Petualangan 7 Member BTS Di Pulau Tak Berpenghuni

Petualangan 7 Member BTS Di Pulau Tak Berpenghuni
Part 10. Beradaptasi Dengan Kebiasaan Baru


__ADS_3

Ke esokan harinya, atas perintah dari kepala suku, salah seorang dari mereka datang ke perkemahan ke- 7 anggota BTS itu. Dia membangunkan mereka semua dengan teriakan kencang, melebihi teriakan Jin yang seperti sirene ambulans. Sontak mereka semua pun bangun tak terkecuali Suga. Mereka sangat panik karena menyangka itu adalah suara bom nuklir yang diledakkan untuk melenyapkan mereka semua.


Kemudian suku dalam itu datang dan mendekatkan wajahnya yang sudah dirias sedemikian rupa kepada J hope. Sambil berkata,


"Tampan! Bersiaplah! Kita akan menari bersama."



J hope pun ketakutan dan memeluk Suga. Dan dia berkata,


"Hei! Jangan memelukku! Nanti dia memukul ku karena menyangka aku akan menyakitimu. Dia orang yang paling ku benci karena hampir saja melemparku ke laut waktu itu."


Kemudian suku dalam itu berkata dengan keras,


"Cepat kalian semua bangun! Tuan sudah menunggu kalian di halaman. kita akan mengadakan ritual."


Maka ke- 7 anggota BTS ini pun bangkit dan kabur ke halaman meninggalkan suku dalam itu. Tapi sesampainya disana, mereka semakin dibuat takut dengan penampilan suku dalam yang lainnya yang tak kalah seram.


Mereka melihat seorang pria dengan mulut yang berkomat-kamit seperti mengucapkan suatu mantra. Lalu pria itu berjalan mendekati ke- 7 anggota BTS itu dan mengelilinginya. Dia juga meminum sebuah ramuan. Lalu setelah mengitari mereka, dia berjalan mendekati Jungkook. Lalu dengan cepat dia menyemburkan air yang ada di mulutnya ke wajah Jungkook.


"Burrrrrrr,,,,"



Setelah itu dia berseru dengan nyaring,


"Pengacau! Petaka! Aku melihat anak ini akan membawa kehancuran kepada kita semua. Sepertinya sang dewi sudah menyeleksi mereka untuk kita jadikan tumbal."


Jungkook pun ketakutan setengah mati melihat raut wajahnya yang sangar, sampai-sampai dia kencing di celananya.


Kemudian cenayang itu memerintahkan beberapa suku dalam yang lain menggotong Jungkook ke tengah-tengah halaman.


Maka mereka mengikat kaki dan tangan Jungkook lalu memasukkan sebuah tiang diantara ikatan kaki dan tangannya, lalu membawanya ke tengah lapangan.


Ke- 6 anggota BTS itu pun tak berdaya dan tak bisa menyelamatkan Jungkook. Mereka dikelilingi banyak pria perkasa yang sangat menakutkan, lengkap dengan tombak di tangan mereka masing-masing.


Lalu cenayang itu pun mulai menari-nari di hadapan Jungkook yang terikat, diiringi dengan puluhan penari pria.


Ketika matahari sudah mencapai puncaknya, cenayang itu pun mengeluarkan sebilah pisau. Dia mulai mengambil ancang-ancang untuk menghujamkannya pada Jungkook.



Tapi saat cenayang itu hendak menghujamkan pisau itu pada Jungkook, V berteriak dengan keras,


"JANGAN SENTUH DIA!!!"


__ADS_1


V dengan berani mempertaruhkan kehidupannya dan berlari ke arah cenayang. Dia memohon sambil menangis agar mereka mengampuni Jungkook.


Melihat itu, kepala suku pun lagi-lagi merasa iba padanya. Maka dia bangkit dari kursi takhtanya dan memerintahkan agar cenayang itu tidak melukai Jungkook.


Tampaknya V selalu berhasil meluluhkan hati kepala suku itu dengan airmatanya.


Tapi sang cenayang justru melawan kepala suku itu. Dia berkata, jika Jungkook dibiarkan hidup, maka malapetaka akan datang menimpa sukunya.


Perdebatan sengit pun terjadi diantara sang cenayang dan kepala suku.


Karena baru kali itu, kepala suku membantah ramalan si cenayang.


Maka cenayang itu melukai tangannya dengan pisau untuk meyakinkan si kepala suku bahwa Jungkook harus dipersembahkan kepada sang dewi. Tapi sang kepala suku tetap tak berubah.


Melihat sikap kepala suku yang keras kepala, sang cenayang pun murka dan pergi meninggalkan ritual itu. Lalu si kepala suku memerintahkan agar ikatan di tangan dan kaki Jungkook dilepaskan. Dia Juga memerintahkan agar mereka dilatih untuk bisa hidup sesuai dengan kebiasaan mereka.


**********


Maka setelah semuanya itu, beberapa suku pedalaman itu pun mengajak ke- 7 anggota BTS itu pergi ke hutan untuk berburu.



Setibanya disana, salah seorang dari mereka yang ahli memanah pun maju dan mengajari ke- 7 anggota BTS itu caranya memanah dengan baik dan tepat.



Dia berkata,


Lalu dia mulai melepaskan anak panahnya, dan "Push,,,,,,!!!" anak panak itu tepat mengenai seekor burung. Lalu dia berkata,


"Sekarang giliran kalian satu-persatu. Kalian harus bisa memanah dengan baik agar bisa bertahan hidup disini. Paham!"


Maka suku dalam itu pun berdiri menjauh sambil memperhatikan mereka memanah.



Melihat ke- 7 anggota BTS itu selalu salah, suku dalam itu pun marah. Lalu berkata,


"Sudahlah! Lama-lama aku bisa gila karena kalian."


Tapi selagi dia masih marah, salah seorang dari antara mereka berseru dengan nyaring seperti hendak memanggil sesuatu.



Maka ke- 7 anggota BTS itu pun semakin takut. Mereka menyangka bahwa suku dalam itu akan menghukum mereka. Maka mereka berpelukan satu sama lain. Lalu tak lama setelah itu, suku dalam yang lain datang menghampiri mereka dan berkata,


"Hei, lihat ini! Aku menemukan ulat. Dan ini sangat enak untuk dimakan."

__ADS_1


Suku dalam itu pun memakannya sedikit sambil disaksikan ke- 7 anggota BTS itu.



Ke- 7 anggota BTS itu pun tak habis pikir, bagaimana mereka bisa menyukai dan memakan ulat itu hidup-hidup.


Jimin dan Jin pun muntah seraya menyaksikan mereka menikmati ulat-ulat yang gendut itu.



Lalu mereka berpencar mencari ulat di tempat-tempat lain sampai mereka menemukan dan mengumpulkan banyak ulat.



**********


Akhirnya mereka pun pulang membawa ribuan ekor ulat. Lalu mereka membakarnya dan memakannya. Mereka berkumpul dan makan bersama dengan seluruh anggota suku dalam itu.


Tak lama kemudian, seorang anak kecil muncul dan mendekati V. Anak itu menggendong seekor buaya kecil. Dan dia sangat bahagia memamerkan kemampuannya itu pada V.



Lalu bocah itu meletakkan buaya itu di pangkuan V dan berlari meninggalkannya.


V pun sangat takut dan tak bergerak sedikit pun. Dia takut kalau buaya itu akan menggigit keperkasaannya.


Sementara dia menjerit ketakutan, Jungkook malah mengejeknya dan menertawainya. Dia berkata,


"Hahahahaha,,,,, buaya darat sesungguhnya datang. Kalian sama-sama buaya darat."


"Hei! Awas kau yah. Cepat ambil buaya ini! Tolong,,,,!!!!!" ( Teriaknya keras, tapi tak seorang pun dari mereka berani mengambil anak buaya itu.)


Suara teriakannya yang memekakkan telinga itu pun terdengar sampai ke telinga kepala suku, hingga dia bergegas keluar dari kemahnya dan pergi menemui mereka. Si kepala suku pun dengan cepat mengambil anak buaya itu dari pangkuannya. Lalu dia berkata,


"Ckckckck,,,, kamu memang akan menjadi penerusku, menjadi buaya darat.


Hahahahaha


Seperti aku punya banyak istri dan gundik, kamu pun akan memiliki banyak pengagum wanita.


Kamu akan meneruskan takhta ku ini dengan baik. Aku akan memberi mu banyak pelayan-pelayan cantik disini." (Seru kepala suku itu dengan bersemangat)


Setelah itu, si kepala suku pun pergi meninggalkan mereka. Maka Suga datang mendekati V. Dia berkata,


"Apa kau mengerti apa yang dia katakan?"


"Yah, dia bilang aku tampan dan akan punya banyak kekasih."

__ADS_1


"Wah,,, luar biasa. Kamu memang jenius. Kamu memang alien yang bisa mengerti bahasa lain. Tidak heran jika kepala suku itu menyayangi mu lebih daripada istrinya. Coba saja kau lihat, Dia malah menyuruh istri dan para gundiknya menunggu di luar sementara dia tidur di dalam kemah dengan hangat dan tenang.


Dasar laki-laki buaya darat!"


__ADS_2