Pewaris Takhta

Pewaris Takhta
canggung


__ADS_3


saat mereka asyik makan bersama. dalam benaknya, Aya masih memikirkan Bruno


Mia, kau mau coba kentangnya? (tanya Wiz)


.. (Mia hanya menganggukan kepala)


ini.. buka garasinya "mulut" mobil akan segera masuk.. "kentang" (ucap Wiz)


aaa.. (Mia membuka mulutnya)


Wiz bergurau memberikan sebuah tipuan kecil


ups! belok.. nyum-nyum.. (gurau Wiz)


ih... (Mia gemas)


haha.. (Wiz tertawa)


maaf, anda belum beruntung.. (gurau Wiz)


karena gemas Mia mencubitnya


aww.. sakit! (ucap Wiz)


haha, rasakan.. (sahut Mia)


Aya diam saja menyaksikan


Aya, kenapa kau diam saja? (tanya Mia)


huh.. kalian ini seperti anak kecil saja.. (sahut Aya)


oh ayolah.. ada masalah apa? (tanya Mia)


tidak apa.. (sahut Aya)


hehe, Yap! katakan saja.. kami akan membantu (ucap Wiz)


seketika Mia melihat seseorang lalu segera menghampirinya dan mengajaknya untuk bergabung


kau mau kemana? (tanya Wiz)


sebentar.. (sahut Mia)


heh.. (Aya heran)


sesaat kemudian mereka pun datang


tap.. tap.. (suara langkah kaki)


permisi.. (ucap Ana)


teman-teman kenalkan, ini kak Ana.. (ucap Mia)

__ADS_1


hai, ka.. (sapa Wiz)


ehem.. (deham Mia)


oh maaf, silahkan duduk kak.. (ucap Aya)


ah.. iya makasih, maaf menggangu.. (sahut Ana)


tidak apa ka, aku sengaja mengundang kakak kesini untuk berterimakasih tadi pagi telah menolongku.. hehe (sahut Mia)


yasudah, lain kali jangan terlambat lagi.. (ucap Ana)


siap kak! hehe (sahut Mia)


ketika mereka sedang mengobrol Wiz berinisiatif memesankan makanan ringan beserta minuman


oiya, selamat buat kalian telah berhasil memenangkan pertandingan hari ini (ucap Ana)


apa kakak menyaksikanku? (tanya Aya spontan)


hufftt.. (Mia menghela nafas)


Yap! apa kau yang bernama Aya?, awalnya kulihat kau tertinggal namun berhasil menyusul dan menang.. (sahut Ana)


iya betul kak! hehe (ucap Aya)


ingatlah perjalanan masih panjang, kalian harus tetap semangat! (ucap Ana)


siap kak! terimakasih.. (sahut Aya)


excuse me ladies.. (ucap Wiz)


oh iya, ini buat kakak.. (ucap Mia)


wah.. terimakasih banyak kalian sudah repot-repot (ucap Ana)


sementara itu Aya mengecek ponselnya yang berdering


hem.. maaf, sepertinya aku harus pulang duluan (ucap Aya)


heh.. kenapa? (tanya Mia)


abangku sudah menungguku, aku lupa untuk mengabarinya terlebih dahulu (ucap Aya cemas)


astaga, kau ini.. (ucap Mia)


yasudah, mari kita pulang.. tenang saja, aku yang bertanggung jawab (ucap Ana)


mereka pun beranjak pergi. sambil berjalan bersama mereka saling mengobrol


oh.. ternyata benar kau adiknya kak Tara.. (ucap Ana)


hehe, iya kak.. (sahut Aya)


tak usah sungkan denganku. aku dan kak Tara, kami saling mengenal baik.. (ucap Ana)

__ADS_1


lalu Aya memberitahukan kepada Ana tentang rencananya untuk Tara


ah.. itu ide bagus! jadi kalian sudah merencanakannya bersama.. (ucap Ana)


hehe iya ka, kami sudah berencana akan menyiapkannya dirumahku (sahut Mia)


jika Kaka mau kita bisa bekerja sama.. (ucap Aya)


baiklah.. hubungi saja, aku akan datang (sahut Mia)


sesampainya disana, Tara yang sudah lama menunggu kedatangan Aya, merasa geram ingin memarahinya


sampai jumpa kak.. (ucap Mia)


bye.. (ucap Wiz)


iya, hati-hati dijalan.. (sahut Ana)


tap.. tap.. (suara langkah kaki)


permisi kak.. (ucap Ana)


eh, Ana.. (sahut Tara)


Tara tidak menduga bahwa Aya akan datang bersama Ana


Aya, darimana saja kau? (tanya Tara)


a, aku.. (jawab Aya gugup)


maaf kak sebelumnya tidak ada pemberitahuan, tadi ada sedikit bimbingan pengarahan untuk kegiatan perlombaan (ucap Ana)


hufftt yasudah, tak apa.. makasih telah mengantar adik ku (ucap Tara)


iya kak sama-sama.. (sahut Ana)


Tara segera masuk kedalam mobil


terimakasih kak! aku pulang dulu.. (ucap Aya)


oke Aya, hati-hati dijalan.. (sahut Ana sambil mengedipkan mata)


Aya pun menyusul


dikejauhan Mia dan Wiz menyaksikan Aya terselamatkan berkat bantuan Ana


'the power of love' (gurau Wiz)


haha, syukurlah.. (ucap Mia)


dalam perjalanan pulang Aya sempat berbincang dengan Tara dan menayakan tentang Ana


hei, katakan padaku apa kau memiliki suatu hubungan dengan kak Ana? (tanya Aya)


apa yang kau bicarakan.. untung saja tadi aku tidak jadi memarahimu! (sahut Tara mengelak)

__ADS_1


haha, cie.. ayolah akui saja.. (gurau Aya)


__ADS_2