
Senin pagi, secercah cahaya pagi menembus disela-sela gorden warna biru langit seorang wanita paruh baya berdaster membuka gorden tersebut sehingga cahaya matahari lebih leluasa masuk mengenai wajah bulat gadis 17 thn yg masih lelap tidur meringkuk serta iler yang tak henti-hentinya mengalir dari bibir mungilnya.
"NAVINKY ALTASYAH!!! BANGUN!!" Teriak wanita paruh baya tersebut berkacak pinggang melihat anak gadis satu-satunya masih setia pada ranjangnya yg suara lantangnya saja tidak cukup membangunkannya.
Byurrr
"Tolonggg... banjir banjir melanda Aaarghh!" Teriak gadis itu langsung bangun terduduk terkejut dengan wajah dan separuh atas bajunya basah akibat semburat air yang tak lain dari mamanya sendiri.
Wanita paruh baya tersebut menaruh kembali gelas yg sudah tandas akibat menyiram putrinya yang tak ada pilihan lain selain membangunkan anaknya dengan air yg tadinya masih penuh di gelas yg berada di atas nakas.
"Anak perawan kok bangunnya siang entar jodoh kamu gak dateng dateng mau? cepat bangun kamu gak ingat ini bukan hari libur lagi pinky?" Ucap Mira kembali berkacak pinggang melihat anaknya masih duduk terjekut di atas ranjang.
"Ih mama tega banget sih banguninnya gak ada cara lain apa, apalagi doanya tuh ma masa punya gadis secantik dan seimut ini dikatain jodohnya gak dateng, padahal banyak loh cowok tampan mengantri buat dapetin Pinky anak mama yg paling cantik sedunia." Puji Pinky yang narsisnya ketinggian untuk dirinya sendiri entar jatoh lagi kan sakit.
"Jangan banyak bacot deh kamu cepat pergi mandi sana udah 1 minggu kamu gak mandi mandi Pinky nanti kalau sampe disekolah entar cowok yg kamu bilang mengantri itu gak mau lagi dekat-dekat sama kamu karna kamu nya bau badan" balas Mira menarik selimut yang menutupi sebelah kakinya Pinky hingga gadis itu berguling jatuh ke lantai. Kan apa aku bilang kalo ketinggian kan jatuh juga.
Pinky dengan langkah gontai menuju ke kamar mandi untuk memulai ritual mandinya yang hampir selama seminggu ini gak dilakukannya apalagi libur sekolah yg panjang kemarin membuatnya tambah malas bergerak hanya menghabiskan waktunya di atas ranjang empuknya.
Seorang gadis 17 thn yg sudah rapi dengan seragamnya dan ransel dibelakangnya berlari menuruni tangga menuju ke meja makan siapa lagi kalau bukan Pinky langsung duduk di kursi sebelah ayahnya Martin.
Dilihatnya sekitar seperti ada yang kurang pagi ini dimeja makan matanya mengelilingi mencari sesuatu yg hilang menurutnya. Dibawah meja gak ada, diangkatnya piring gak ada, dibukanya saku baju sekolahnya juga gak ada, dan dibukanya sepatu sekolahnya gak ada juga yang dicarinya tapi dimana?.
Pinky akhirnya menyerah dan langsung menanyakan keberadaan yang hilang pagi ini "Papa kok Bang Niko gak ada, hilang kemana tu orang di dalam sepatu Pinky juga gak ada bang Niko emang dia kemana pa?" Tanya Pinky yang ternyata sesuatu hilang yg dicarinya itu adalah abangnya yang tidak kelihatan batang hidungnya dimeja makan.
"Abang mu tadi duluan pergi pagi-pagi tadi karena ada pasien baru yang katanya mau operasi jarinya tertancap garpu gara-gara adik pasien kiranya jari pasien sosis" jawab Martin tanpa mengalihkan pandangannya dari Tablet yang menampakkan berita hari ini. Yaa Pinky mempunyai saudara laki-laki yang tak lain anak pertama dari Martin dan Mira yang bernama Niko Algantara seorang dokter umum lulusan S2 fakultas kedokteran UI.
__ADS_1
"Berita hari ini seorang istri tega mencukuri botak tetangganya sendiri yang bernama S karena mendapati suaminya berselingkuh dengan tetangga satunya yang bernama Z. Dia mengira S adalah Z karena mereka memang saudara kembar dan suaminya sudah botak duluan akibat kemarahan sang istri sehingga satu sehelai rambut pun ditubuh suami sudah tidak ada. Sang istri ditangkap dan dihukum 1 minggu penjara karena mengira gunting rumput adalah gunting rambut." Kata Martin membaca berita hari ini dilayar tabletnya. "Wah wah, bagaimana keadaan suaminya yang bagian bawahnya tidak ada rambut lagi pasti istrinya saat keluar penjara akan menceraikannya karena tidak puas lagi pada suaminya yg tanpa rambut" lanjut Martin bermonolog didengar Pinky dan Mira istrinya.
"Emang bagian bawah tubuh kita ada rambut yaa pa? kayaknya rambut cuman adanya di kepala deh pa?" tanya Pinky heran ucapan papanya tadi yg didengarnya sembari melahap paha ayam goreng ditangannya.
"Pinky cepetan kamu makannya sudah jam berapa ini kamu belum berangkat juga, entar terlambat lagi" ucap Mira mengalihkan pembicaraan Pinky dan Martin yang mengada-ngada.
"Bang Niko nya gak ada ma macem mana aku pergi ma, gak ada yang nganterin aku. Mobil papa kan masih di bengkel" keluh Pinky.
"Biasanya juga kamu langsung nyari tumpangan ke sembarang orang didepan, lakukan saja lagi! cepetan kamu ke depan entar tumpangan gratisnya pada lewat semua lagi" titah Mira sambil membereskan 2 piring Pinky yg bersih tanpa ada sisa.
"Ma uang dong lebihin yaa! Pinky mau naik angkot kalau gak dapat tumpangan gratis" pinta Pinky menyodorkan tangannya ke Mira.
"Mama lagi gak ada duit kamu pake saja duit kembalian kemarin"
"Aaah mama kembalian kemarin mah cuman 10 ribuan aja masa jajan Pinky cuman segitu mana cukup kalau bayar angkotnya nanti, Papa uangnya dong mama pelit anak secantik ini gak dikasih uang" ucap Pinky langsung menoleh ke Martin yang masih duduk sambil memandangi tabletnya seusai makan.
"Nih kamu bawa uang itu saja biar hemat untuk masa depan kamu. Kalau uang mahar pernikahan mu nanti kurang kalau kamu udah besar kan bisa ditambah kalau kamu rajin nabung pinky" ujar Mira sebelum meninggalkan anaknya yang masih berdiri melotot menatap nasib uang di telapak tangannya. Kenapa dia punya mama yang suka banget kibulin putri manisnya ini nanti kena azab lagi kayak di TV yang setiap hari mamanya suka nonton. Pasti judulnya nanti 'emak suka rampas rejeki anak sendiri yang paling imut sedunia yaitu uang jajan dari bapaknya sendiri dan diganti dengan uang gope yg sedikit nilainya' judulnya kok panjang banget yaa.. emang ada dalam TV Azab judulnya panjang begini? tapi biarlah kalau Pinky yg jadi sutradaranya pasti bakalan ada, iyakan apasih yang gak bisa dilakuin Pinky.
Didepan rumah, Pinky masih berdiri menunggu jet pribadi datang untuk mengantarnya ke sekolah (kalau ada). Dari tadi gak ada juga yang lewat untuk mengangkut penumpang gratis. Tiba-tiba suara motor dari rumah sebelah terdengar, Pinky sangat tau suara motor tersebut pasti dari ketua OSIS tampan di sekolahnya siapa lagi kalau bukan Rio Febrian sekaligus tetangga idaman untuk jadi suaminya.
Saat motor Ninja besar yang dibawa oleh Rio ingin melewati depan rumah Pinky, tentu saja Pinky tidak tinggal diam melewatkan kesempatan ini. Apalagi untuk duduk berdua bersama cowok tampan Most Wanted SMA nya yang mungkin akan jadi takdirnya.
"Riooo! Berhentiiii!" Teriak Pinky seraya melentangkan kadua tangannya menghadang motor Rio yang akan melewati rumahnya.
Sontak saja Rio terkejut dan langsung mengerem mendadak Motornya tersebut dan berhenti didepan Pinky.
__ADS_1
"Pinky mau mati yaa! kalau mau mati jangan disini dong, di tower listrik sana lebih bagus buat kamu bunuh diri" geram Rio kesal langsung membuka helmnya menatap tajam Pinky.
"Eh Rio tambah ganteng aja, buat hati dedek Pinky makin berbunga-bunga lihat kamu calon iman masa depan ku. Aku rela mas mati bersama mu hingga terjun dari tower pun aku sanggup asal bersamamu" goda Pinky sambil mengedipkan sebelah matanya membuat Rio bergidik.
"Emang kamu kenapa sih langsung menghadang ku pagi-pagi begini? Udah mau telat ini Pinky!" Ucap Rio menekankan kata terakhirnya karna kesal kelakuan aneh Pinky.
"Itu kok di jok belakang motor kamu ada bayangan sih?" tanya Pinky menunjuk jok penumpang motor Rio yang masih kosong.
"Bayangan apasih Pinky, jangan mengada-ngada kamu mana ada bayangan dibelakang?"
Pinky berjalan mendekati jok belakang motor Rio dan langsung menaikinya tanpa aba-aba dengan posisi duduk menyamping dan langsung memeluk pinggang Rio.
"Itu adalah bayangan aku yang akan mengisi hidupmu dimasa depan nanti mas Rio" goda Pinky mencolek sedikit pinggang Rio sehingga Rio hanya bertambah kesal dan hanya mampu pasrah meratapi nasibnya pagi ini harus berurusan dengan Pinky yang sudah pagi-pagi merusak harinya masuk pertama sekolah lagi setelah 2 minggu libur dan diapun hanya menghela nafas kemudian berangkat ke sekolah bareng Pinky.
🍁🍁🍁
**Hay hay hay... Maaf yaa kalo masih banyak Typo soalnya baru belajar juga!!
Tapi biasakan yaa sudah baca jangan lupa tinggalkan jejak Like, Coment and Vote yaa..
bayyy😘
Salam manis dariku
Maya_May
__ADS_1
Ig: @mayy_013**