PESONA KAKAK IPAR

PESONA KAKAK IPAR
ep 33


__ADS_3

Wisnu bertemu Reyhan...


Beberapa hari ini viona merasa sedikit jenuh


dia meminta sang suami untuk menemani nya ke sebuah pusat perbelanjaan..


"sayang aku mau beli sesuatu buat anak-anak panti....boleh ya!!?" pinta viona


"apapun ku belikan buat kamu sayang..." wisnu mengusap tangan viona yang menggandeng lengannya


mereka pun asik dengan berbelanja


tanpa viona sadari ada Reyhan yang memperhatikan mereka dari kejauhan...


hati nya saat ini begitu terluka, dia tak menyangka wanita yang selama ini mencintainya


dengan semudah itu melupakan dirinya dan semua kenangan saat bersama


kebahagiaan yang kini terlihat jelas di wajah viona, membuat reyhan terbakar api cemburu.....


karna viona tidak pernah terlihat sebahagia ini saat mereka bersama dulu..


sesuatu yang pernah pergi akan terasa sangat berharga saat dia di miliki orang lain.


"sayang aku ke toilet bentar...." ucap wisnu


viona pun mengangguk dan kembali melanjutkan berbelanja


"viona......"


viona terkejut saat reyhan tiba-tiba muncul di hadapannya.


"kamu tau satu hal yang membuat aku tidak bisa melupakan kamu, adalah senyum indah di bibir mu itu...." reyhan meraih tangan viona


"kamu pasti juga tau Rey satu hal yang tidak dapat aku lupakan dari kamu...itu adalah penghianatan kamu!!!" cetus viona

__ADS_1


"itu dulu vi...tapi sekarang aku sudah berubah, aku sadar bahwa hanya kamu yang mampu mengerti dan memahami diriku..." reyhan menatap wajah viona dengan penuh rasa bersalah


"huh.....setelah kamu gagal dan kamu ingin kembali kepada ku???...demi tuhan aku tidak mau. setelah apa yang kamu perbuat dengan naisya di hadapan ku, saat itu pun aku mengubur dalam rasa cinta ku atas dirimu...aku sudah menikah, jadi tolong menyingkir dari hidup ku jangan ganggu aku lagi..." cetus viona


"Vi....aku mohon beri aku kesempatan sekali lagi, aku tidak mempermasalahkan status kamu saat ini...yang terpenting kamu mau menerima ku kembali..."


Plakk....


satu tamparan keras melayang di pipi reyhan


viona sangat murka dengan kata-kata murahan yang sering kali dia ucapkan kepada viona...


"mengenalmu saja adalah sebuah petaka bagiku, mencintai kamu adalah kesalahan dalam hidup ku...dan sekarang kamu memintaku untuk menerima kamu kembali, maaf Rey!!!.. hati ini bukan halte yang dengan seenaknya kamu tempati dan kamu tinggalkan begitu saja, carilah wanita yang bisa menerima kamu dengan semua kesalahan yang pernah kamu perbuat...tapi maaf wanita itu bukan aku ......!!!" cetus viona


saat perdebatan mereka semakin memuncak


tibalah wisnu dengan wajah yang sangat marah


"menyingkir dari hadapan istri ku ......" bentak wisnu


"Reyhan cukup....aku tidak mau mendengar maupun melihat kamu di hidupku sekarang dan kehidupan mendatang...cepat pergi dari hadapan ku" bentak viona


"kamu tidak ingat semua kisah tentang kita vi??....tidak kah kamu melihat sedikit saja perjuangan kita dulu" ucap reyhan


"sudah ku peringatkan untuk menjauh dari istri ku....berani sekali kamu menyentuh tangan istri ku" wisnu sangat murka dia pun menghajar reyhan sampai babak-belur...


viona tak dapat menghentikan amarah sang suami, dia pun berlari untuk memberitahu pihak keamanan mall tersebut...


tak lama viona dan pak satpam datang


namun viona hanya meminta untuk mengamankan reyhan yang membuat kegaduhan di sana...


"sayang kita pergi dari sini...." wisnu yang masih terbakar emosi, dia menarik istrinya keluar dari mall.


viona merasakan sakit di pergelangan tangan nya

__ADS_1


genggaman wisnu terlalu erat, membuat dia berusaha menahan rasa sakit..


mereka pun pulang tanpa membawa apa pun


selama di perjalanan viona menyembunyikan tangan nya, hingga wisnu tidak dapat melihat istrinya terluka karna dirinya...


viona menatap wajah wisnu


terlihat jelas jika dia masih marah, entah wisnu marah terhadap dirinya atau kepada reyhan


mereka hanya saling bungkam


hingga viona mencoba memecahkan kebisuan diantara mereka...


"wisnu apakah kamu tidak ingin tau tentang dia???"


wisnu melirik viona dan seketika dia menghentikan mobilnya.


"jelaskan...." cetus wisnu


"dia adalah mantan tunangan ku dulu...tapi dia menghianati aku dan memilih bersama naisya...aku sangat sakit waktu itu melihat mereka berciuman di depan mataku...aku minta maaf jika aku baru mengatakannya saat ini" viona menundukkan kepala


wisnu tersenyum akhirnya sang istri mau berkata jujur di hadapan nya


meski sedikit sakit namun wisnu lega jika viona terbuka dengan masa lalunya...


"lupakan....sekarang kemarikan tangan kamu"


viona pun menuruti kemauan dari suaminya


tanpa dia duga ternyata sang suami mengetahui bahwa tangan nya terluka


wisnu meniup tangan viona dengan penuh rasa bersalah


dia juga membawa viona untuk membeli salep untuk luka di tangan nya.

__ADS_1


__ADS_2