Petualangan 7 Member BTS Di Pulau Tak Berpenghuni

Petualangan 7 Member BTS Di Pulau Tak Berpenghuni
Part 2. Ke esokan Harinya Di Pagi Hari Yang Cerah


__ADS_3

Ke esokan harinya saat matahari mulai naik dan memancarkan sinarnya.


Nam joon pun bangun karena cahaya yang silau dan terik matahari di tepi pantai itu.



Lalu sambil memegangi kepalanya yang masih terasa berat dia berkata,


"Hmm....Hmmm...Hmmm kerongkongan ku sangat kering."


Lalu dia bangkit dan melihat ke- 6 member masih tak sadarkan diri.


Maka dia berlari menuju bibir pantai dan berteriak sekencang-kencangnya


"Ah..... ah......"


Lalu dia berlutut dengan muka ke tanah dan memukul-mukul tanah itu sambil menangis karena tak tahan dengan keadaan yang di alaminya saat ini.


Perasaannya begitu terguncang hingga dia berteriak lagi dengan sekuat tenaga dan mengatakan,


"Tidak ...."


"Tidak...."


Lalu menangis lagi. Hanya itu yang dia lakukan berulang-ulang.


Lalu tak berapa lama tiba-tiba Jin pun bangun karena suara Nam joon yang memekakkan telinga itu. Dia perlahan-lahan membuka matanya.


Maka sembari masih berbaring, Jin menoleh ke samping dan melihat teman-temannya masih terbaring tak sadarkan diri.


Jin kemudian berusaha untuk duduk, dan melihat Nam joon yang menangis sambil memukuli dadanya di tepi pantai.


Maka Jin pun memanggil-manggilnya berulangkali dengan suara rendah dan sangat lembut karena masih lemah.


"Nam joon!"


"Nam joon!"


Sontak Nam joon pun menghentikan tangisnya dan berbicara sendiri. Dia berkata,


"Sepertinya ada yang memanggil."


Mendengar itu Nam joon pun mulai ketakutan dan tidak berani melihat ke belakang.


Lalu Jin memanggilnya lagi tapi Nam joon hanya diam saja.


Maka Jin mulai tidak sabar dan akhirnya mengambil batu kecil dan melemparnya hingga mengenai kepala Nam joon.


Meski merasakan sakit, tapi Nam joon berupaya untuk tetap diam dan tak bergerak sedikit pun. Lalu dia berbicara sendiri,


"Siapa yang melemparku tadi?


Aku kan hanya sendirian di pulau ini." (Ucapnya gemetar)


Maka Jin melemparnya sekali lagi, kali ini dia mengambil batu yang sedikit lebih besar dan melemparnya hingga mengenai punggung Nam joon.


Sontak dia pun langsung berteriak kesakitan dan menoleh ke belakang. Dia sangat terkejut melihat Jin yang sudah sadarkan diri dan tengah duduk menatapnya tajam.



Lalu Nam joon segera berlari menghampirinya dan memeluknya sambil menangis. Dia berkata,


"Jin untunglah kau sudah sadar. Aku pikir kau sudah mati.


Ternyata aku tidak sendirian di pulau ini.


Ayo kita bangunkan yang lain juga!"


Mereka berdua pun kini sibuk membangunkan member yang lain dengan cara mereka sendiri.


Perlahan-lahan ke- 5 member lainnya bangun dan sadarkan diri. Mereka pun berpelukan satu sama lain sambil menangis keras.


Suara ke- 7 pria tampan itu pecah memenuhi pulau terpencil itu.


Tapi mereka tidak boleh lemah, karena mereka harus tetap hidup. Mereka pun saling menguatkan satu sama lain.


Kemudian J hope yang sangat penakut itu berkata,


"Tapi bagaimana kita akan bertahan hidup di tempat seperti ini?


Tidak ada makanan. Baju ku pun sudah sobek-sobek.


Kita pasti akan mati pelan-pelan disini.


Kita tidak bisa pulang. Tidak ada siapa pun disini selain kita ber- 7."


Suga yang sangat jarang bicara itu pun mencoba menghibur J hope. Sambil menepuk-nepuk bahu J hope Dia berkata,


"Sabarlah!


Nanti pasti ada jalan keluar.

__ADS_1


Kita pasti akan keluar dari pulau ini."


Tapi J hope hanya bisa terdiam dan tidak membalas perkataan Suga.


Lalu Jungkook pun angkat bicara, dia berkata,


"Sudahlah!


Lebih baik kita pergi mencari makanan.


Mungkin ada buah-buahan di sekitar pulau ini.


Aku dan Nam joon akan pergi ke dalam pulau."


(Ungkapnya sambil bangkit berdiri)


Lalu Nam joon pun bangkit berdiri dan berkata,


"Yah,  benar!


Dan kalian lebih baik membuat tenda disini. Kalian pergilah mencari daun-daunan untuk buat tenda!"


Akhirnya Jungkook dan Nam joon pun pergi menyusuri ke dalam pulau. Semakin dalam suasananya pun semakin gelap dan menakutkan.



Tapi mereka terus berjalan dan tidak menyerah.



Mereka berjalan sambil berpegangan tangan satu sama lain karena ketakutan.


Lalu Sembari menyusuri hutan itu, tiba-tiba Nam joon melihat se ekor monyet tengah asik makan pisang.



Maka Nam joon pun tersenyum manis karena berhasil menemukan sumber makanan. Wajahnya terlihat bahagia.



Lalu dia berbisik pada Jungkook sambil menepuk bahunya,


"Jungkook! lihat ada makanan!"


"Dimana?" (Balas Jungkook sambil menggerak-gerakkan bola matanya)


"Itu di sebelah sana." (Balasnya sambil menunjuk jauh ke depan)


"Ok baiklah!


Nanti saat aku lempar dari sini, kau segera lari dan ambil pisangnya!


Ok! "


Balas Jungkook sambil mencari batu-batu kecil)


Setelah mendapatkan beberapa batu kecil di tangannya, Jungkook pun segera melempari monyet itu.


Maka monyet-monyet itu pun lari dan meninggalkan pisang yang mereka makan.


Maka mereka berdua segera berlari dan mengambil pisang itu. Kemudian mereka pergi menjauh dan duduk sebentar menikmati beberapa buah pisang.


Tapi tiba-tiba saja monyet-moyet itu kembali dan berusaha menyerang mereka kembali.


Melihat sekelompok monyet datang dengan marah, Jungkook pun segera lari dan membawa beberapa pisang di tangannya, sedangkan Nam joon tertinggal di belakang dan berhasil tertangkap oleh gerombolan monyet itu.


Nam joon pun sangat ketakutan. Dia tidak tahu harus melakukan apa.


Tapi tiba-tiba saja salah satu induk monyet datang mendekatinya. Monyet itu melihat warna rambut Nam joon mirip dengan warna bulunya yang pirang.


Monyet ini pun tersenyum melihat Nam joon.



Lalu induk monyet itu membawanya ke kumpulan ibu-ibu monyet yang lain. Dan wow...


Induk monyet yang lain juga terpukau melihat Nam joon yang tampan dan tinggi. Sampai-sampai induk monyet itu berhenti makan dan tersenyum padanya.



Setelah itu, ke dua induk monyet ini juga membawa Nam joon ke perkumpulan induk monyet yang lain yang tengah asyik mencari kutu.



Lalu salah satu dari induk monyet itu pun menghampiri Nam joon, memegang kepalanya dan mencari kutu di rambut Nam joon.


Nam joon pun sangat takut dan pasrah. Dia tidak berani melawan karena takut monyet itu akan mencakarnya.


Sementara Jungkook setelah berlari cukup jauh, akhirnya berhasil keluar hutan dan sampai di kemah. Nafas nya terengah-engah.


Lalu V yang masih sibuk mendirikan tenda berkata sambil mengkerutkan keningnya,

__ADS_1


"Kau kenapa? Dimana Nam joon?"


"Nam joon,,, Nam joon tertangkap." (Ungkap Jungkook sambil terengah-engah dan memegang dadanya)


"Apa? Tertangkap? Sama Siapa? Hanya kita ber-7 disini?"


"Nam joon ditangkap oleh segerombolan monyet liar."


"Apa?" (Teriak V kaget, hingga yang lain pun ikut kaget mendengar suara V yang sangat kencang)


"Wah kita tidak bisa tinggal diam. Kita harus selamatkan Namjoon. (Ungkap Jin)


"Betul!


Ayo kita ambil perlengkapan kita. Aku akan ambil kayu."


(Ungkap Jimin dengan bersemangat)



"Dan aku akan ambil beberapa batu kecil. Kita lempari monyet-monyet itu!" (Balas Suga)


"Setuju! Ayo kita pergi!" (Teriak member yang lain)


Maka mereka semua pun pergi beramai-ramai memasuki hutan. Dan setelah berjam-jam menyusuri hutan, akhirnya mereka sampai di lokasi.


Lalu Jungkook berkata sambil menunjuk ke arah kumpulan monyet itu.


"Lihat! Itu dia monyet-monyetnya. Pasti mereka sudah membunuh Nam joon."



Dan salah satu monyet yang berdiri di kejauhan kaget melihat ke-6 pria tampan itu datang dengan membawa kayu, dan batu-batu kecil.


Maka monyet itu berteriak memanggil monyet lainnya.


Tak berapa lama sekumpulan kawanan monyet pun datang menghadang mereka.


Monyet-monyet itu akhirnya turun menyerang ke 6 pria tampan itu.


Ada yang melempar, memukul dan berusaha mencakarnya.


Sungguh pertempuran yang menghebohkan dan menggemparkan.


Masing-masing member pun mengeluarkan jurusnya.


Jimin mengeluarkan jurusnya, seolah sedang mengeluarkan jurus pedang Naga Sakti dan bertengkar dengan para monyet.


Sedangkan V sangat bersemangat melempari gerombolan monyet itu dengan batu. Hingga akhirnya V hilang kendali, dan batu yang dia lempar bukannya mengenai kepala monyet, tapi mengenai kepala Suga.


Mengetahui lemparannya meleset, V pun kaget dan takut. Karena dia sangat segan pada Suga.


Reaksi ketakutan dan khawatir pun tergambar jelas di wajah V.




Sedangkan Suga berusaha menahan rasa sakit di kepalanya sambil mengoceh pada V.



Setelah bertempur selama berjam-jam, akhirnya pertarungan itu dimenangkan oleh ke- 6 pria tampan itu.


Mereka berhasil menyelamatkan Nam joon dari cengkraman monyet liar itu.


Mereka sangat khawatir kalau Nam joon terluka. Tapi ternyata tidak. Mereka melihat bahwa Nam joon baik-baik saja tanpa luka sedikit pun. Induk-induk monyet itu menjaganya dan memperlakukannya dengan baik. Mereka sangat menyayangi Nam joon.


Ke- 6 member BTS itu tidak hanya menyelamatkan Nam joon, tapi mereka juga berhasil menjarah beberapa tandan pisang dan membawanya pulang ke kemah.



Melihat makanan yang mereka bawa, J hope pun angkat bicara,


"Wah sekarang kita tidak perlu cemas lagi, sekarang kita sudah punya banyak makanan." ( Ujarnya sambil menatap yang lainnya )




Akhirnya mereka ber tujuh pulang sambil memundak tandanan pisang.


Setelah mereka sampai di kemah dan menurunkan tandanan pisang itu dari pundak mereka masing-masing. Mereka pun berbaring di tanah dan berkata satu sama lain,


"Aduh.... capek sekali..."


"Aduh... bahu ku sakit..."


"Aduh... pinggang ku sakit..."


"Tulang-tulang ku hampir patah."

__ADS_1


__ADS_2