
KEPERGIAN FIRMA....
Suatu hari keluarga Narendra mendapat kabar bahwa ayah kandung Viona telah meninggal dunia.
"Bagaimana cara kita menyampaikan ini pada Viona nak...??" ucap nyonya wisma
"Kita harus memberi tau dia bund, aku yakin dia sebenarnya masih perduli terhadap ayahnya. hanya saja dia terlalu terluka dan menutupi rasa simpatinya dengan dendam di hatinya" jelas wisnu
"Kalau begitu tunggu apa lagi, beritau istrimu dan segera ke rumah sakit!!" sambung wisma
Wisnu pun menuju ke arah kamar, dimana istrinya sedang istirahat disana..
hati wisnu sedikit bimbang, dia takut jika Viona tidak menerima apa yang dia katakan..
"Sayang bangun..." bisik Wisnu
Seketika viona membuka mata, dia menatap wajah sang suami yang tersenyum manis di sampingnya.
"Ada apa sayang??.."lirih Viona
"Aku ingin membawamu ke sebuah tempat, tapi aku ingin kamu menutup mata!!" Wisnu mengeluarkan penutup mata warna hitam di saku celananya.
__ADS_1
"Kenapa harus tutup mata,apakan ada kejutan untuk ku???."
Wisnu merasa bersalah, dia merasa membohongi sang istri .
"Nanti kamu akan tau jika tiba di sana!" ucap Wisnu dengan menggandeng tangan sang istri
"Nak...." panggil sang ayah
Viona menoleh dan melebarkan senyum pada sang mertua
"Ayah, Wisnu ingin mengajakku kesuatu tempat yang sangat romantis...kita pergi dulu ya yah"
"Viona...kamu belum..." seketika wisma terdiam saat wisnu memberi kode mata terhadap ayahnya
Wisma tau dengan kode yang baru saja wisnu berikan pada dirinya, pasti ada hal yang masih di rahasiajan oleh wisnu.
Tak lama wisnu meluncur ke rumah sakit bersama sang istri namun di pertengahan jalan dia memakaikan penutup mata untuk sang istri.
"Ayo sayang kita sudah sampai..." wisnu menuntun sang istri untuk masuk ke rumah sakit
Dengan hati-hati wisnu menuntun Viona sampai di depan ruang mayat yang dimana ayahnya berada disana
__ADS_1
"Buka matamu sayang, ingatlah tetap kuat karna aku selalu di samping mu!" bisik Wisnu
"Maksud kamu apa sayang..!!"Viona merasa ada sesuatu yang di sembunyikan Wisnu pada dirinya
Saat dia membuka mata betapa terkejutnya viona saat matanya menatap pintu kamar, dia melihat sekeliling yang begitu sepi dan mendengar samar-samar tangisan seseorang.
dia melihat ada tulisan yang terpampang di samping ruangan
kaki viona merasa sangat lemas dia berlari ke dalam, saat matanya menatap ada ibu dan naisya yang menangis membuat dia merasa sangat sedih..
"Ayah...." teriak Viona
Dia berlari dan memeluk sang ayah yang terbujur kaku di hadapannya..
"Nak ayahmu sudah pergi meninggalkan kita!!" ibunda Viona memeluk dirinya yang menangis di atas jenazah ayahnya.
"Viona maafkan kakak yang sudah membuat ayah seperti ini, aku tidak sengaja...." naisya mendekati viona
"Untuk saat ini aku tidak menyalahkan siapa pun, yang pasti saat ini aku hanya tidak menyangka ayah akan pergi begitu cepat tanpa aku memohon maaf terhadap beliau...!!" viona kembali menangis
Ibu dan kakaknya memeluk viona yang sangat sedih.
__ADS_1
sedangkan Wisnu hanya mampu melihat sang istri dari jauh, dia tak ingin merusak suasana yang tengah terjalin di antara mereka, mungkin ini waktunya viona memaafkan ayahnya dan menerima semua yang sudah sang ayah lakukan terhadapnya..
"Ayah maafkan viona yang tidak bisa menjadi anak yang seperti ayah mau, tapi semua kekurangan viona, bukan kehendak dari viona sendiri. semua itu kehendak sang kuasa, aku menyayangi ayah!! selamat jalan ayah semoga ayah tenang di alam sana" bisik viona di telinga sang ayah.