
teet.. teet.. (bel pulang!)
sore itu usai sudah hari pertama kegiatan MPLS dan semua murid pun berhamburan keluar meninggalkan kelas namun Aya tidak langsung pulang dan melamun sendiri didepan kelas, sementara Bruno secara tiba-tiba datang untuk menemuinya setelah tahu kelas Aya yang berada dilantai 2. Aya sempat terkejut melihatnya namun hal tersebut menjadi salah satu momen indah. berkat kehadiran Bruno, mereka pun mengobrol satu sama lain sambil menceritakan kejadian yang mereka alami hari itu
hai! (sapa Bruno)
eh.. (sahut Aya)
kau sedang apa? kenapa belum pulang? (tanya Bruno)
hufftt.. seharusnya aku yang bertanya kepadamu (sahut Aya)
hehe.. aku hanya mengkhawatirkanmu (ucap Bruno)
aku sedang menunggu abangku (jawab Aya)
maksudmu kakak petugas OSIS? (tanya Bruno)
bukan, maksudku Abang itu saudara aku.. (jawab Aya)
memangnya kau punya Abang disini? (tanya Bruno)
ya, dia seorang yang penting disini.. (ucap Aya kesal)
ada apa memang? kau terlihat sedang tidak baik (tanya Bruno)
ya abangku adalah ketua MPK, dan ia baru saja memarahiku karena perbuatanku yang dianggap merusuh didalam kelas, padahal aku hanya ingin bersikap ramah (ucap Aya)
yasudah, tak perlu sedih (sahut Bruno sambil tersenyum)
... (Aya hanya diam)
hey, coba lihat itu! (ucap Bruno sambil menunjuk segerombolan capung yang sedang terbang)
kenapa memangnya? (tanya Aya)
perhatikan, itu lihat! (ucap Bruno)
ya, aku sudah melihatnya (sahut Aya kesal)
__ADS_1
hem.. aku ingin bertanya sesuatu padamu (ucap Bruno)
ya, silahkan (sahut Aya)
apa kau tau penyebab segerombolan capung itu pergi disaat datang seekor capung lainnya? (tanya Bruno)
ya, karena hembusan angin.. (jawab Aya)
lalu kenapa seekor capung tersebut tetap terbang disana? (tanya Bruno)
aku tidak tahu.. (sahut Aya)
Ya jawabannya cukup sederhana, dikarenakan gravitasi bumi dan tingkat ketinggian segerombolan capung itu pergi saat angin berhembus sementara seekor capung tetap berusaha terbang dan tidak goyah menahan segala terpaan. (jelas Bruno)
... (Aya diam terheran)
maknanya meski masalah selalu datang menerpa kau harus kuat dan tidak menyerah meski yang lain pergi, dan itulah yang membuatmu menjadi sepesial.. (terang Bruno)
hehe, apa kau mengerti? (tanya Bruno)
entahlah.. apa kau seorang motivator? (gurau Aya)
mungkin, hehe.. (gurau Bruno)
nah gitu dong, tetap semangat ya! (ucap Bruno)
hehe, iya terimakasih (sahut Aya)
sementara mereka asik berbincang, Tara yang berada di ruang rapat pun menunggu kehadiran para anggota dan ketua OSIS untuk menerima laporan kegiatan. setelah laporan selesai Tara pun menahan sementara Tria untuk tetap berada diruangan karena ingin menyampaikan beberapa hal
maaf kak, ada apa memanggilku? (tanya Tria)
saya, ingin bertanya kepadamu (jawab Tara)
apa hukuman yang kau berikan kepada murid baru yang melanggar tadi di kelas? (tanya Tara)
umm.. saya menghukumnya untuk membantu pekerjaan saya di kelas (jawab Tria gugup)
apa itu juga pekerjaan dia? (tanya Tara)
bukan kak, maaf (jawab Tria)
__ADS_1
seharusnya kau berpikir terlebih dahulu sebelum memberinya hukuman (ucap Tara)
siap kak, saya salah (sahut Tria)
cepat push up 20 kali, sebagai hukumanmu.. (ucap Tara)
siap laksanakan! (sahut Tria)
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10 (hitung Tria)
lain kali jangan terulang, kau tahu kondisinya setidaknya kau bisa memberi hukuman untuknya esok hari (ucap Tara)
11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 (hitung Tria)
siap, saya mengerti! (sahut Tara)
yasudah cukup, kau boleh pergi.. (ucap Tara)
siap, terimakasih kak! (sahut Tria)
setelah itu Tara pun mengabari Aya untuk segera pulang lewat pesan singkat di handphonenya, sesampainya di dekat mobil Aya pun berpamitan dengan Bruno yang mengantarnya sampai parkiran
terimakasih atas segala bantuannya hari ini.. (ucap Aya)
ya tentu, tidak masalah.. (sahut Bruno)
ini nomor teleponku, hubungi saja bila kau perlu (ucap Bruno)
sepertinya, aku akan sering menyibukkanmu (gurau Aya)
silahkan saja, aku tak keberatan (sahut Bruno)
hey apa yang kau lakukan Aya, cepat masuk! (ucap Tara)
isshhh.. (gumam Aya kesal)
cepatlah, kau sudah ditunggu.. (ucap Bruno)
yasudah, sampai jumpa pahlawanku! (ucap Aya)
oke gadis manis, dah! (sahut Bruno)
__ADS_1
Aya lalu masuk kedalam mobil lalu mereka berdua segera pulang.