, semuanya berjalan sesuai yang diharapkan.
Tiga buah mobil yang terparkir di halaman parkir AXE Production, spontan menyita perhatian. Melihat bagaimana artis cantik kontroversial yang mengguncang media beberapa hari lalu dikawal begitu ketat, para wartawan merasa tertantang untuk mengulik tentang pengawalan mendadak itu.
Padatnya manusia baik wartawan maupun para fans serta haters yang berkerumun di depan gedung, membuat akses untuk masuk ke dalam sana pun tertutup. Namun, Kyler dan timnya berhasil membawa serta melindungi Lore melewati kerumunan tersebut.
Tiba di sebuah ruangan yang memang sudah disiapkan khusus untuk menggelar jumpa pers saat itu, Loretta dihujani dengan kilatan cahaya dari berbagai sumber seperti kamera digital maupun kamera ponsel. Berbagai jenis microphone wartawan telah telah berjejer di hadapan Lore. Meskipun kesal dan malas mendominasi rasanya, tetapi dia harus bersabar dan menyelesaikan ini.
🎙️ “Maaf karena baru sempat memberikan klarifikasi. Bukannya diam atau menghilang dan tidak ingin menanggapi hal ini, tetapi saya butuh waktu untuk menenangkan diri karena tentu saja pemberitaan ini sangat mengguncang. Klarifikasi ini juga bisa saja saya lakukan secara live dari rumah, tetapi ada beberapa hal yang perlu juga dijelaskan dari pihak PH agar tidak ada lagi dugaan-dugaan yang berdampak gosip yang tentunya merugikan bagi saya maupun pihak PH.”
Dalam jumpa pers pagi itu, Loretta membantah keras kasus skandal yang menimpa dirinya beberapa hari lalu. Dia mengaku membangun hubungan baik dengan aktor tampan Olsen Carter, tetapi hanya sebatas membangun chemistry untuk projects film yang sementara mereka bintangi bersama. Lore pun membenarkan adanya keberadaan dia di sebuah hotel mewah pagi itu. Namun, dia membantah adanya Olsen di sana.
🎙️ “Benar saya menginap di Nobu Hotel malam itu karena lelah dan sedikit pusing saat menghadiri pesta. Karena lokasi dan jaraknya yang dekat maka dari itu saya memilih bermalam di Nobu daripada melanjutkan perjalanan ke mansion. Tapi sejujurnya saya sendiri yang berada di sana malam itu dan tidak ditemani siapapun.”
Pada kesempatan itu juga, Lore menegaskan bahwa issue yang mengatakan bahwa dia akan didepak dari AXE Production, tidaklah benar sama sekali dan hal itu dibenarkan dari pihak PH sendiri.
__ADS_1
🎙️ “Sama sekali tidak ada pemecatan ataupun pembatalan kerjasama dengan artis manapun yang bekerjasama dengan pihak kami. Semua sudah ada dalam kontrak eklusif jadi project ini akan tetap berjalan hingga selesai.”
Persetan dengan persetujuan daddy. Dia tahu apa yang aku sukai dan aku inginkan. Ini pilihan terbaikku. Thanks AXE sudah memberiku kesempatan untuk terus bersama Olsen.
Loretta membatin dengan sorak sorai dalam hati, tetapi tidak menunjukkan ekspresi senyum ataupun senang sama sekali. Wajah datar tanpa ekspresi yang sedari tadi mendominasi.
...***...
“Sh*it! Bagaimana bisa ja*lang itu tidak didepak dari PH-nya?” teriak seorang wanita.
“PH itu benar-benar sengaja mendekatkan mereka? Ini tidak bisa dibiarkan! Lihat saja kau wanita mu*rahan,” ucap wanita itu lagi dengan geram.
Wanita itu tidak lain adalah tunangan Olsen. Dia lalu meraih ponsel dan langsung menghubungi tunangannya yang entah di mana. Tidak butuh waktu lama telepon pun tersambung.
📲 “Aku tidak perduli kau berada di mana pun saat ini. Datang ke rumah sekarang juga.”
Hanya kalimat tidak cukup panjang itulah yang terlontar. Wanita itu pun langsung mengakhiri panggilan singkatnya.
__ADS_1
Tidak jauh berbeda dengan reaksi tunangan Olsen, di kediaman Collins pun mendadak panas. Gilmer marah atas keputusan putrinya yang lebih memilih bertahan di AXE Production daripada kembali dan memimpin perusahaan. Tak hanya itu, pria paruh baya itu pun malu atas kebohongan sang putri. Pasalnya dia tahu benar apa yang dilakukan Loretta.
“Tenanglah, Gilmer–”
“Tutup mulutmu, Hellene! Sudah cukup kau membela putri kesayanganmu itu! Lihat apa yang dia lakukan, apa kau tidak merasa malu atas perbuatan putrimu? Berkali-kali dia mengecewakan kita Hellen. Apalagi yang harus aku lakukan? Menyuruhnya pergi jauh supaya mendidik dia? Aku rasa kita terlambat menyadarkannya, Hellene.” Gilmer berucap lemah dengan penuh penyesalan.
Hellene tidak mampu berkata-kata dan hanya menatap suaminya dalam diam dengan perasaan campur aduk antara kecewa dan juga sayang.
Hentikan ini, Lore. Kali ini saja ….
...🌻🌻🌻...
...Hai, AG kembali lagi. Jangan lupa dukungannya yah, gesss....
...Satu lagi, mampir dulu di karya temanku yan atu ini sambil menunggu bab selanjutnya dari AG yah. Tinkyuuw all ❤️...
__ADS_1