PESONA KAKAK IPAR

PESONA KAKAK IPAR
ep 37


__ADS_3

Pemakaman firma....


Semua keluarga merasa sedih karna kepergian Firma.


tiba saatnya firma di makamkan, Viona menangis saat melihat ayahnya di masukkan ke dalam liang lahat.


Hik hik hik...


"Ayah...." Viona menangis histeris di pelukan sang suami


"Jangan menangis sayang! air matamu hanya akan membebani jalan ayahmu, kita doa kan supaya ayah tenang di alam sana..." Wisnu mengusap air mata sang istri


"Aku menyesal telah mengabaikan ayah, jika saja aku tau hidup ayah di dunia hanya sampai disini, maka sebelum kepergiannya aku pasti akan memohon maaf pada beliau...!" Viona menangis tersedu- sedu


"Jangan kamu menyalahkan diri sendiri, ini semua sudah takdir dari sang pencipta. relakan kepergian ayah" jelas Wisnu


Tak berselang lama pemakaman telah selesai.


Semua keluarga sudah meninggalkan tempat pemakaman tersebut, hanya tinggal Viona, Wisnu, Naisya dan bunda Lisa(ibunda Viona) .

__ADS_1


"Viona maafkan aku!! selama ini aku selalu menyakiti kamu, aku juga selalu menghasut ayah untuk membenci dirimu. sekarang di depan makam ayah dan juga kalian semua yang ada disini, aku Naisya memohon maaf padamu dik..." naisya meraih tangan sang adik


Viona masih merasa sakit hati dan juga marah atas semua perlakuan kakaknya selama ini, namun di dalam hati kecilnya dia ingin membuka pintu maaf pada sang kakak.


"Aku sudah memaafkan kamu, maaf tapi tidak baik membicarakan suatu masalah di depan makan ayah. lebih baik jika kita bicarakan ini di rumah..." jelas Viona


"Ibu senang kalian bisa saling memaafkan! mulai sekarang kita tidak akan seperti dulu, kalian harus janji pada bunda untuk selalu rukun dan menjadi anak-anak kebanggaan bunda" bunda Lisa memeluk ke dua anaknya.


"Ehem..." seseorang datang dengan membawa bunga di tangannya


"Reyhan....!" lirih Naisya


"Turut berduka cita tante, maaf saya baru bisa datang sekarang. dikarenakan ada sedikit masalah di kantor pusat" jelas Reyhan


"Rey...kemana saja kamu selama ini? aku lelah mencari kamu!" maki Naisya


"Aku tengah sibuk mencari masa laluku yang ku tinggalkan dulu, tapi setelah aku menemukannya ternyata dia sudah memiliki pengganti diriku..." jelas Reyhan dengan memandang wajah Viona


Wisnu memanas melihat tatapan lelaki lain yang menatap kearah sang istri.

__ADS_1


dia mengepalkan tanangan, saat dia hendak mengangkat tangannya untuk memukul Reyhan, seketika Viona meraih tangan Wisnu dengan tatapan yang meyakinkan dirinya bahwa tidak akan terjadi apa-apa di antara mereka lagi.


"Maksud kamu naisya?? kamu harus sadar Rey, dia sudah menikah jadi jangan sekali-kali kamu merusak hubungan mereka, jika tidak maka kamu harus berhadapan dengan ku..." maki Naisya


"Sekarang ada yang jadi pelindung nih, tidakkah kamu sadar, jika kamu itu bukan pelindungnya tapi kamu hanya petaka bagi hidupnya...karna kamu juga lah yang membuat pertunangan ku dan dia menjadi berantakan, semua ini karna kamu Naisya...!" Cetus Reyhan


"Cukup..." bentak Viona


"Masalah yang sudah lalu biarlah berlalu, jadi jangan ungkit itu lagi mulai dari sekarang dan selamanya! kita ini sedang berkabung, kenapa kalian malah sibuk dengan masa lalu, kalian punya hati atau tidak...??!?"cetus Viona dengan menatap ke arah Reyhan dengan penuh amarah


"Aku tidak bermaksud mengungkit masa lalu kita Vi, hanya saja kakak mu yang memancing emosiku. mohon maafkan aku" lirih Reyhan


"Rey...." Naisya memeluk dirinya dengan menangis


"Maaf kami harus pulang! selesaikan masalah kalian berdua, tapi tolong jangan di depan makan ayah...!" ucap Wisnu dengan menggandeng sang istri untuk meninggalkan tempat itu.


"Rey aku masih mencintai kamu, maukah kita kembali seperti dulu lagi! aku tidak akan menyia-yiakan dirimu lagi! aku sadar bahwa aku mencintai kamu setelah kamu meninggalkan diriku untuk waktu yang lama Rey.." ucap Naisya dengan memeluk Reyhan


"Aku akan berusaha menerima semua kenyataan ini, mari kita bangun sesuatu yang lebih indah. aku ingin mencoba mencintai kamu dan menerima semua ini" jelas Reyhan

__ADS_1


Seketika Naisya terkejut mendengar kalimat yang membuat dirinya bahagia.


Pada akhirnya mereka memilih untuk bersama kembali dan mencoba memperbaiki semua kesalahan di masa lalu, dan akan menjadi lebih baik di masa sekarang dan seterusnya.


__ADS_2