PMI (Pondok Mertua Indah)

PMI (Pondok Mertua Indah)
PMI 15


__ADS_3

Siang harinya sambil asyik bermain dengan Dini, tiba-tiba mbak Neni datang.


Dinda,,ya Mbak ada apa,? pinjam mbak uang, tiga ratus ribu,untuk apa mbak? itu Alex anakku minta beli mobil-mobilan, dia nangis terus aku tidak punya uang untuk membelikannya, kalau mbak udah ada uang nanti Mbak ganti.


Udah besar masih ingin beli mainan Mbak, ya gimana lagi, teman-temannya pada punya masa anakku tidak.


Jangan di ajari anak manja dong Mbak,nanti tambah nunjak, aku tidak ajari anakku manja,cuman kasihan aja lihat anakku tidak punya seperti temannya. itu sama aja Mbak.


Kamu mau pinjam Mbak uang apa tidak? bukannya tidak mau minjam Mbak,sekarang aku juga lagi tidak punya uang,Mbak tahukan hari musim penghujan Mas Reyhan sering libur jualan,kamu juga kerja Din, aku juga kerja Mbak tapi gajiku tidak seberapa.


Emangnya berapa gajimu satu bulan,perlu Mbak ketahui gajiku satu bulan sebagai guru honor cuman seratus ribu Mbak.


Seratus ribu?''ha ha ha..gaji cuman seratus ribu,kenapa masih mau bekerja lebih baik kamu di rumah saja Dinda jagain anakmu, ngapain juga kamu capek-capek berkerja gaji cuman dikit.

__ADS_1


Aku kerja sekarang cuman cari pengalaman aja dulu mbak, lagian aku kesekolah juga tidak pakai ongkos, buang-buang waktu aja kamu Din, itu bagi Mbak, kalau bagiku tidak.


Mbak Neni pergi meninggalkanku, semenjak Mbak Neni tinggal di rumah ini pengeluaranku semakin bertambah, selalu pinjam uang, tapi kenyataannya tidak pernah di bayar.


Hanya hatiku yang selalu aku kuatkan supaya selalu bersabar dalam menghadapi semuanya, ingin rasanya pergi dari rumah ini,tapi kami tidak punya uang untuk ngontrak rumah.


Setelah Mbak pergi aku membawa anakku untuk tidur siang, sambil memandang anakku yang tertidur pulas, sayang kenapa nasib mama seperti ini nak, selama mama menikah denga papamu selalu benyak masalah yang terjadi, kadang mama tidak kuat, tapi mama akan bertahan dan kuat demi kamu nak.


Kalau anakku udah agak besar nanti aku akan cari kerjaan ke sekolah lain, supaya aku bisa membantu ekonomi keluargaku.


Semenjak menikah dengan Mas Reyhan belum pernah aku mengirim uang ke orang tuaku, rasanya aku seperti anak yang tidak bisa balas budi orang tuaku.


Ayah Ibu doakan anakmu supaya dapat pekerjaan yang lebih baik dan aku bisa mengirimmu uang (batinku).

__ADS_1


Sore harinya aku sama Mas Reyhan mengajak Dini pergi main ketaman untuk menghilangkan rasa jenuhku, Dini begitu senang melihat begitu banyak mainan yang dilihatnya.


Di taman tidak hanya banyak permainan tapi suasananya Asri, sejuk, untuk sementara dapat menghilangkan semua permasalahan yang ada.


Dini begitu antusian mencoba berbagai macam permainan di mulai dari main pelosotan, ayunan dan tranpolin. melihat anakku senang aku juga ikut senang.


Mas,,! Dini kayaknya senang sekali y mas, ya dik,,mungkin ini baru pertama kali kita ajak Dini untuk pergi main.


Karena terlalu asyik bermain tidak terasa hari sudah mulai gelap, Dini masih juga asyik bermain tidak mau di ajak pulang,berbagai cara kamu membujuknya Dini,agar mau di ajak pulang tapi juga tidak mau pulang.


Akhirnya aku belikan Dini Es krim untuk membujuknya pulang dan hasilnya mau di ajak untuk pulang.


bersambung..

__ADS_1


__ADS_2