PESONA KAKAK IPAR

PESONA KAKAK IPAR
ep 19


__ADS_3

Suatu hari Wisnu mendapat informasi dari orang suruhannya.


Dia menerima beberapa foto mesra antara Naisya dengan beberapa lelaki tampan,


parahnya lagi Naisya juga sering keluar masuk hotel berbintang dengan banyak lelaki dengan silih berganti.


"Akhirnya semua kebusukanmu terbongkar. kini akanku tunjukkan pada keluargamu tentang siapa sebenarnya anak kesayangan mereka ini." lirih Wisnu dengan tersenyum sinis.


"Sedang apa kamu?." tanya Viona.


"Aku hanya sedang memikirkan tentang dirimu." jelas Wisnu.


Viona tersipu malu dengan rayuan demi rayuan yang Wisnu lontarkan kepada dirinya.


"Maukah kamu menceritakan tentang fobia kamu terhadap hewan itu sayang? aku penasaran bagaimana mungkin kamu bisa setakut itu terhadap hewan sekecil itu."Wisnu mencoba mengalihkan pembicaraan.


"Sebenarnya dulu aku adalah orang yang suka sekali dengan makanan itu, namun pada suatu ketika keluargaku mengunjungi sebuah wisata, dan disana kami memesan makanan dengan beragam olahan seafood, saat itu aku dan Naisya berebut hewan itu dan pada akhirnya aku tak sengaja mendorong Naisya hingga kepalanya terbentur. karena kecerobohanku tuan Firma murka dan menghajar ku habis-habisan. aku mulai di kurung di gudang yang gelap dan pengap, aku sangat ketakutan dan dari kejadian itu aku selalu takut dengan hewan yang satu itu. aku benar-benar ketakutan. aku selalu membayangkan saat-saat mengerikan dalam hidup ku. aku sungguh tak sanggup menceritakan semua ini...hik hik hik." Viona tak dapat membendung air matanya.

__ADS_1


"Maafkan aku viona, aku tidak bermaksud mengungkit masa lalumu yang sesakit ini, maafkan aku." Wisnu memeluk tubuh Viona yang gemetaran.


sesak sekali rasanya dada Viona, dia kembali meneteskan air mata, namun kini dia sedikit tenang saat Wisnu mendekap tubuhnya.


"Sudah sayang, mari kita pergi belanja..." ucap Wisnu dengan meregangkan pelukan.


"Sungguh? apa pun yang aku mau kamu mau membayarkan untuk ku???." Viona menyeka air mata dan tersenyum tipis.


"Apa pun sayang, mari kita berangkat...."


mereka pun pergi ke sebuah pusat perbelanjaan


Wisnu heran mengapa Viona membeli semua makanan dan minuman sebanyak itu....


bukan dia takut kehabisan uang, melainkan dirinya takut jika makanan dan minuman itu hanya terbuang sia-sia.


"Sayang apakah kamu hendak membuka warung...??" Wisnu memicingkan mata dengan menatap Viona yang asik dengan memilah milih makanan.

__ADS_1


"Nanti kamu juga tau sendiri!!" cetus Viona dengan meraih beberapa kaleng susu.


"Sstaga viona, bagaimana cara kita membawa ini semua?..tangan ki hanya dua, mana mungkin membawa semua barang ini..." Wisnu keheranan dengan melihat belanjaan yang super banyak di hadapannya.


"Kita bisa minta tolong pada karyawan yang bekerja di sini. kita tinggal memberi dia beberapa tip saja...." jelas Viona.


mereka pun selesai berbelanja dengan sedikit kerepotan memasukkan barang barang ke dalam mobil....


"Biar aku yang nyetir ya..." Viona menyunggingkan senyuman manis.


hingga membuat Wisnu tak dapat menolaknya.


mereka melaju ke sebuah panti asuhan.....


"Anak-anak, kakak datang." teriak Viona yang di sambut oleh para anak panti.


Viona membagikan makan dan minuman itu kepada semua anak dengan di bantu oleh Wisnu.

__ADS_1


"Jadi ini semua untuk anak-anak ini? kamu sungguh baik hati sayang, aku semakin mencintai kamu." ucap Wisnu penuh rasa bangga.


Wisnu menemani anak panti bermain dengan tawa canda yang membuat hati Viona semakin terpikat oleh pribadi Wisnu.


__ADS_2