
Pernikahan....
Pagi itu Viona merasa bahagia karna hal yang dia impikan akan segera menjadi kenyataan
Viona menatap wajah wisnu yang tertidur pulang di sampingnya...
"Kamu pasti lelah, harus mengurus semua persiapan pernikahan kita...terima kasih sudah mau mengijinkan aku untuk mengisi hari-hari mu" lirih viona.
wisnu perlahan membuka mata...
"Pagi sayang..." sapa Viona.
"Pagi...kamu terlihat cantik sekali hari ini..."
"Jangan menggodaku seperti ini...kita harus siap-siap sebentar lagi acara akan segera di mulai!!" viona menarik tangan wisnu.
"Cium dulu dong baru aku mau bangun...."
"Emuachhhhh..." viona mencium pipi wisnu.
"Yang ini belum sayang..." wisnu memonyongkan bibirnya.
"Kalau masih menggodaku, jangan salahkan aku jika aku kawin lari dengan lelaki lain...wekkk" viona menjulurkan lidah.
"Jangan macam-macam kamu viona..." bentak Wisnu.
"Ya sudah aku minta maaf...makanya aku cepat bangun, tidak enak sama ayah dan bunda" jelas viona
" Iya aku bangun...kamu siap-siap duku aku mau mandi" wisnu pun melangkah ke kamr mandi
Viona keluar kamar dan menuju kamar rias yang sudah di siapkan
tak lama viona sudah siap dengan baju pengantin yang menjuntai indah.
__ADS_1
"sayang kamu sudah siap belum...??" ucap wisnu dari kejauhan
"sudah...mari kita turun" viona menghampiri wisnu
wisnu melihat kecantikan yang viona pancarkan membuat dia tak berhenti menatap wajah nya.
"jangan melihat ku seperti itu!!..aku malu" viona menundukkan kepala
"kamu benar-benar cantik bidadari pun kalah jika di bandingkan dengan dirimu sayang..."
" sudah jangan seperti itu...mari kita turun" viona menggandeng lengan wisnu.
semua mata tertuju pada pasangan sejoli yang tengah turun dari anak tangga
mereka tertegun melihat kecantikan dan ketampanan dari sepasang calon pengantin itu...
ibunda viona dan ibunda wisnu mendekati mereka dan mengiringi langkah mereka menuju pelaminan.
"Jangan gugup nak, ibunda ada bersama mu"
para orang tua sudah menghantarkan anak mereka duduk di pelaminan
acara peemrnikahan pun berlangsung
di iringi dengan doa para tamu undangan
dan mereka pun akhirnya resmi menjadi sepasang pasutri..
acara berlangsung sangat meriah
mata viona mencari keberadaan sang ayah
meski dia sangat membenci ayahnya
__ADS_1
tapi dia juga mengharap kehadiran dari sang ayah
viona meneteskan air mata..
"Kamu kenapa sayang??" wisnu khawatir dengan apa viona yang menangis di sampingnya.
"Dari sekian banyak tamu undangan aku tidak mendapati sesok ayah ku di sini!!..aku hanya ingin dia melihat ku di pelaminan dan memberi restu kepada kita, tapi nyatanya dia tak datang juga" jelas viona.
"dia itu lelaki yang kejam dan tidak punya perasaan sayang...sudah jangan menangis di haru bahagia kita, aku tidak menyukainya" cetus wisnu.
viona menatap mata wisnu dengan penuh rasa cinta
sudah beberapa jam mereka duduk di pelaminan
para tamu undangan juga sudah pulang
tinggal keluarga besar Narendra yang masih berkumpul disana.
"nak...bunda pamit pulang dulu ya, kamu baik-baik disini" ibunda viona pun berpamitan kepada semua keluarga yang berkumpul disana.
viona tersenyum akhirnya dia bisa merasakan kasih sayang dari ibundanya tanpa harus berdebat dengan siapa pun.
"kalian istirahat lah dulu...dan nikmati malam pertama kalian" bisik ayah wisnu
"siap ayah!! mau cucu berapa?? aku buatkan nanti malam" wisnu tertawa
"jangan seperti itu aku malu" viona mencubit lengan wisnu
"sudah sana masuk kamar...istri mu sepertinya sudah tidak sabar" ibunda wisnu ikut menggoda mereka
"bunda..." ucap viona dengan wajah yang memerah
wisnu pun membawa sang istri ke dalam kamar....
__ADS_1