Pesona Wanita Lugu

Pesona Wanita Lugu
Pulang Ep. 11


__ADS_3

"Je, aku ingin pulang" Clarisa merengek pada Jackson.


"Kamu masih sakit Ca, jangan aneh-aneh" Kata Jackson.


"Aku bosan disini Je" kata Clarisa.


"Baru sehari saja astaga" Kata Jackson lalu menepuk jidatnya.


"Ihhh Jeje mah, sehari saja buat dilan itu berat, apalagi aku" Kata Clarisa.


"Astaga Ca, jangan-jangan kamu makin sakit, sampai bisa berbicara seperti itu" kata Jackson lalu menempelkan tangannya pada dahi Clarisa.


"Tidak panas" Imbuh Jackson.


Clarisa tertawa kecil melihat tingkah Jackson. Namun, ada desiran bahagia ketika diperlakukan seperti itu. Dia merasa sangat nyaman ketika bersama Jackson. Namun, jauh di dalam hatinya. Ingatan tentang Jackson merupakan laki-laki playboy, membuatnya berusaha untuk menghapus pikiran-pikiran aneh bahwa Jackson menyukainya.


Clarisa tersenyum kecut membayangkan jika semua perhatian Jackson ini hanya sebatas perhatian seorang teman.


***


"Ma, hari ini aku mau pulang" kata Clarisa manja.


"Hmmm, iya, mama sudah bertanya pada dokter Ardy. Dia mengizinkanmu. Kamu cerewet banget sih, sedari tadi berbicara itu terus" Kata Clara mencubit gemas pipi anaknya.

__ADS_1


"Ihh sakit Ma, Jeje hari ini tidak kesini Ma?"Tanya Clarisa


"sepertinya tidak, kamu kangen ya? ciee" Kata Clara.


"Apaan sih Ma, Jeje itu udah Clarisa anggap sahabat sendiri" Kata Clarisa bohong.


"Ohh" jawab Clara.


"Ya sudah. Mama siapkan bajumu dulu ya"Imbuh Clara.


"Oke Ma" Kata Clarisa.


Drtttt Drtttt.


Apa mungkin Jeje? Batin Clarisa senang dan langsung mengambil HP nya, namun raut wajahnya berubah ketika melihat nomor yang tertera di HPnya.


"Ini Ferdi Clar" Kata seseorang dari seberang telepon.


"Ohh iya" Kata Clarisa


"Aku dengar kemarin kamu pingsan Clar, aku khawatir sekali, aku ingin menjengukmu, tapi aku belum punya keberanian untuk bertemu denganmu lagi. Keadaanmu sekarang bagaimana?" Tanya Ferdi.


"Aku baik Fer, terima kasih sudah mengkhawatirkanku, kamu mendapatkan nomor ku dari siapa?" tanya Clarisa.

__ADS_1


"Dari Jackson. Oya, Jackson sekarang sedang bersamamu?" Tanya Ferdi.


"Tidak Fer, Aku tutup dulu ya, karena aku harus bersiap-siap, hari ini aku pulang" kata Clarisa yang berusaha menghindar ketika membicarakan Jackson.


"Kamu sudah bisa pulang? bagaimana kalau aku jemput dan antarkan pulang? sebagai ganti aku tidak menjengukmu" Kata Ferdi.


"Sepertinya tidak perlu, aku pulang bersama mamaku. Mungkin sebentar lagi sopir kami sampai" Kata Clarisa.


"Ohh begitu. Ya sudah tidak apa-apa. Apa boleh besok aku ke rumahmu?" Kata Ferdi.


"Untuk apa?" Tanya Clarisa.


"Aku hanya ingin melihat keadaanmu" kata Ferdi.


"Hmmm, boleh saja Fer, apa kamu tau alamat rumahku?"kata Clarisa yang tidak enak untuk menolak.


"Iya, rumah kita kan satu kompleks" kata Ferdi.


Tokk Tokkk


Ternyata sopir Clarisa sudah datang untuk menjenguk mereka. Clarisa pun meminta untuk menutup telpon karena dia tidak ingin orang-orang menunggunya terlalu lama. Ferdi mengiyakan dan panggilan teleponpun berakhir.


Ferdi merasa sangat bahagia. Dia merasa ini salah satu peningkatan yang baik untuk mendekati Clarisa. memang benar sedari kemarin dia sibuk mencari informasi keberadaan Clarisa setelah dia mengetahui bahwa Clarisa pingsan dengan lengan berdarah. Sebenarnya dia tidak pernah meminta nomor Clarisa pada Jackson. Karena dia yakin, Jackson tidak akan memberikannya. Dia mendapatkan nomor Clarisa melalu data administrasi kampus. Perjuangan yang sangat besar.

__ADS_1


Memang begitulah Ferdi ketika sudah jatuh cinta. Dia akan sebucin itu. Dia akan melakukan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Terlihat ambisius namun dia hanya melakukannya ketika benar-benar menginginkan sesuatu. Menurutnya Clarisa adalah perempuan yang benar-benar dia cari selama ini.


"Aku akan mendapatkan hatimu Clarisa. Semoga kita berjodoh. Aku tidak pernah sebegitu menginginkan seorang perempuan sebelumnya. kamu adalah cinta pertamaku dan aku harap menjadi cinta terakhir juga." Kata Ferdi sambil menatap wajah Clarisa di HPnya yang dia ambil secara diam-diam beberapa hari yang lalu.


__ADS_2