
sesampainya Aya di lapangan ia diarahkan oleh para anggota OSIS (organisasi siswa intra sekolah) ke depan lapangan saat berjalan ia melihat seorang pria yang sedang di hukum didepan lapangan karena telat mengikuti upacara, dan ia pun ditanyai oleh ketua OSIS apa yang menjadi penyebab keterlambatannya mengikuti upacara. Aya pun menjawab dengan menjelaskan kejadian ia jatuh terpeleset saat berlari menuju lapangan upacara hingga akhirnya ditolong oleh seorang pria lalu menunjukkan bahwa pria yang sedang dihukum tersebutlah yang telah menolongnya. ketua OSIS pun memerintahkan anggotanya untuk menyudahi hukuman kepada pria tersebut lalu memerintahkan agar mereka berdua segera menuju kebarisan dan mengikuti jalannya upacara. seusai upacara ketua OSIS memberikan sambutan dan memperkenalkan guru-guru dan staf sekolah serta para anggota OSIS, berikut dirinya sendiri. disela-sela acara sambutan tersebut Aya menghampiri pria yang telah menolongnya lalu menyapanya dan berniat menanyakan tentang siapa pria tersebut
hai, makasih sudah menolongku (ucap Aya)
oh tentu, tidak masalah (pria tersebut)
hem.. kenapa kau tadi tidak berterus terang bilang kepada mereka bahwa kau terlambat karena menolongku? (tanya Aya)
tidak apa, yang penting aku tidak terlambat untuk menolongmu (jawab pria tersebut)
hahaha, kau pasti bergurau (ucap Aya)
mungkin, hehe (sahut pria tersebut)
jadi, kenapa tidak? (tanya Aya)
karena seorang pahlawan tidak perlu dunia (orang lain) tahu bahwa dia telah menyelamatkan seseorang, hanya yang terpenting adalah bertindak bagaimana orang tersebut agar bisa terselamatkan. (jawab pria tersebut)
wow, apa kau Superman? (tanya Aya)
bukan, tapi aku sedikit mengetahuinya, ya salah satunya seperti kutipannya (jawab pria tersebut)
__ADS_1
"dunia tak butuh penyelamat, tetapi setiap hari kudengar orang-orang minta diselamatkan! (Superman)" (ucap Aya dan pria tersebut)
hahaha, kau ternyata juga hafal (ucap pria tersebut)
entahlah, tapi aku tidak minta untuk kau tolong (ucap Aya)
sama, entahlah.. (ucap pria tersebut)
isshh.. kau ini! (ucap Aya gemas)
sudahlah, kita dengarkan saja sambutan ini (ucap pria tersebut)
apakah harus? (tanya Aya)
hem.. (gumam Aya)
setelah perbincangan seru mereka berdua pun kembali menyimak sambutan serta kegiatan perkenalan lingkungan sekolah. hingga akhirnya ketua OSIS pun memperkenalkan dirinya sendiri kepada para murid baru dan menjelaskan "bahwa semua yang telah diperkenalkan harus di ingat karena pada hari terakhir MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) akan ditanyakan setiap nama-nama para guru, staf sekolah, dan anggota OSIS, berikut tentang saya sendiri seperti yang sudah diberitahukan. dan saya harap kalian semua mencatatnya"
teet.. teet.. teet.. (bel istirahat berbunyi)
seusai upacara dan kegiatan sambutan dan perkenalan, para murid pun dipersilahkan untuk istirahat sementara itu, Tara pun menanyakan kepada Ana (ketua OSIS) tentang pria yang telah menolong adiknya
permisi, boleh minta waktunya sebentar? (tanya Tara)
__ADS_1
iya tentu, ada apa kak senior? (jawab Ana)
tak usah panggil seperti itu (ucap Tara malu)
maaf kak.. (sahut Ana malu)
yasudah tak apa (ucap Tara)
hem.. lalu kakak ingin bertanya apa? (tanya Ana)
saya mau menanyakan, siapa pria tersebut yang telah menolong adik saya (Aya) (tanya Tara)
oh, dia itu bernama Bruno anak kelas 10 teknik otomotif (jawab Ana)
jadi murid perempuan tadi ternyata adik kakak ya? (tanya Ana spontan)
huh.. sudahlah tak usah dibahas (jawab Tara)
maaf kak, aku tidak bermaksud (ucap Ana)
yasudah tak apa, sebelumnya terimakasih (ucap Tara)
iya kak, sama-sama (ucap Ana)
__ADS_1