PMI (Pondok Mertua Indah)

PMI (Pondok Mertua Indah)
PMI 4


__ADS_3

"Kini Dinda sudah tiba dikosnya dimana tempatnya kuliah, sesampai di kos dinda langsung memberi kabar sama Ibu kalau dinda sudah tiba di kos dengan selamat.


"Tiba di kos sudah masuk waktu zuhur, dinda langsung shalat, rebahan sebentar untuk menghilangkan rasa letih di perjalanan menuju kos.


"Ya Allah tidak pernah terfikirkan olehku akan berakhir seperti ini, aku dulunya berancana nikah itu umur 25 tahun,tapi sekarang umurku baru 23 Tahun sudah mau menikah.


Karena terlalu letih dan banyak fikiran akhirnya Dinda tertidur sampai waktu shalat Ashar tiba.


Din.. din..dinda bangun ayo bangun din, udah Ashar lo kok masih tidur,,hhiimmm sambil membukak mata emang sudah jam berapa Sari?


Tu udah jam setengah lima, kamu sih tidurnya nyenyak sekali, maaf sari mungkin aku terlalu capek makanya lama sekali tidurnya. ya tidak apa-apa ayo sana buruan mandi, nanti waktu shalatnya habis lagi. aku kekamar mandi dulu ya.


Din tadi hpmu bunyi lo, kayaknya ada yang menelpon deh, kenapa tidak kamu angkat saja, malas aku mengangkatnya, siapa yang menelpon? sepertinya penting karena sering kali berdering, cobah kamu cek.

__ADS_1


Dinda langsung melihat hpnya ternyata yang menelpon mas Reyhan,siapa Din? Mas Reyhan,,


Ooohh Reyhan, Din...ya sari, emangnya kamu jadi ya nikah bulan depan sam mas Reyhan, ya..aduhh..kok cepat amat sih din,,siapa temanku lagi di kos ini,,kan masih ada yang lain,emangnya kamu sudah yakin nikah sama mas Reyhan.


Insyaallah sari, mungkin mas rehan jodohku, maafkan aku sari tidak bisa menceritakan semuanya ke kamu (batinku).


Sari ayo kita makan aku udah lapar ni,,aku bawa rendang lo dari kampung,,kayaknya enak din,,ya dong ini Ibuku yang buat.


Akhirnya kami makan dengan lahapnya sambil tertawa, o ya Din jadi kamu nelpon balik mas Reyhan, nanti aja sudah makan sekarang kita nikmati makanan kita dulu.


Maaf ya mas,,tadi aku ketiduran selesai Shalat, sekarang kamu baik-baik ajakan, ya mas aku baik-baik saja, ya udah kalau gitu tidur dulu ya mas jaga kesehatanmu, ya Dinda makasih atas perhatiannya, kemudian Dinda menutup telponnya.


🎊🎊🎊🎊🎊🎊

__ADS_1


Esok paginya Dinda beraktifitas seperti biasanya pergi kekampus mencari dosen dan keperpustakaan.


Seperti biasa mas Reyhan yang selalu menemani dinda untuk mancari dosen bimbingan, mas Reyhan selalu sabar menungguku, walaupun mas Reyhan bukan dari keluarga orang kaya, orang baik taat beribadah dan selalu menesehati dinda, disitulah dinda nyaman bersama mas Reyhan


Selama dinda kenal mas Reyhan dia tidak pernah menggombaliku dan selalu menjagaku, kami tidak pernah berpegangan tangan.


Sambil menunggu dosen tiba kami sarapan nasi goreng dekat kampus, dinda duduk bersebelahan dengan Mas Reyhan.


Mas Reyhan,ya din,,apa mas Reyhan yakin ingin menikahiku, yakinlah kalau tidak mana mungkin aku menemui orang tuamu, kalau kamu gimana Din, kalau aku udah yakin juha mas.


Kalau begitu jangan banyak fikir lagi, setelah menikah kita tinggal dimana mas, kalau kamu tidak keberatan kita tinggal di rumah orang tuaku aja ya..


Gimana kamu maukan,,aku nurut kamu aja mas, dimana kamu tinggal di situ juga aku tinggal mas, makasih ya Din.

__ADS_1


bersambung......


__ADS_2