
langit sore terlihat mendung seperti ingin turun hujan. saat perjalanan Aya hanya melamun, Mia pun menyetel lagu untuk mencairkan suasana dan mengajaknya mengobrol
tidak seperti biasanya, kau diam saja.. (ucap Mia)
... (Aya diam saja)
haha, aku masih terbayang saat tadi.. (ucap Mia)
walau hanya sepatah kata Aya pun akhirnya merespon
kenapa? (ucap Aya)
hem.. aku heran saja kenapa kau memesan teh beserta gula terpisah namun tidak digunakan (ucap Mia)
.. (Aya diam saja)
ah.. kuperhatikan, kau sampai tidak sempat menuangkannya kedalam teh mu, karena terlalu sibuk memandanginya (ucap Mia)
.. (Aya tetap diam)
sesampainya dirumah Aya, terlihat ibunya sedang berada diluar rumah dan segera menghampiri mereka dengan payung
ayo cepat, sudah gerimis.. nak Mia mau mampir dulu? (ucap ibu Aya)
ah.. maaf Bu, saya langsung pulang saja (sahut Mia)
sebelum Aya keluar dari kendaraan, Mia menyempatkan untuk memberikan dua buah gula dadu
ini, ambilah.. (ucap Mia)
lalu Aya menerimanya
__ADS_1
yasudah bu, saya pamit.. (ucap Mia)
oh iya, makasih banyak nak.. (sahut ibu Aya)
sama-sama bu makasih juga, masakan ibu enak sekali! hehe.. (ucap Mia)
hati-hati dijalan nak.. (ucap ibu Aya)
siap bu, dah.. Aya (sahut Mia)
tin.. tin.. (suara klakson mobil)
setelah itu ibu dan Aya segera masuk kedalam rumah
Aya, salin bajumu saja dulu. habis itu jika kau lapar mamah sudah siapkan makanan (ucap ibu)
nanti saja mah.. Aya masih kenyang (sahut Aya)
tap.. tap.. (suara langkah kaki)
hei, apa ini punyamu? (tanya Tara)
Aya diam saja dan langsung mengambilnya, lalu beranjak pergi
heh.. kenapa dia? aneh sekali.. (Tara heran)
ah.. sudahlah, mungkin dia lelah ingin istirahat terlebih dahulu. (ucap ibu)
setelah membersihkan tubuh Aya langsung ke kamar dan tidur. tengah malam ia terbangun. karena merasa lapar ia pun mengambil makanan yang sudah tersedia di dapur dan duduk di sofa sambil menonton TV. dan secara kebetulan ia menemukan hp Tara yang tergeletak di atas sofa, ia lantas coba untuk mengeceknya dan melihat wallpaper berupa foto Tara sedang berdua bersama Ana berserta beberapa notifikasi pesan yang belum terbaca, karena penasaran Aya pun coba untuk membukanya namun tidak bisa karena terkunci.
kenapa hp nya ada disini? apa dia kelupaan? hem.. fotonya membuatku penasaran, sebenarnya ada hubungan apa mereka??? (dalam benak Aya)
dan tanpa aya sadari Tara sudah berada tepat didepannya
__ADS_1
... (Aya mengadahkan kepala dan melihat ke depan)
hah..! (Aya terkejut)
sedang apa kau? (tanya Tara)
a, ah.. tidak.. ini hp mu tergeletak disini, tak sengaja aku menemukannya.. (jawab Aya gugup)
tidak sopan! cepat kembalikan ponselku. (ucap Tara)
hei! tadinya juga aku ingin kembalikan. tapi kau secara mendadak muncul seperti hantu didepanku! (sahut Aya)
Tara pun mengambil ponselnya dari tangan Aya
aku habis dari WC lalu mendengar suara-suara dan coba mengeceknya. rupanya itu kau. huh.. seperti tikus saja malam-malam membuat kegaduhan (ucap Tara)
masa bodo, aku tidak butuh penjelasanmu. (sahut Aya)
yasudah, cepat habiskan makananmu. (ucap Tara)
memangnya kenapa kalau aku berlama-lama, itu bukan urusanmu! (ucap Aya)
ya.. aku hanya mengingatkan. karena tadi aku duduk dan melihat sekelebat bayangan yang berlarian disekitar sini.. (ucap Tara)
.. (Aya terdiam)
tentu kau tidak mau melihatnya kan.. (ucap Tara)
selesai berbicara Tara langsung pergi. Aya yang tersugesti akan omongan Tara pun dengan cepat menghabiskan makanannya dan kembali ke kamar
tap.. tap.. (suara langkah kaki)
click! (suara mengunci pintu)
__ADS_1
Tara mengintip dan melihat Aya segera masuk ke kamar
haha, dasar penakut.. (dalam benak Tara)