
Satu tahun sudah umur anak gadisku, namun aku belum juga bisa bekerja alasannya kalau aku bekerja dengan siapa anakku tinggal.
Aktifitasku sekarang selain mengurus anak, tapi juga membantu suamiku membuat jualan, untuk di jual kepasar-pasar.
Malam harinya aku bercerita Sama Mas Reyhan, Mas anak kitakan udah satu tahun, gimana kalau aku bekerja mas, kerja apa kata mas Reyhan.
Jadi gurulah, Ijazahku kan guru mas, besok ku coba memasukkan lamaran kesekolah dekat sini siapa tahu ada yang membutuhkan guru.
Cobalah dik masukkan, nanti kalau ada panggilan, bolehkan aku bekerja, boleh,,,tapi...anak kita sama siapa kita tinggal..
nanti coba dititipkan sama ibu, emangnya ibu mau mas,,pastilah ibu mau, nanti aja di kasih tahu kalau udah dapat kerja, setelah bercerita panjang lebar, akhirnya kami tertidur.
Besok paginya aku melakukan aktifitas biasa yaitu memasak dan membantu Mas Reyhan buat jualan,jika aku membantu mas Reyhan anakku dititip sama ibu mertua.
Sudah dua bulan aku masukkan lamaran kerja, tidak ada satupun yang terpanggil,,,
__ADS_1
Kenapa? kok melamun, ini mas, udah dua bulan aku masukan lamaran, tidak ada satupun yang terpanggil, udahlah jangan sedih, mungkin Allah belum mengizinkan kamu dik untuk bekerja.
Antahlah Mas, sedih sekali rasanya sampai sekarang belum juga bekerja, aku ingin bantu kamu mas untuk mencukupi ke butuhan kita.
Aku tidak ingin tinggal disini selamanya mas, aku ingin pindah, aku tidak betah, sepertinya Ibumu tidak suka sama aku.
Ibumu menyakitiku, ibumu suka mengatur aku,tidak boleh inilah,tidak boleh itu,,ibumu terlalu banyak aturan.
Dik, anggaplah ibuku, ibumu juga, dia itu cuman mengajarimu, jangan seperti itulah sama ibuku, kalau kita ngontrak sama siapa ibuku, Kan ada Bapakmu.
Cobalah mengalah agak sedikit dik, kalau bicara tentang orang tuamu, kamu selalu membelanya, aku capek mas, percakapan kami berhenti karena ibu mertua memanggil.
Dinda ada yang cari kamu, siapa bu? ibuk yang punya TK sebelah, katanya ingin bicara sama kamu din.
Perkenalkan nama ibuk Aira, ibuk mengajar TK sebelah, saya Dinda buk, sambil berjabat tangan.
__ADS_1
Kedatangan Ibuk Kesini ingin mengajak Dinda mengajar di TK ibuk, karena ibuk lagi kekurang guru, kalau Dinda bersediah besok pagi Dinda boleh datang kesekolah ibuk.
Aku tamat PGSd buk, bukan tamatan PGTK, emangnya bisa aku mangajar tempay ibuk.
Bisalah din, di sekolah lain banyak juga Ijazahnya yang tidak linear,, ya ganti-ganti cari pengalaman aja dulu, siapa tahu Dinda berminat.
Aku minta izin dulu sama Mas Reyhan, Karena anakku masih kecil, kamu boleh bawa anakmu kesekolah, kalau boleh besok pagi aku akan ke sekolah ibuk, tidak apa-apa, ibuk akan tunggu dinda di sekolah.
Kalau gitu ibuk permisi dulu,,,setelah ibuk itu pergi..
Boleh tidak aku mengajar mas, anak kita sama siapa tinggal, kata ibuk itu boleh bawa anak, ya udah silahkan tidak apa-apa,,
Apakah nanti tidak merepotkanmu din jika bawa anak, kata ibuk itu boleh, aku coba dulu ya mas.
Dini tinggalkan saja sam ibuk dinda, nanti kamu tidak bisa mengajar bawa anak, tidak apa-apa dini aku tinggal bu..ya tidak apa-apa toh, dinikan cucu ibu, yaudah makasih ya bu sudah mau jagain anakku.
__ADS_1
bersambung....