PMI (Pondok Mertua Indah)

PMI (Pondok Mertua Indah)
PMI 10


__ADS_3

Besok paginya Dini pergi kesekolah TK di dekat sebelah rumahnya, tidak langsung mengajar disana dan memberikan surat lamarannya kesekolah tersebut.


Buk ini surat lamaranku yang aku buat dari tulisan tanganku sendiri, ya Dinda,,kapan Dinda bisa mengajar di tempat Ibuk.


Kata Mas Reyhan besok aja buk,,karena anakku tidak ada yang tinggal, neneknya ada acara juga, Mas Reyhan pergi jualan.


Ya udah, tidak apa-apa besok pagi jam tujuh datang kesini ya, nanti ibuk kenalkan juga sama guru yang lain. ya buk, kalau gitu aku permisi dulu buk...ya din.


Mumpung anakku masih tidur, Tiba di rumah aku langsung beres-beres membersihkan perlengkapan alat jualan mas Reyhan, kerena mas Reyhan hari ini jualan.


Dinda,,nanti Kasih ibu uang,,ibu mau pergi ada acara arisan sama teman-teman, kemana bu, kepayukumbuh, jauh amat bu,,ya makanya ibu minta uang sama kamu untuk bayar ongkos, tadi ibu lupa minta sama Reyhan.

__ADS_1


Pergi kekamar aku ambil uang simpananku dua ratus ribu, aku berikan ke ibu, kok dua ratus ribu,,aku cuman ada uang segitu bu,,lagian itu uang simpananku bu.


Jualan Mas Reyhan kemaren tidak habis bu,,ini aja uang simpananku berikan ke ibu, ya udah sini uangnya, nanti jangan lupa bayarkan arisan ibu, aku cuman diam.


Lalu ibu pergi meninggalkan aku dan anakku, ya Allah kenapa jadi seperti ini, kenapa hidupku semakin sulit, ibu mertuaku selalu menindasku, aku tidak tahan lagi ya Allah,,kapan aku bisa bahagia(batinku).


Kedua aorang tuaku semenjak menikah belum pernah aku kasih uang, ibu di kampung juga tidak pernah meminta, ibu tahu keadaanku disini, dapat uang hanya sekedar untuk makan, tapi aku tidak pernah cerita sifat mertuaku.


Setelah menerima telpon dari mas Reyhan, pikiranku berkecamuk, entah apa yang aku pikirkan,kalau mbak Neni pulang sama keluarganya dimana dia tidur, kamarkan cuman ada dua, satu kamar aku dan satu lagi kamar ibu mertua.


Nanti akan aku bilang sama Mas Reyhan, minta cari kontrakan saja, kalau gitu aku tidak perlu sering bertemu dengan ibu mertua.

__ADS_1


Lagi duduk sambil gendong si kecil, Mpok Dina datang,,Hai Dinda,,! hai juga Mpok Dina, lagi apa,,ni lagi gendong dini rewel sekali dari tadi dibawa tidur tidak mau,,ada apa Mpok Dina, ini cuman kasih oleh sidikit buat kamu,,makasih ya Mpok, ya sama-sama.


Dini aktif sekali ya tidak mau diam, sepertinya dini pengen makan, tu lihat tangannya diimut terus, tadi udah di kasih makan kok mpok.


Dini emang suka imut jarinya Mpok, jangan dibiarkan dinda nanti jadi kebiasaan, susah memisahkannya nanti, ya Mpok..nanti coba aku ingatkan dini terus, ya gitu dong din.


Jadi mama muda itu harus banyak belajar ya din,,ya mpok,,inikan pengelaman pertamaku baru punya anak.


Mpok dulu juga kayak gitu, waktu punya anak pertama emang harus banyak belajar. kamu masih mending din punya anak pertama di dampingi selalu sama mertua, kalau aku tidak, mertuaku melihat pas aku udah dua hari siap lahiran itupun sebentar,,kalau kamu di urusin sampai kuat.


Alhamdulillah Mpok, cuman itu yang keluar dari mulutku, tidak mungkin aku ceritakan semuanya pada Mpok Dina apa yang sebenarnya aku alami,,biarlah aku simpan sendiri derita ini..

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2