Petualangan 7 Member BTS Di Pulau Tak Berpenghuni

Petualangan 7 Member BTS Di Pulau Tak Berpenghuni
Part 12. Jungkook Ditangkap Oleh Sekelompok Wanita


__ADS_3

Pada esok harinya, pagi-pagi buta, beberapa wanita yang sudah bangun dan hendak pergi mengambil air, melihat Jungkook tengah tertidur lelap di bawah pohon. Maka para wanita itu berjalan mengendap-endap mendekati Jungkook. Sesampainya disana, mereka duduk sambil memandangi wajah Jungkook yang tampan. Lalu salah seorang diantara mereka berbisik,


Wow,,, dilihat dari dekat, dia memang sangat tampan dan mempesona. Sudah lama aku ingin mengambilnya menjadi milik ku. Tapi aku takut."


"Iya benar. Sejak pertama kali mereka sampai di pulau kita, aku langsung terpesona padanya. Tapi kenapa kau takut?


"Apa kau tidak lihat bagaimana kepala suku memberikan perlindungan pada mereka. Jika kepala suku sampai tahu mereka terluka sedikit saja, maka kita bisa dihukum."


"Agh,,, aku punya ide!"


"Apa? Cepat katakan!"


"Bagaimana kalau kita ikat dia dan bawa dia ke kemah kita. Kita akan tidur dengannya bergantian. Dan setelah itu, kita akan ancam dia agar tidak berteriak."


"Iyah, kamu benar. Aku setuju."


Maka mereka pun memberitahukan rencana licik mereka pada wanita yang lainnya. Beberapa dari mereka pergi mengambil tali dari kulit pohon. Sementara yang lainnya pergi mengambil dedaunan untuk mereka gunakan menutup mulut Jungkook.


Setelah semuanya lengkap, mereka pun mengikat tangan dan kaki Jungkook. Agar dia tidak bisa kabur, beberapa wanita memegangi dia dengan kuat, sementara dua wanita lainnya menutup mulutnya dengan dedaunan.


Lalu mereka pun mengangkat Jungkook dan membawanya ke kemah.


Disana mereka membaringkan dia diantara tumpukan jerami yang mereka susun seperti tempat tidur.


Tapi agar Jungkook tidak melawan, maka salah seorang wanita yang paling tua mendekatinya dan mengancamnya dengan menodongkan tombak padanya.


Dia mengisyaratkan bahwa jika dia berteriak, maka wanita itu akan menghujamkam tombak itu padanya.


Jungkook pun ketakutan melihat wajah mereka yang sangar dan hanya bisa pasrah dan menangis. Sambil berkata dalam hati,


"Apakah aku akan berakhir di tangan semua predator ini? Mereka semua akan merampas keperkasaan ku dengan sesuka hati."


Lalu wanita itu menyuruh yang lainnya untuk mengantri dan berbaris. Kemudian dia mulai berbaring dan memeluk Jungkook.


Lalu dia bangkit dan mengusir wanita yang paling kecil, dan menyuruhnya menunggu di luar. Dia berkata,

__ADS_1


"Hei! Pergi sana. Kamu belum dewasa untuk melihat ini semua. Pergilah dan jaga di luar. Jangan sampai ada yang tahu. Paham!" (Teriaknya keras)


Maka gadis kecil itu pun pergi dengan wajah tertunduk sedih lalu duduk di luar.



Kemudian wanita yang paling tua itu melanjutkan aksinya lagi. Saat dia hendak mencium Jungkook, Jungkook memalingkan wajahnya. Dia selalu membuang mukanya ketika ciuman wanita itu hendak mendarat di bibir seksinya.


Maka wanita itu menjadi marah dan meninju wajah Jungkook dengan keras.



Tinjunya yang kuat membuat daun penutup mulut Jungkook lepas. Maka dia memanfaatkan situasi itu dengan berteriak sekeras mungkin. Tapi wanita itu menutup mulutnya kembali dengan tangannya. Perlawanan yang sengit pun terjadi antara Jungkook dan wanita itu. Sehingga menimbulkan suara gaduh yang hebat.


Suara gaduh yang terjadi di ruangan itu pun terdengar sampai ke luar. Maka gadis kecil yang menunggu di luar itu berkata,


"Apa yang terjadi di dalam? Apakah mereka melukai pria itu? Kasihan sekali dia. Gawat, aku harus melaporkan ini pada kepala suku."




Dengan nafas yang terengah-engah gadis kecil itu menceritakan segalanya pada mereka. Dia berkata,


"Tolong! Seseorang disekap disana. Mereka memukulinya."


Maka salah seorang pria turun menghampiri gadis itu. Dia berkata,


"Ada apa? Ceritakan dengan tenang."


"Mereka sedang menghajar seorang pria di sana." (Balasnya sambil menunjuk ke arah kemah)


"Pria siapa yang kau maksud? Dan siapa yang menghajarnya?"


"Pria berkulit putih itu. Orang asing yang tinggal bersama kita. Sekumpulan wanita menyekapnya di sana dan menghajarnya"

__ADS_1


"APA???" (Teriaknya keras)


Maka pria itu dan gadis kecil itu segera berlari menuju kemah dimana Jungkook ditahan. Sesampainya disana, pria itu langsung mendobrak pintu kemah itu. Dia terkejut melihat sekumpulan wanita tengah mengerumuni Jungkook. Ada yang memeluknya dan ada yang menciumnya. Dia juga melihat Jungkook nyaris saja pingsan karena tangan mereka yang kuat.


Maka para wanita itu segera menyingkir dari hadapan Jungkook dan berdiri di sudut kemah. Lalu pria itu menggendong Jungkook dan membawanya ke kemah. Dia membaringkannya di atas tumpukan jerami, lalu dia pergi mengambil beberapa lembar daun dan menempelkannya pada bagian tubuh Jungkook yang terluka. Jungkook terbaring lemas tak berdaya.



Setelah itu, pria itu pergi menghadap kepala suku dan menceritakan semua yang sudah terjadi. Kekacauan yang terjadi di kemah wanita. Mendengar itu, kepala suku pun menjadi marah dan memerintahkan agar para wanita itu diikat di batang pohon yang besar.


Sedangkan cenayang yang berdiri di sampingnya berkata,


"Apa kau sudah lihat sendiri kekacauan yang sudah disebabkan oleh orang asing itu? Aku sudah mengatakannya bahwa orang asing itu akan membawa petaka besar bagi suku kita. Dahulu aku sudah memperingatkan kamu bahwa kita harus mempersembahkan dia kepada sang dewi sebagai korban bakaran. Tapi kau menentang ku. Sekarang lihatlah akibatnya! Para wanita itu sudah membuat kerusuhan karena orang asing itu."


"Diam! Itu bukanlah kesalahannya. Jika sekali lagi kamu bicara sedikit saja tentang orang itu, maka aku akan melempar mu ke kandang buaya. Aku juga akan menghukum para wanita itu."


Setelah itu, kepala suku itu pergi ke kemah dimana Jungkook dibaringkan. Dia sangat bersedih melihat kondisi Jungkook yang parah. Dia berkata,


"Entah gairah macam apa yang merasuki para wanita itu, sehingga tega berbuat sekejam ini pada mu, sampai kondisi mu jadi seperti ini."


Ke- 6 anggota BTS lainnya juga ada disana. Mereka sangat sedih dengan kejadian yang menimpa Jungkook. Kepala suku itu juga merasa bersalah pada V. Dimana dia sudah mengangkat V sebagai anaknya. Maka tanpa berkata apa-apa lagi, kepala suku itu pergi meninggalkan mereka sambil tertunduk malu.


Kemudian Suga berjalan mendekati Jungkook. Dia memegang tangannya erat sambil menahan airmatanya. Dia berkata,


"Adik ku yang malang, kenapa ini harus terjadi pada mu. Aku tidak tega melihat mu menderita begini."



V yang berdiri di sampingnya juga turut bersedih. Dia menangis keras melihat Jungkook terbaring tak berdaya.



Sambil menangis dia berkata,


"Jungkook, seharusnya aku bisa melindungi mu. Aku sudah menjadi pangeran disini. Seharusnya ini tidak pernah terjadi pada mu. Tapi kau tahu? Aku sendiri juga sangat menderita disekap semalaman bersama mantan istri kepala suku itu. Tapi karena aku sudah menjadi pangeran dan menjadi kesayangan si kepala suku yang sombong itu, maka aku mengancam mantan istrinya itu agar tidak mendekati ku."

__ADS_1


Ke- 6 anggota BTS itu pun menangis sambil membuat perkataannya sendiri. Hingga suara mereka terdengar seperti suara sekumpulan orang yang tengah mabuk.


__ADS_2