
Beberapa bulan kemudian...
Keluarga Narendra menerima surat undangan pernikahan Naisya dan Reyhan.
Viona :"Akhirnya mereka menikah juga...."
Wisnu :"Sudah saatnya mereka menempuh hidup baru sayang, biarkan mereka belajar dari kesalahan yang lalu dan menjadi lebih baik untuk ke depannya...!!"
Wisnu meraih tangan sang istri dan menciumnya.
Tiba-tiba datanglah ibunda wisnu dengan membawa makanan ringan untuk mereka...
"Duh mesranya...." sang bunda menggoda kedua anaknya
"Bunda...." Viona merasa malu dengan apa yang sedang bundanya lihat
"mengganggu saja, kenapa bunda datang tanpa bersuara seperti itu..." ucap Wisnu
"Bunda hanya ingin memberikan kalian camilan saja kok, kalian lanjutkan saja...hehe" ucap sang bunda
"Bun, besok acara pernikahan naisya kita semua datang ya bun...!" pinta Viona
"Pasti nak mereka juga kelurga kamu. yang berarti adalah bagian dari keluarga kami juga...bunda sangat menyayangi kamu nak" Ibunda wisnu memeluk sang menantu.
Keesokan harinya....
Semua keluarga Narendra sudah bersiap
namun entah kenapa Viona merasa sangat pusing dan sedikit mual..
Huek huek....
Viona merasa seluruh badannya terasa lemas tak bertenaga.
"Sayang jika kamu sakit kita tidak usah datang dulu..." ucap sang suami
"Tapi bunda dan naisya akan sangat kecewa kepada ku sayang...!" jelas Viona
__ADS_1
"Nak begini saja, kamu antar istrimu ke dokter dan kami akan berangkat dulu. setelah itu kalian menyusul kesana, bagaimana..??" ucap Wisma
"Iya nak ayahmu benar kalian periksa dulu saja ke dokter setelah itu baru ke sana, nanti biar kami yang jelaskan pada ibu dan kakak mu...!" Jelas ibunda Wisnu
Viona hanya mengangguk, mereka pun berangkat ke dokter.
Di perjalanan wisma dan sang istri merasa khawatir dengan kondisi sang menantu.
namun mereka terus melanjutkan perjalanan mereka menuju kediaman Firma(tempat resepsi)
tak berapa lama mereka sampai di rumah Firma.
"Selamat datang besan, mari masuk..." ucap nyonya Firma
Mereka masuk dan duduk di kursi khusus yang di sediakan untuk keluarga Narenda
Tami kehormatan.
"Salam paman dan juga bibi. ngomong-ngomong dimana Viona dan suaminya...??" Tanya Naisya dengan memberi salam pada mereka
"Viona sakit apa, kenapa dia tak menghubungi kami..??" ibunda Viona merasa khawatir atas kesehatan sang putri.
"Tenang saja Viona hanya meriang biasa..." jelas Wisma
"Bunda apakah acara ini kita tunda dulu untuk menunggu Viona. aku sangat khawatir bunda...!!" Ucap naisya
"Tidak perlu nak Naisya, tadi Viona sudah pesan kepada saya untuk tidak menunggu dia..." sambung Nyonya Wisma
Acara pun dimulai dengan sangat meriah dan mewah.
banyak tamu yang datang di acara tersebut.
pernikahan kedua belah pihak yang tergolong dari keluarga yang terpandang di kotanya.
Di tengah-tengah acara Viona dan Wisnu datang dan duduk bersama keluarga Narendra.
"Sayang ku, bagaimana keadaan kamu nak...?" Tanya ibunda wisnu
__ADS_1
"Bunda aku hamil..." bisik Viona
Seketika itu sang ibunda bersorak dan memeluk sang menantu dengan sangat bahagia.
semua mata tertuju pada mereka.
"Ada apa dengan mereka...?" bisik Reyhan kepada sang istri.
"Aku juga tidak tau, sepertinya mereka sangat senang..." sambung sang istri
Tiba-tiba dengan bangganya tuan WISMA naik ke pelaminan dan berdiri tegap di depan para tamu undangan...
"Disini saya sampaikan kebahagiaan yang tiada tara. atas pernikahan kedua mempelai dan juga kejutan yang luar biasa yang tuhan berikan kepada keluarga kami. anak kami Viona sedang mengandung..." Ucap Wisma
Semua orang memberi tepuk tangan.
Ibunda Viona pun berlari dan memeluk sang anak dengan tangis kebahagiaan.
tak lama sang kakak pun berjalan menghampiri adik dan ibundanya
"Selamat ya dik, kakak ikut bahagia dengan kehamilan kamu...!" ucap naisya sembari memeluk adik dan ibundanya
"Terima kasih kak, selamat juga atas pernikahan kakak. mari kita mulai semua kehidupan ini dengan awal yang bahagia. aku sangat menyayangi kalian..." Viona terharu dan menangis di pelukan kakak dan ibundanya.
"Sob titip hati gua yang masih ada di istri lo. gua akan berjuang untuk melepaskan dia, aku memilih untuk mencintai istri gua. selamat atas kehamilan Viona!! sekarang gua baru sadar bahwa yang Tulus lebih berharga dari yang Mulus. kamu telah mendapatkan yang Tulus, maka jaga dia sob..." Reyhan menepuk pundak Wisnu
Wisnu tersenyum dan mengangguk.
mengiyakan apa yang Rayhan katakan pada dirinya.
Semua orang ikut merasakan kebahagiaan mereka hingga mereka bertepuk tangan dengan meriah.
**TAMAT**
__ADS_1