Pewaris Takhta

Pewaris Takhta
sepakat


__ADS_3


beep..! beep..! (suara alarm)


huh.. (Aya terbangun)


tap.. tap.. (suara langkah kaki)


hei.. kau sudah bangun (ucap Mia)


hoam.. (Aya menguap)


selamat bangun putri tidur.. (gurau Mia)


cepat sekali sudah pagi.. (ucap Aya)


ya.. ayo kebawah kita sarapan (ajak Mia)


tap.. tap.. (suara langkah kaki)


selamat pagi non.. (ucap bibi)


pagi bi.. (sahut Mia)


ini bibi sudah siapkan sarapannya.. (ucap bibi)


makasih bi.. (sahut Mia)


mereka berdua pun duduk dan menyantap sarapan tersebut sambil mengobrol tentang kejadian semalam


aromanya lezat sekali.. (ucap Aya)


ya.. cobalah.. (sahut Mia)


nyum nyum.. (Aya mencicipinya)


wow.. sungguh nikmat! (ucap Aya)


hehe.. ya mantap (sahut Mia)


kau beruntung sekali memiliki ini semua.. (ucap Aya)


ah tidak.. tidak semua benar.. (sahut Mia)


oiya, soal semalam aku minta maaf.. (ucap Aya)


hem.. sudahlah lupakan.. (sahut Mia)


kau tentu tidak melupakan kejadian dengan Wiz semalam kan.. (gurau Aya)


uhuk uhuk.. (Mia tersedak)


oh.. kau kenapa.. ini air, minumlah.. (ucap Aya)


glek-glek-glek.. (Mia meminum air)


huh.. (Mia menghela nafas)


haha.. kau gugup ya.. (gurau Aya)


ishh.. kau ini.. (sahut Mia)

__ADS_1


maaf.. hehe (ucap Aya)


kau tau, semalam kau hampir saja membuat kita berakhir dipenjara! (ucap Mia)


oh.. ayolah.. itu tidak akan terjadi (ucap Aya)


untung saja aku bertindak cepat.. (ucap Mia)


hem.. ngomong-ngomong bagaimana kau bisa terpikirkan hal tersebut..? (tanya Aya)


ya, aku mengamati sekitar.. (sahut Mia)


aku sendiri tidak menyangka ketika melihat plat nomor mobilmu sudah tertutup kertas.. (ucap Aya)


ya.. kau harus berterimakasih padaku (sahut Mia)


haha, tentu kau sungguh jenius! (ucap Aya)


apa kau sudah selesai makan? (tanya Mia)


ya, sudah.. (jawab Aya)


baiklah tunggu sebentar.. (ucap Mia)


lalu Mia mengambilkan perlengkapan mandi untuk Aya


ini, mandilah.. (ucap Mia)


ah.. kau sungguh baik.. (sahut Aya)


ya, baumu tidak sedap.. (gurau Mia)


setelah selesai mandi Aya pun kembali menghampiri Mia yang sedang menonton TV


kau sudah selesai.. (ucap Mia)


hehe.. mau kemana kita sayang.. (gurau Aya)


diamlah.. (sahut Mia)


ting tong.. (suara bel rumah)


hei siapa itu..? (tanya Aya)


paling hanya kurir mengantarkan barang (sahut Mia)


permisi.. maaf non, ada tamu yang mencari non.. (ucap bibi)


ya bi.. suruh tunggu saja didepan.. (sahut Mia)


Aya & Mia lekas keluar untuk mengeceknya


heh.. (ucap Mia kaget)


kau sudah sampai rupanya.. (ucap Aya)


hai.. (ucap Wiz)


hem.. ada apa kau kemari..? (tanya Mia)


aku kesini ingin mengembalikan mobil Aya (ucap Wiz)

__ADS_1


bagaimana kau bisa tau lokasi rumahku..? (tanya Mia)


aku yang memberitahu nya, hehe.. (sahut Aya)


apa..?! (ucap Mia tak menyangka)


cie.. cie.. (gurau Aya)


ini.. (ucap Wiz memberikan kunci mobil Aya)


oke.. (sahut Aya)


hem.. oiya aku membawakan sesuatu untuk kalian.. (ucap Wiz)


wow.. thanks! (ucap Aya)


apa itu coba kulihat..?! (ucap Mia)


ups! rahasia.. (gurau Aya)


ishh.. (ucap Mia)


hehe, itu sebagai ucapan terimakasih telah menolong ku semalam, kau sangat hebat mengemudi.. (ucap Wiz)


ya.. kalau kau mau aku bisa mengajarimu.. (ucap Aya)


nice.. (sahut Wiz)


bagaimana dengan mobilmu? (tanya Mia)


hem.. 'nevermind' (sahut Wiz)


saat sedang berbincang, terlihat kepulan asap dari dalam suatu mobil


hei.. bau apa ini..? (ucap Aya)


heh.. itu temanku.. (sahut Wiz)


bukan itu, maksudku aroma apa ini.. (ucap Aya)


ah.. itu vape, hehe.. (ucap Wiz)


apa itu.. bisa aku mencobanya..? (ucap Aya)


Mia pun menyenggol kaki Aya


hei.. kenapa?! (ucap Aya)


.. (Mia diam saja)


hehe, lain kali saja.. (sahut Wiz)


oh ayolah.. (ucap Aya)


baiklah, kau akan melatihku dan aku akan memberikannya untukmu, setuju? (tanya Wiz)


deal! (jawab Aya)


alright, see you later.. (ucap Wiz)


bye.. (sahut Aya)

__ADS_1


__ADS_2