PESONA KAKAK IPAR

PESONA KAKAK IPAR
ep 24


__ADS_3

KETEMU MANTAN...


Sore itu Viona berjalan di sekitar taman kota


tanpa pengawalan wisnu, dikarenakan dia tengah sibuk dengan pekerjaannya di kantor.


wisnu juga menyuruh viona pulang lebih awal..


"Lama sekali aku tidak berkunjung ke sini, tempat ini masih sama seperti dulu." Viona berkeliling taman sekedar melepas rindu pada tempat yang penuh sejarah


mata viona tertuju pada kursi di samping taman, membuatnya mengingat saat tertawa bersama dengan Reyhan (mantan tunangan)


terselip rasa rindu namun juga benci


mengingat terakhir kali dirinya mendapati sang tunangan tengah bermesraan dengan kakak kandungnya di rumah Reyhan.


"Melihat tempat ini, kakiku seperti terseret magnet yang membawaku untuk singgah di sini. tak dapatku pungkiri dia adalah orang pertama yang mengenalkan aku tentang bagaimana cara untuk bahagia. tapi, sudahlah...!!" viona duduk di kursi taman dengan sedikit memejamkan mata.


Viona semakin larut dalam bayang-bayang masa lalu nya


saat viona hendak beranjak pergi

__ADS_1


ada seseorang yang memeluknya dari belakang..


viona mengira itu adalah wisnu, karna dia selalu datang begitu saja dimana pun viona berada...


"Wisnu...bukankah kamu banyak peker....jaan"


viona berbalik dan


Jreng...


bukan wisnu yang memeluknya melainkan reyhan sang mantan tunangan


"Apa perduli kamu, bukankah aku ini tidak ada ikatan dengan lelaki mana pun. jadi aku bebas untuk bersama siapa pun yang aku suka...." ucap Viona dengan nada datar.


"Biona, jangan macam-macam, kamu ini milik ku...." bentak Reyhan.


"Milik mu? hahaha, anda sedang bermimpi atau sedang kesurupan tuan??....jika mimpi cepatlah bangun ini sudah sore, dan jika anda kesurupan maka cepatlah sadar..jangan terlalu berhalusinasi tuan REYHAN..." jelas viona dengan sedikit menyunggingkan senyum sinisnya.


"keterlaluan kamu Viona, kamu ini tunangan ku...." maki Reyhan.


"Tunangan anda bilang??...sadarkah anda saat anda berkata saya adalah tunangan anda, di situlah letak kesalahan terbesar dari anda tuan. lucu sekali bisa bertemu dengan anda, membuat ku muak...." Viona hendak melangkah pergi

__ADS_1


namun reyhan kembali memeluknya dari belakang


"Maafkan aku yang dulu...sekarang mari kita bina hubungan kita dari awal lagi, aku janji tidak akan berbuat seperti itu lagi" bisik reyhan


"Jangan harap...."viona menginjak kaki reyhan


hingga membuat dia melepaskan pelukan nya


"Viona kamumenyakiti ku! kamu sudah berubah menjadi liar seperti ini...." maki Reyhan dengan menyeringai kesakitan.


"Saya menjadi seperti saat ini itu semua karna anda yang mengajari saya cara untuk merubah semua kelemahan di diri saya...dan kesakitan yang anda rasakan tidak sebanding dengan apa yang saya lihat waktu kamu bercumbu dengan naisya di hadapan saya...rey, aku tidak menyalahkan kamu untuk tergoda dengan rayuan naisya, tapi aku menyalahkan diri ku sendiri...karna aku pernah menyerahkan hati dan cinta ku untuk orang yang tidak kuat iman seperti mu, satu lagi kesalahan yang paling membuat ku sakit iyalah karna aku pernah mengenal dirimu...." viona pergi dari hadapan reyhan


Kini reyhan tak dapat mencegah kepergian Viona.


dia benar-benar di buat terpojok dengan kata-kata Viona yang bagaikan belati yang menusuk dadanya.


Reyhan kini menyesali apa yang sudah dia perbuat kepada diri viona dulu


Reyhan terduduk dan mengingat saat menyakitkan, dimana viona berdiri di depan pintu dan melihat reyhan bercumbu mesra dengan kakak kandungnya..


"Aku benar-benar bodoh telah mengkhianati kamu Vio! tapi aku masih mencintai kamu, meski aku tak dapat mengendalikan diri saat berhadapan dengan rayuan kakakmu. tapi itu semua karena kamu tak pernah mau untuk menuruti keinginanku..." Reyhan mengacak rambut.

__ADS_1


__ADS_2