Pesona Hot Enemy

Pesona Hot Enemy
Bab 14. Saling Menolong


__ADS_3

Loretta baru saja hendak memasukkan ponselnya kembali ke dalam tas, tetapi pintu mobil sudah lebih dulu dibuka paksa oleh seseorang dan menarik dia secara kasar keluar dari sana.


“Hei! Siapa kau? Lepaskan dia!” Lynette yang kebetulan ada saat itu, gesit menahan sebelah tangan Loretta dengan kuat hingga terjadi adegan tarik-menarik.


Loretta yang seolah diperebutkan, merasakan sakit akibat duel antara Lynette dan wanita aneh yang entah muncul dari mana, kemudian membuka pintu mobil lalu hendak membawa pergi Loretta. Artis cantik yang baru saja memberikan klarifikasi saat itu geram melihat wanita aneh yang mati-matian ingin menarik paksa dirinya.


“Lepas, Lynette. Tanganku sakit,” rintih Lore. Namun, Lynette tidak mengindahkan keluhan itu. Manusia setengah pria dan setengah wanita itu lebih takut jika Lore sampai dibawa kabur. “Lepaskan, Si*alan!” pekik Lore yang sudah tidak dapat menahan rasa sakitnya.


Tiba-tiba saja wanita aneh itu terjerembab ke tanah begitu saja setelah mendapat tendangan cukup keras dari Lynette. Dia marah dan segera bangkit berdiri lalu dengan gerakan cepat, dia menarik rambut Lore dengan kuat.


“Wanita ******. Kau panggil aku apa? Si*alan? Bukankah itu panggilan yang sangat cocok untuk dirimu yang suka mengambil barang milik orang lain?” Wanita yang diduga tunangan dari aktor tampan Olsen Carter itu terus mencengkram rambut Loretta dan dengan mudah menyakitinya.


“Lepaskan dia, Wanita gila!” pekik Lynette–manager Lore. Dia ingin menolong tetapi takut tindakannya justru akan semakin menyakiti Loretta.


“Tutup mulutmu, Kuda laut! Ini sama sekali bukan urusanmu,” ucap wanita itu pada Lynette. “Lebih baik kau segera pergi dari sini atau wajahmu yang aneh itu akan aku jadikan santapan hiu goblin, aaaakkkkhhh … s*hit.”


Belum sempat menyelesaikan ucapannya, wanita itu tiba-tiba saja berteriak saat kakinya dipijaki heels milik Loretta. Kesal dengan rambutnya yang sudah berantakan serta kepala yang terasa sakit, Loretta menancapkan heels-nya dengan sangat kuat di kaki wanita itu. Saat itu juga wanita aneh tadi melepaskan cengkramannya dan Loretta berkesempatan melepaskan diri.

__ADS_1


“Rasakan kau, Wanita gila!” teriak Lynette seraya hendak mendekati wanita itu. Tujuannya ingin memberikan pelajaran, tetapi dia sendiri lebih dulu terpental ke mobil akibat tendangan dari wanita tadi.


“Oh, sh*it!” umpat Lore.


Melihat hal itu Loretta ingin membalas perbuatan wanita yang merupakan tunangan dari kekasihnya, tetapi gerakan Lore kalah telak saat wanita itu berbalik dan mendorongnya hingga terjatuh. Loretta menjerit kesakitan karena dorongan itu mengakibatkan tangannya lecet.


“Kenapa? Sakit?” tanya si wanita sembari mendekat lalu menunduk dan menangkup kedua pipi Lore dengan kuat. “Kau tau apa itu sakit?” Sekali lagi dia bertanya dengan tatapan tajam yang menusuk. “Sakit itu saat barang berharga milikmu hilang karena diambil paksa dan dibawa pergi oleh orang yang tidak tahu diri,” imbuhnya penuh penekanan dengan tangkupan yang semakin diperkuat.


Loretta meringis kesakitan refleks menepis tangan wanita itu dari wajahnya. Tidak tahan melihat tatapannya yang tajam bak hantu valak, Loretta pun meludahi tepat di wajah wanita itu. Tentu hal ini sangat berpotensi membangkitkan amarah, bukan? Benar. Pada saat bersamaan Lore hendak bangkit, tetapi wanita itu lebih dulu menarik tangannya dengan kuat. Loretta kembali terduduk dan seketika dia pun menjerit saat rambutnya dijambak lagi.


Melihat wanita itu yang seolah telah menunjukkan sisi iblisnya, Lynette memberanikan diri menolong Lore sekali lagi. Akan tetapi, pria kemayu itu baru bergerak sedikit saja, tiba-tiba gerakannya terhenti lantas dia pun siap di tempat bak patung bernyawa. Bagaimana tidak? Tangan wanita itu teracung dengan sebuah Desert Eagle yang mengarah tepat di dada Lynette. Pria kemayu itu membeku seketika dengan jantung yang berdetak tak karuan. Baik Lynette maupun Loretta sama-sama pucat pasi melihat benda dengan berat hampir mencapai 2 kg dan panjang 30 cm serta memiliki daya tembak 2000 joule.


“Diam di tempatmu jika kau masih ingin bekerja untuk ja*lang ini!” Lynette seumur-umur baru pernah merasa terancam maut seperti ini.


“Lepaskan dia, Bedebah sia*lan! Urusanmu denganku bukan dengannya,” ucap Lore pelan tapi penuh penekanan. Meskipun takut tetapi dia juga mengkhawatirkan sang manajer yang sudah seperti sahabat.


Usai Loretta berkata demikian, entah bagaimana, dari mana datangnya, dan cara seperti apa yang dilakukan wanita itu hingga sebilah pisau lipat tiba-tiba menempel di leher Loretta.

__ADS_1


“Tentu aku ingat dan tidak akan pernah melupakannya,” ucapnya dengan seringai.


Baik Loretta maupun Lynette sama-sama tak berkutik. Jika tadi mereka masih bisa untuk saling menolong, tetapi kali ini tidak sama sekali. Bergerak sedikit saja maka dada Lynette akan hancur dengan satu bidikan Desert Eagle. Sementara itu, leher Lore akan tergores belati.


Namun, tiba-tiba dari arah belakang seseorang mendorong wanita itu dan merampas Desert Eagle miliknya dan berbalik mengacungkan benda berbahaya tersebut tepat di kepalanya.


“Tinggalkan tempat ini sekarang juga atau aku akan melupakan jika kau adalah seorang wanita!”


...🌻🌻🌻...


...TBC....


...Jangan lupa like, komen, dan rate ⭐⭐⭐⭐⭐...


...Sambil menunggu episode berikutnya, mampir juga karya teman AG yang satu ini yah …....


__ADS_1


__ADS_2