
Usai beristirahat sejenak, perut mereka pun mulai terasa lapar. Maka mereka ber- 7 pun memakan pisang yang mereka jarah. Karena sangat lapar, mereka makan begitu banyak pisang sampai perut mereka buncit kekenyangan dan susah bergerak.
Mereka hanya bisa berbaring sambil memegangi perut mereka yang buncit.
Kulit pisang pun berserakan di sekitar kemah mereka.
Lalu tak berapa lama, tanpa terasa mata mereka pun meminta untuk terpejam. Mata yang begitu berat, perut yang kekenyangan, dan rasa lelah di punggung bersatu dalam tubuh mereka seakan-akan memaksa mereka untuk segera tidur.
Karena tak kuat lagi menahannya, mereka pun akhirnya tertidur.
Tapi baru sebentar memejamkan mata, tiba-tiba saja perut J hope dan V mules kesakitan. Rasa sakitnya begitu kuat hingga mereka selalu buang angin. Bau menyengat pun tersebar di antara mereka. Meski berusaha untuk menahannya tapi tidak bisa. Dorongan angin di dalam tubuh mereka sangat kuat untuk segera keluar dari persembunyiannya. Dan memaksa mereka mengeluarkannya meski harus menahan bau yang menyengat.
Rasa sakit itu juga bertambah dan memaksa mereka untuk segera pergi buang air besar.
Maka J hope dan V pun akhirnya pergi mencari tempat untuk buang air besar.
Lalu Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya mereka menemukan lokasi yang pas untuk buang air. Mereka berdua pergi ke arah yang berbeda.
V yang selalu buang angin itu cepat-cepat membuka celananya dan jongkok. Dia buang air besar tepat di bawah pohon rindang.
"Prrrreeettttttt" (Suara itu terdengar begitu keras saat V buang air besar)
"Aduh.... sakit sekali." (Ungkapnya sambil menekan perutnya)
Wajahnya terlihat merah saat nge'den.
Sementara J hope yang berada di arah yang berbeda juga begitu. Karena perutnya mules luar biasa.
Tapi saat mereka berdua sedang fokus buang air besar. Tiba-tiba se ekor monyet liar muncul bergelantungan di atas pohon dan melihat V sedang jongkok.
Monyet nakal itu pun berusaha membalaskan dendamnya pada V.
Monyet itu melihat sebuah sarang lebah yang besar yang menggantung tepat diatas kepala V.
Kemudian Monyet itu mengambil sebuah ranting kecil dan melempar sarang lebah itu.
Dan..... burrrrrrrr..... ratusan lebah pun heboh keluar dari sarangnya.
Lalu salah satu lebah itu menyengat pantat V yang masih jongkok buang air besar. Sontak V pun menjerit kesakitan
"Aou.....aoo...."
V pun langsung lari karena takut akan diserbu ratusan lebah yang berterbangan di atas kepalanya.
Dia berlari kocar-kacir dan lupa mengancing celananya.
Akhirnya celananya pun melorot saat berlari.
Dia berlari sekuat tenaga sekencang mungkin dan bersembunyi dalam sebuah lubang yang sempit dan basah sambil merintih kesakitan disana.
Dia menunggu sampai akhirnya lebah-lebah itu tak melihat dirinya lagi.
V pun berhasil selamat dari serbuan lebah.
Setelah menyadari lebah itu sudah pergi, dia pun keluar dari lubang itu perlahan-lahan sambil berjalan pincang, karena pantatnya yang bengkak.
Maka sambil berjalan, V mengutuki lebah yang telah menggigit pantatnya.
Tapi V tidak sadar kalau dia berjalan tanpa celana.
Hingga akhirnya sampai di kemah.
Melihat hal itu, teman-temannya pun bertanya padanya, sambil tertawa geli
"Hei! Dimana celana mu?
Hahahahaha"
Sontak V pun kaget setengah mati dan segera menutupi *********** dengan kedua tangannya.
Tapi tiba-tiba jungkook memukul pantat V yang bengkak dan merah itu. Dan berkata,
"Kenapa pantat mu merah dan bengkak begini?"
__ADS_1
V pun secara otomatis menjerit kesakitan, sambil mengusap-usap pantatnya.
"Aou,,, sakit"
Lalu dia segera berlari ke dalam kemah, dan mengambil sebuah jacket dan langsung melilitkannya pada pinggangnya dan keluar menemui yang lain.
Melihat itu, Suga pun terdiam sejenak sambil memandangi V lalu berkata,
"Hei! bukankah itu jacket ku?
Cepat buka!"
"Tidak!
Jangan!
Ku mohon izinkan aku memakainya sampai aku menemukan celana ku."
Suga yang merasa kasihan pun dengan terpaksa merelakan jacket kesayangannya dipakai oleh V. Dengan wajah yang cemberut dia berkata,
"Yah sudah!
Tapi begitu celana mu ketemu, kau harus segera mencuci jacket ku ini sampai bersih."
Lalu Jimin berkata,
"Ngomong-ngomong J hope kemana? Bukankah kalian pergi berdua?"
"Oh iya!
Astaga aku lupa.
Ini karena monyet sialan itu, awas aja!
Akan ku balas dia nanti."
(Balas V dengan kesal sambil mengepal kedua tangannya seolah hendak menonjok seseorang)
(Ungkap Jimin lalu pergi meninggalkan mereka)
"Aku ikut!
Aku juga mau pergi mencari celana ku" (Lanjut V yang berjalan pincang)
Sementara Jimin dan V pergi.
J hope yang tengah fokus buang air besar itu tak menyadari seekor ulat bulu besar berwarna hitam menempel di kakinya.
Lalu Sembari berjalan memasuki hutan, Jimin terus berteriak memangil-manggil J hope.
"J hope!"
"J hope!"
Tapi J hope tidak mendengar teriakannya, karena fokus buang air.
Kemudian J hope berkata sambil mengelus-elus perutnya,
"Aduh,,, lega sekali."
J hope yang sudah selesai buang air besar itu pun berjalan dengan santainya pulang ke kemah. Sampai akhirnya dia bertemu dengan Jimin di jalan, dan berkata,
"Hei kau mau kemana?"
"Mencari mu lah. Dari tadi aku panggil-panggil tapi tak dengar.
Hei apa itu yang menempel di kaki mu?
Sesuatu yang besar dan berbulu." (Ujar Jimin sambil melebarkan matanya yang sipit)
Maka J hope pun melihat ke kakinya dan Sontak berteriak histeris,
"Aghh..."
__ADS_1
Lalu dia mengayun-ayunkan kakinya agar Ulat bulu itu jatuh. Tapi meski dia mengayun-ayunkan kakinya dengan kencang, ulat bulu itu tetap menempel kuat di kakinya.
Maka Jimin pun mengambil sebuah kayu dan segera memukulkannya pada kaki J hope agar ulat bulu itu mati.
Dia memukulnya dengan cukup kuat.
Sehingga J hope berteriak kesakitan sambil memegang kakinya yang sudah merah.
"Aduh.... kaki ku... kaki ku sakit"
"Kenapa kau memukulnya? (Teriak J hope)
"Yah biar ulat nya matilah."
"Tuh lihat saja sendiri! Ulatnya sudah mati kan?"
"Aku hebatkan" (Ungkap Jimin dengan sombong)
Maka karena geram, J hope pun memukul kepala Jimin dan berkata,
"Ish...."
"Apa kau tidak bisa cari cara lain?"
"Lihat! Sekarang kaki ku bengkang nih..."
"Yah sudah kita pulang saja! Nanti juga sembuh." (Ucap Jimin)
Mereka berdua pun akhirnya pulang, J hope berjalan terpincang-pincang dan Jimin membantunya.
Dan tak berapa lama sampai di kemah. V juga belakangan sampai sambil membawa celananya.
Lalu V pun mulai angkat bicara, dia berkata,
"Kita tak boleh begini terus!
Mau sampai kapan kita makan pisang?
Kita harus memasak setidaknya sayur-sayuran.
Lebih baik sekarang kita bagi tugas saja."
Semuanya pun berteriak,
"Setuju!"
Kemudian Jin sebagai member tertua bangkit berdiri dan mulai membagi tugas mereka masing-masing.
Jin akan bertugas memasak dan membersihkan kemah
Nam joon dan Suga akan mengambil air bersih
Jimin dan Jungkook akan mencari kayu bakar
V akan mencari ikan di laut
J hope akan mencari buah-buahan dan sayuran
Mereka semua setuju dengan tugasnya masing-masing, dan itu mulai berlaku besok pagi.
Lalu Jin berkata lagi,
"Karena hari sudah mulai gelap, sebaiknya kita istirahat saja!
Jangan ada yang pergi kemana pun.
Paham!"
Maka mereka mulai berbaring di kemah sederhana itu yang beratapkan dedaunan. Dan beralaskan tanah. Gubuk yang kecil dan sempit yang mereka buat dadakan.
Selanjutnya bagaimana hari mereka esok pagi dengan tugas yang baru? Sampai kapan mereka akan tinggal di pulau terpencil ini?
__ADS_1