Petualangan 7 Member BTS Di Pulau Tak Berpenghuni

Petualangan 7 Member BTS Di Pulau Tak Berpenghuni
Part 5. Beberapa Minggu Kemudian


__ADS_3

Beberapa minggu kemudian, mereka pun mulai terbiasa tinggal di pulau itu. Terbiasa dengan pekerjaan mereka masing-masing. Dan sudah merasa cukup nyaman dengan kehidupan mereka saat ini.


Karena untuk sesaat mereka bisa menikmati indahnya alam, kesunyian, dan jauh dari hiruk-pikuk, kebisingan dan jadwal yang padat.


Tapi terkadang mereka juga merindukan para penggemarnya yang mereka sebut "army". Karena tanpa army, mereka tidak bisa seperti sekarang.


Mereka khususnya ingat bagaimana para army menggoda mereka saat fan meeting dan juga bagaimana para army ikut melantunkan melody yang indah saat mereka bernyanyi di atas panggung.


Ketika mereka tengah menikmati kebersamaan mereka di pagi hari seperti biasanya sebelum pergi menuju pekerjaannya masing-masing,


tiba-tiba Jin member tertua yang sudah seperti ibu bagi mereka berkata,


"Aku sangat merindukan army.


Kalian tahu, kalau aku sedang Live, para army selalu memuji ketampanan ku.


Mereka sangat tergila-gila padaku sampai-sampai ingin menikah dengan ku.


Hahahaha. Aku memiliki banyak sekali istri.


Mereka selalu ada mendukung ku dan memberikan teriakan semangat untuk ku saat di panggung.


Apa kalian juga merasa begitu?"


Lalu Jimin menjawab,


"Yah, aku juga merasa seperti itu.


Aku sangat suka kalau army memanggilku si seksi Jimin.


Karena aku memang sexy kan?


Tapi disini tak ada yang memujiku.


Agh....Kapan kita bisa pulang?


Apa kita akan tua dan mati disini?"


Kemudian Jungkook anggota termuda itu membalas ucapan Jimin dengan nada yang kesal.


"Yah kau benar.


Aku juga ingin cepat-cepat pergi dari sini.


Setiap hari aku hanya bisa melihat si monyet-monyet nakal dan suka mencuri itu."



"Hei! Sudahlah!


Jangan mengeluh terus. Aku jadi pusing.


Kalian tidak lihat aku sedang sakit?


Lihat tangan ku bengkak karena pukulan Nam joon kemarin.


Kalau kalian terus mengeluh, aku bisa tambah sakit.


Kita harus optimis. Kita pasti akan keluar dari pulau ini.


Paham!"


(Ucap Suga sambil merengek di bahu J hope)



Lalu V juga ikut merengek di bahu J hope. Dia berkata,


"Yah benar. Kita harus optimis. Aku yakin cepat atau lambat kita pasti akan keluar dari pulau ini.


Disini aku tidak bisa makan makanan enak, hanya ada pisang dan buah-buahan yang tidak jelas ini. Belum lagi aku harus berenang seharian mencari ikan di laut.


Agh,,,, aku capek,,,"



"Hei! Sudah!

__ADS_1


Sudah!


Jangan merengek di bahu ku! Berat. Kalian juga bisa lihat kan aku juga masih sakit. Ini karena Jimin yang melibas ulat bulu di kaki ku kemarin. Meski sudah beberapa hari tapi bekasnya masih ada."


(Balas J hope sambil berteriak pada Suga dan V yang terus merengek di bahunya)



"Maaf kan aku J hope. Aku kan cuma mau menolong mu saja. Jangan marah-marah begitu dong.


Kamu terlihat menakutkan saat marah."


(Balas Jimin sambil merengek di hadapan J hope)



Tapi selagi mereka masih berbicara, tiba-tiba dari kejauhan terlihat sebuah kapal menuju pulau tempat mereka tinggal.


Maka V dengan girangnya berkata,


"Hei lihat!


Itu ada kapal datang. Kita bisa minta tolong sama mereka.


Mmmm,,, kali ini abang Suga berkata benar. Kita harus optimis karena pertolongan akan datang."


Tapi seraya kapal itu mendekati pulau, mereka bisa melihat dengan jelas bahwa ternyata itu bukanlah kapal penyelamat. Melainkan orang-orang suku pedalaman yang terkenal pemakan manusia. Mereka terlihat garang dan menakutkan dengan riasan wajah dan senjata yang mereka bawa.



Sontak semua member pun mengeluarkan ekspresi ketakutan mereka masing- masing.


Ada yang melotot, mangap, berteriak dan terheran-heran.







Lalu salah seorang dari suku pedalaman itu berteriak,


"Dimana harta karun itu?


Cepat kalian cari sampai dapat! Dan tangkap mereka semua!"


Mereka pun sangat ketakutan dan tak bisa berbuat apa-apa. Hanya bisa pasrah antara hidup dan mati.


Usai menghancurkan semua yang mereka miliki dan tak menemukan apapun.


Pemimpin suku itu menjadi semakin marah besar dan berteriak pada Nam joon.


"Hei pasti kau yang sudah mengambil harta karun peninggalan nenek moyang kami.


Pasti kau pemimpinnya, karena kau sangat tinggi.


Cepat mengaku! Atau aku akan membunuh mu."


Nam joon pun hanya bisa pasrah dan menangis, karena tidak mengerti apa yang dia katakan. Sambil merengek dia berkata,


"Tolong jangan sakiti aku. Aku tidak mengerti apa yang kau katakan.


Tolong singkirkan tombak mu itu."



Kemudian pemimpin suku itu berkata lagi,


"Ah sudahlah!


Harta karun itu tidak ada disini.


Sebaiknya kita segera pergi dan bawa mereka pulang untuk kita jadikan santapan dan persembahan.

__ADS_1


Ikat mereka semua dan bawa ke kapal!"


Harta karun yang mereka cari sangat besar nilainya. Bahkan tidak akan habis sampai 7 turunan sekali pun.


Peti harta karun mereka berisi penuh dengan koin-koin emas dan emas-emas batangan.



Dan sepertinya harta karun mereka telah dicuri oleh para bajak laut yang singgah ke pulau mereka ketika penduduk pulau itu tengah sibuk merayakan hari besar untuk dewa-dewi mereka.


Sehingga mereka tidak menyadari para bajak laut itu datang dan mencuri harta mereka. Para bajak laut itu diam-diam menyusup ke sebuah ruangan sempit tempat harta karun itu disimpan





Ke- 7 member BTS ini pun dibawa paksa ke dalam kapal dan diikat. Sepanjang perjalanan di tengah laut, mereka tidak bisa berbuat apa-apa.


Kemudian salah seorang dari anak buah suku dalam itu bertanya kepada Suga,


"Hei! Apa kau yang sudah mencuri harta karun milik kami?


Cepat katakan!


Jika tidak, aku akan melempar mu ke laut." (Teriaknya marah sambil mencoba mendorong Suga ke laut)


"Ah..... jangan.... jangan..." (Teriak Suga keras)



Tapi karena tidak mengerti apa yang dia katakan, suku dalam itu pun memukulnya dan berteriak,


"Hei! Apa kau menghina ku?


Apa yang kau katakan, aku tak mengerti?"


Maka setelah berjam-jam mengarungi luasnya lautan, mereka akhirnya tiba di pulau tempat tinggal suku dalam itu.


Sembari berjalan, mereka melihat salah seorang suku pedalaman itu tengah memengang tengkorak manusia. Mereka pun menjadi semakin takut dan gemetar dengan apa yang mereka lihat.



Jimin pun sangat ketakutan sampai-sampai dia tidak sadar kalau dia kencing di celananya.



Dan J hope si penakut itu juga berkata pada yang lainnya,


"Kelihatannya mereka suka sekali memakan manusia.


Tamatlah riwayat kita disini.


BTS hanya akan menjadi sebuah nama saja.


Menurut buku yang pernah ku baca, mereka adalah suku pedalaman Papua Nugini."


Mereka juga semakin takut karena melihat salah seorang suku dalam yang lainnya juga sedang memegang jasad yang sudah kering bak sebuah patung. Dan di sekitar tempat yang lainnya, ada beberapa tulang-tulang manusia yang sudah kering.




Kemudian suku pedalaman itu membawa mereka dan memasukkan mereka ke dalam sebuah ruangan yang gelap. Mereka menahan ke- 7 pemuda tampan itu disana. Kemudian para rakyat dari suku dalam ini mempersiapkan sebuah pesta, lengkap dengan persembahan yang akan mereka persembahkan untuk dewa-dewi mereka. Mereka juga melakukan beberapa ritual dan tari-tarian.


Suara hentakan kaki mereka terasa mengguncang jantung siapa pun yang mendengarkan. Dan penampilan serta riasan wajah mereka akan membuat siapapun yang melihatnya mengalami ketakutan yang mengerikan.



Seraya mereka menari-nari, Pemimpin suku itu pun memerintahkan agar ke- 7 member BTS itu dibawa ke hadapan seorang cenayang.


Maka ketika mereka dihadapkan pada Cenayang itu, Cenayang itu pun segera menyanyikan sebuah lagu ritual yang di khususkan untuk sang dewi. Dan seraya lagu itu dinyanyikan, tampak penari-penari pria mulai menari-nari sambil menoreh-norehkan tubuh mereka dengan pedang. Hingga darah mereka bercucuran di tanah di sekitar api unggun yang besar.


Mereka menari sambil mengitari api unggun yang sangat besar itu.


Kemudian Ke- 7 member itu dibawa dan diikat di depan api unggun yang besar itu. Mereka sungguh tak berdaya, mereka semakin ketakutan setelah menyaksikan apa yang mereka lihat.

__ADS_1


Lalu bagaimana nasib ke-7 member ini nantinya? Apakah mereka akan berakhir tragis?


__ADS_2