
Pinky adalah siswi kelas 12 MIPA 3 semester 2 hanya tinggal beberapa bulan lagi Pinky akan lulus. Dia berjalan menelusuri koridor menuju kelasnya dengan langkah meloncat-loncat senang sambil menyapa orang-orang yang dilewatinya. Tentu saja tidak heran lagi sapaan khas Pinky yang aneh serta selalu saja menggoda cowok yang menurutnya tampan.
Ditengah perjalanannya melewati koridor, seseorang yang sangat Pinky kenal berjalan 1 meter didepannya. Para siswi yang cowok itu lewati begitu antusias, karena ketampanannya dan Pinky tentu saja tidak melewatkan hal satu ini.
Dia adalah Kris kapten basket di sekolahnya. Karena ketampanannya tentu saja siapa pun yang dilewatinya di koridor pasti histeris mendapat sapaan pagi dari Kris dan Pinky pastinya salah satu dari seribu wanita yang klepek-klepek akan ketampanan Kris. Terutama senyumnya itu lohh aduduh bikin siapa saja luluh untuk dijadikan jodoh memperbaiki keturunan. Yaa begitulah menurut isi pikiran Pinky.
Pinky berlari mendekati Kris yang tengah melambai-lambaikan tangannya disertai menunjukkan senyumnya yang membuat siapa saja kesemsem untuk menjadikannya pacar. Pinky langsung merangkul tangan Kris membuat Kris terkejut dan dia tentu tahu satu-satunya orang yang bertingkah aneh seperti ini adalah Pinky tidak heran lagi, Kris hanya mampu menghela nafas kasar padahal baru tadi pagi dia menyambut paginya dengan senyuman kini harus mendapati Pinky yang menjadikannya salah satu isi daftar korban pria tampan untuk jadi mangsa godaan Pinky yang receh.
"Eh Mas Kris kangen gak sama neng Pinky yang secantik dan seimut ini tidak kalah pastinya sama eunni-eunni Korea?" Ucap Pinky tidak malu meninggikan diri sendiri membuat Kris harus menghela nafas kasar lagi tidak tahu bagaimana cara menangani Pinky saat ini.
"Tahu gak Kris kamu tuh bagaikan es krim strawberry kesukaan Pinky selalu ngangenin pengen banget terus-terusan nambah. Tapi kamu ngangenin nya pengen Pinky cepet-cepet jadiin suami dan papa untuk anak-anak ku nanti" goda Pinky membuat Kris merasa mual, perasaan perutnya baik-baik saja sebelum ketemu Pinky.
"Pink, kita udah didepan kelas kamu sebaiknya kamu masuk gih aku juga mau ke kelas bentar lagi mau masuk. Aku mau terus ke toilet dulu" ucap Kris berhenti didepan kelas Pinky tidak sabar meninggalkan Pinky pergi ke toilet membuang pengganjal tiba-tiba datang yang mungkin undangan gombalan Pinky.
"Ok hati-hati ya beb Kris ku yang tampan. Jangan kangen Pinky yaa entar kepikiran terus sampai kebawa mimpi indah loo"
Kris tenang akhirnya meninggalkan gadis pecicilan itu. "Huff akhirnya lepas juga dari jeratan maut, bisa mati mendadak aku lama-lama dengerin gombalan Pinky. Bukan mimpi indah yang aku dapat tapi mimpi buruk" Kris menggosok dadanya tenang sudah jauh dari pandangan Pinky untung saja kelasnya 12 IPS 2 jauh dari kelas Pinky jadi tidak memungkinkan Kris terus bertemu Pinky melulu.
"HELLO SEMUA PINKY GADIS MANIS NAN IMUT SEJAGAT RAYA KEMBALI!!!" Teriak Pinky melompat memasuki kelasnya dengan gayanya yang sok jadi artis lagi jumpa fansnya tapi nyatanya berbeda. Isi kelas itu bukan fans melainkan netizen yang teraniaya hanya mampu geleng-geleng kepala. Ada yang menghela napas kasar dan ada yang menutupi telinganya karena bisa saja suara cempreng Pinky merusak gendang telinga.
"Pinky.. nyadar gak sih suara mu itu cempreng bet, kalau nyapa biasa aja kali!" celetuk Tara salah satu sahabat Pinky yang setia mau berteman dan sabar akan sikap anehnya.
"Pinky kamu tu yaa kebiasaan banget bikin ulah duduk tenang saja bisa gak sih!" ujar Naura yang juga masih tahan untuk jadi sahabat Pinky tapi menurutnya ada kalanya Pinky membawa keuntungan ada juga kesialan.
Tak sampai disitu ulah Pinky, dia kemudian berdiri didepan kelas seperti ingin menyampaikan sesuatu. Dia merogoh isi tasnya dan mengeluarkan tumpukan kertas potret gambar langsung mengangkatnya ke udara. "Halo para pelanggan setia Pinky yang imut nan manis ini, kali ini Pinky membawa barang berharga yang pastinya kalian tunggu-tunggu setelah libur usai. Inilah foto-foto lucu Rio dan Kris selama libur. Susah loh dapetinnya, Pinky yang cantik ini harus bekerja dibawah terik matahari hanya untuk kalian para pelanggan ku yang setia pastinya!"
__ADS_1
Aaaarghh... Mauuuuu!
Mendengar Pinky, para cewek yang berada dalam kelas tersebut langsung berteriak histeris ingin mendapatkan foto-foto imut idolanya tersebut kecuali Tara dan Naura yang tidak tertarik.
"Nah silakan dipilih dipilih! 3 lembar 50 ribu"
"Kok harganya naik sih Pinky sebelumnya kan cuma 10 ribu perlembar gak bisa kurang lagi nih?" Tawar salah satu siswi teman kelas Pinky.
"Heh... kalian gak tahu yaa? cabe dan bawang merah aja naik harganya apalagi ini. Aku tuh capek-capek foto orangnya sembunyi-sembunyi dibawah terik matahari dan dinginnya hujan untuk foto menarik ini buat kalian tahu.. Kok kalian tega sih nawar untuk ini" ucap Pinky mendramatisir padahal nyatanya ia hanya membayar adiknya Rio untuk memfoto Rio diam-diam dan juga membayar anak SD teman adiknya Rio sekaligus tetangganya Kris untuk memfoto Kris selama libur panjang kemarin. Hal itu tentu saja membawa keberkahan pada Pinky memulai kembali bisnisnya yang tertunda selama libur sekolah kemarin.
Mereka akhirnya mengalah karena foto-foto yang Pinky dapatkan memang menarik untuk dijadikan koleksi terlebih lagi gaya dalam foto tersebut sangatlah lucu dan imut menurut penggemar Rio dan Kris. Ada foto lucu Rio mencium kuku jempol kakinya sambil menonton TV, Ada juga foto lucu Rio saat tidur dan masih banyak lagi foto unik dan lucu Rio yang Pinky dapatkan dari Rara adiknya Rio yang ia bayar 50 ribu. Sedangkan foto Kris kebanyakan gayanya yang lagi ngupil dan foto yang memperlihatkan roti sobeknya saat lagi main basket dihalaman rumahnya. Pinky menyuruh Kribo temannya Rara sekaligus tetangga Kris untuk memfoto diam-diam keseharian Kris saat dihalaman rumahnya selama libur dan Pinky membayar Kribo 50 ribu juga atas hasil foto yang Kribo dapatkan dan mengirimnya melalui WA. Sedangkan Pinky kerjanya hanya memprint foto tersebut dan menjualnya dengan harga tinggi tentunya.
Tara dan Naura hanya menggeleng-gelengkan kepala mereka melihat tingkah laku Pinky pertama masuk sekolah ini yang langsung memulai bisnis anehnya itu dan mereka tentu tidak heran untuk hobi Pinky yang satu ini. Kadang Pinky mengajak mereka berdua ikut dalam bisnisnya itu tapi Tara dan Naura menolak karna tahu mereka pasti akan ketularan virus anehnya Pinky. Cukup mereka jadi sahabat Pinky saja cukup untuk sabar menghadapi kelakuannya.
Hari pertama sekolah ini guru-guru tidak langsung memulai pelajaran karena mereka masih belum membagikan jadwal pelajaran baru kepada seluruh kelas. Tahu akan hal itu Pinky memanfaatkan situasi ini untuk melanjutkan bisnisnya. Setelah kelasnya Pinky berpindah-pindah ke kelas lain untuk menjual barang dagangannya yang banyak telah ia siapkan selama libur. Hasilnya tentu saja memuaskan berlipat-lipat lembar uang 50 kini ia pegang dan mengibas-ngibaskan nya seperti kipas tanda dirinya senang atas kerja kerasnya itu.
Tak sadar ada Guru mengawasinya sedari tadi berdiri diambang pintu. Setelah fotonya habis terjual barulah salah satu siswi sadar dan memberi kode kepada Pinky tentu Pinky peka saat itu juga dan langsung melirik kearah pintu. Terpampang lah guru muda nan keren berdiri menatapnya tajam mengapa Pinky tidak lelah untuk membuat ulah dikelasnya. Semua anak walinya yang pintar-pintar separuhnya jadi aneh juga saat Pinky memasuki kelasnya.
"Eh.. Pak Andra yang ganteng calon papa dari anak-anak ku lagi ngapain disitu pak, lagi merhatiin aku kan yang imut nan cantik sejagat raya ini?" Ucap Pinky narsisnya ketinggian.
"Kamu yaa Pinky sukanya buat ulah mulu. Kamu dagang barang yang tidak penting lagi, kamu tuh yaa sukanya ajarin anak wali saya jadi aneh" balas pak Andra guru olahraga sekaligus wali kelas 12 MIPA 1.
Pinky mendekati Pak Andra dan mulai membisikkan sesuatu. " Pak aku ada barang yang pasti bapak bakal jadi pelanggan setiaku. Saya tahu bapak suka sama Naura kan pak sahabat aku. Aku ada foto lucunya pak, selagi aku senang hari ini aku akan berikan bapak diskon"
Pak Andra melongo tak percaya dari mana anak aneh ini tahu. selama ini dia hanya menyembunyikan perasaannya pada Naura yang notabene nya adalah muridnya sendiri.
__ADS_1
"Ka_kamu dari mana kamu tahu?"
"Apasih yang Pinky tidak tahu. Pinky akan rahasiakan kok bapak tenang saja, mau gak fotonya lucu loh pak?" Pinky menyodorkan beberapa lebar foto lucu Naura saat dia memfotonya diam-diam saat Naura mengajaknya main kerumahnya pas libur.
"Ok saya percaya kamu. Berapa harganya semua foto itu? Saya akan beli semua"
"Semuanya Hanya 200 ribuan aja. Murah kan pak?"
"Murah kamu bilang, itu mah mahal Pinky tapi biarlah mana sini cepet berikan udah mau bel masuk nih" ucap Pak Andra sambil menyodorkan beberapa lembar uang kepada Pinky.
"Nih pak, senang berbisnis dengan anda pak. Bapak sudah menjadi pelanggan khusus saya pastinya" balas Pinky memberi semua foto Naura dan menerima uang Pak Andra kemudian keduanya saling bersalaman.
🍁🍁🍁
**Hay hay hay🤗
Jangan lupa tinggalkan jejak Yaa!!😉
Like, Coment and Vote
Mohon maaf bila masih banyak Typo soalnya baru proses belajar.
Salam manis dariku
Maya_May 🥰
__ADS_1
Ig: @mayy_013**