Petualangan 7 Member BTS Di Pulau Tak Berpenghuni

Petualangan 7 Member BTS Di Pulau Tak Berpenghuni
Part 16. Upaya Melarikan Diri Dan Kembali Ke Soul


__ADS_3

Ke esokan paginya, mereka berpura-pura ingin berburu ke hutan. Agar Kepala Suku tidak curiga, maka Nam joon dan Jin tinggal di kemah sementara anggota BTS lainnya, Suga, J hope, V, Jimin, dan Jungkook pergi lebih dulu menuju ke hutan. Meski masih lemah, tapi semangat Jungkook untuk melarikan diri, memberinya kekuatan lebih untuk berjalan menyusuri rimbunnya pulau itu.


Maka Jin, pergi menghampiri kepala suku di kemahnya. Sementara Nam joon menunggu di luar. Lalu Jin mengajak kepala suku berbincang-bincang. Dan sesekali memujinya. Dia berkata,


"Maaf Tuan jika aku mengganggu waktu istirahat Tuan."


"Ah, tidak! Tidak! Ada perlu apa kau datang kemari."


"Ehem,,, (Mencoba mengatur nada suaranya)


Aku sangat kagum melihat Tuan. Tuan bisa mendapatkan istri dan gundik yang banyak. Sedangkan aku sendiri belum pernah memiliki kekasih dan belum bisa menaklukkan wanita. Karena itulah aku datang kesini, karena aku ingin berguru pada Tuan."


"Hahahaha.... Dasar payah. Percuma saja wajah mu tampan, tapi menaklukkan seorang wanita saja tidak bisa. (Balas kepala suku sambil meledeknya)



Mendengar itu, Jin pun terdiam dan berkata dalam hati,


"Hadeh..... Kau terlalu percaya diri sob. ckckckck.....


Siapa bilang aku tidak bisa menaklukkan wanita. Belum tau dia, aku bahkan punya lebih banyak istri daripada dia. Aku punya banyak fans di seluruh dunia yang selalu ada dan setia mencintai ku."



Lalu dia melanjutkan perkataannya,


"Karena itulah Tuan, aku ingin berguru pada Tuan. Kiranya Tuan berkenan mengajar hamba mu ini." (Balasnya sambil menundukkan diri di hadapan kepala suku)


"Baiklah! Kemarilah dan duduk disini. Aku akan mengajarkan caranya padamu."


Lalu dia memanggil salah satu istrinya dan menyuruhnya duduk di sampingnya. Lalu berkata,


"Lihat cara ku menggoda istri ku ini. Lalu tirulah. Paham!"


Si kepala suku pun mengeluarkan jurus-jurus rayuan mautnya. Dan sembari melihat berbagai gerakannya, dia berpikir, apakah ke- 5 teman-temannya sudah pergi jauh.


Lalu tak berapa lama, Jin berkata,


"Baiklah Tuan. Aku sudah paham. Dan aku akan menirunya. Aku akan merayu salah satu gadis disini. Tapi sebelum itu, aku ingin mencari bunga-bunga indah di hutan, untuk ku berikan padanya saat aku merayunya."


"Yah itu ide yang bagus. Pergilah!"


"Tapi tolong Tuan memberitahu kepada yang lainnya bahwa kami pergi mencari bunga-bunga liar di hutan. Agar mereka tidak mencari kami."


"Baiklah! Akan ku beri tahu. Sekarang mari kita keluar! Akan ku umumkan pada yang lainnya bahwa kalian pergi mencari bunga-bunga liar di hutan."


Maka mereka pun segera keluar, dan berdiri di halaman. Lalu kepala suku itu berdiri di tengah halaman dan memerintahkan agar terompet tanduk ditiup, agar rakyatnya berkumpul di halaman. Setelah itu dia berseru,

__ADS_1


"Kalian semua dengar!


Mereka akan pergi mencari bunga-bunga liar di hutan, karena mereka akan mengambil gadis-gadis di sini untuk menjadi istri mereka. Dan mereka ingin memberikan setangkai bunga ketika mereka merayu gadis yang mereka suka.


Jadi, jangan ada yang mengganggu atau pun mengusik mereka. Paham!"


"Ya Tuan!" (Seru mereka semua)


Maka Jin dan Nam joon pun segera pergi ke hutan dan menyusul teman-temannya.


Tak berapa lama, mereka pun bisa menyusul yang lainnya. Mereka sedang beristirahat di bawah pohon rindang. Kemudian Jimin bertanya pada mereka,


"Apa yang kalian sudah lakukan sehingga bisa kabur dari mereka?"



"Aku menipu mereka semua. Terutama si kepala suku yang sombong itu. Hahahaha. Ternyata selain tampan aku juga berbakat menipu orang. Aku baru tahu ternyata aku cukup lihai melakukannya."



"Yah, dia benar! Mulutnya begitu licin seperti minyak wijen. Mungkin karena dia sudah terbiasa bergaul dengan minyak. Hahahaha....


Aku sendiri yang mendengarnya, mau muntah rasanya. Kata-katanya sangat bergejolak seperti hantaman ombak yang memecah karang," (Balas Nam joon)




Lalu Suga yang sejak tadi melihat mereka berdebat, bangkit dan berteriak,


"Hei, Apa kalian tidak bisa diam. Sekarang kita harus segera pergi dari sini. Jangan sampai kita tertangkap lagi. Dari tadi aku perhatikan, kalian ribut terus."


"Dia benar. Sebentar lagi kita akan segera sampai di kemah sang dewi. Ayo! Kita harus cepat. Hari sudah mulai gelap. Jangan sampai mereka curiga dan pergi mencari kita." (Balas V)


"Ayo! Ayo!" (Seru yang lainnya)


Mereka pun segera melanjutkan perjalanan menyusuri rimbunnya pulau.


**********


Akhirnya mereka sampai di kemah sang dewi, Maka V berkata,


"Lihat! Ini jejak kaki yang aku sebutkan kemarin. Aku rasa suku pedalaman itu mengikuti jejak kaki ini hingga akhirnya sampai di pulau tempat kita terdampar waktu itu. Jadi kita ikuti saja jejak kaki ini. Aku yakin ini adalah pertolongan yang dikirim untuk kita agar kita bisa kabur dari sini."


"Yah sudah. Jangan berlama-lama lagi. Sebaiknya kita segera pergi." ( Balas Jungkook)


Maka mereka pun segera pergi mengikuti jejak kaki itu hingga akhirnya tiba di tepi pantai yang cukup jauh dari kemah suku pedalaman itu.

__ADS_1


Karena hari sudah gelap, maka mereka pun mencari tempat berlindung tak jauh dari tepi pantai. yang mereka rasa cukup aman. Mereka pun beristirahat sejenak sambil berbaring memandang indahnya langit malam yang bermandikan cahaya bulan dan bintang.


Sambil berbaring, J hope berkata,


"Semoga pelarian kita berhasil dan indah seperti indahnya langit malam ini."



"Wah, aku jadi terharu. Langitnya yang indah, atau wajah ku yang indah?" (Balas Jimin yang sambil meledek J hope)



Maka J hope pun memandangnya dengan sinis dan kesal. Lalu berkata,


"Wajah ku lebih tampan daripada wajah mu. Jadi jangan sombong dan mengganggu ku, Pergi sana!"



"Begitu saja, langsung marah. Padahal aku kan hanya bercanda. Seperti cewek yang datang bulan. Galaknya minta ampun...." (Balas Jimin lalu pergi meninggalkannya)



**********


Ke esokan harinya, mereka bangun dan mendengar suara seperti suara gemuruh. Maka mereka menjadi takut dan khawatir, kalau itu adalah suara segerombolan suku dalam yang datang mencari mereka karena tak kunjung kembali ke kemah.


Maka mereka pun kompak berteriak histeris ketakutan sambil berpelukan satu sama lain. Tapi seraya mereka berpelukan, mereka tak kunjung melihat suku pedalaman itu.


"Kok ga ada yang datang yah?" ( Ujar Namjoon )


"Iya. Ga ada yang datang." ( Balas Jimin )


Lalu tiba-tiba J hope berteriak,


"Hei lihat! Ada helikopter lewat.



Ayo berlari ke tepi pantai dan lambaikan tangan. Supaya mereka melihat kita."


Maka mereka segera berlari ke tepi pantai dan melambaikan tangan mereka. Mereka juga menuliskan kata 'TOLONG' dengan besar di pantai, dan terus melambaikan tangan.



Akhirnya, Orang di dalam helikopter itu pun melihat mereka dan segera mendaratkan helikopternya di pantai itu.


__ADS_1


Lalu mereka pergi menghampiri ke- 7 anggota BTS itu dan menyelamatkan mereka.


__ADS_2