
''Besoknya mas Reyhan datang kerumahnya dinda untuk menemui kedua orang tua dinda menceritakan niat baiknya ingin melamar.
''Tok..tok..Assalamualakum permisi, Waalaikumsalam, maaf cari siapa? perkenalkan bu aku Reyhan temannya Dinda, oh temannya Dinda, silahkan masuk kata ibu, tunggu sebentar, Ibu panggil Ayah dulu, lalu mas Reyhan duduk sambil menunggu ayah datang.
''Kamu ya yang bernama Reyhan, ya pak kata mas Reyhan, ada keperluan apa datang kesini, aku kesini ingin menyampaikan niatku pak yaitu ingin melamar putri bapak yang bernama Dinda, emngnya kamu tidak tahu kalau dinda masih kuliah, saya tahu pak Dinda masih kuliah, terus ngapain kamu cepat-cepat ingin menikah dengan anak saya apa tidak bisa tunggu dia tamat dulu.
Tidak bisa pak kalau niat baik itu seharusnya di segerakan pak jangan di tunda-tunda, lagian kami saling mencintai.
''Kalau kamu menikahi Dinda sekarang ini kamu harus bertanggung jawab atas kuliahnya, kami tidak akan membiayai kuliah Dinda lagi kalau dia menikah sebelum tamat kuliah.
Baik pak saya bersedia membiayai kuliahnya Dinda dan semuanya akan menjadi tanggung jawab saya. tapi jika seandainya kuliah anak saya tidak tamat gara-gara kamu, saya tidak akan memaafkan kamu, saya mengerti atas kekhawatiran Bapak.
''Baik kalau begitu aku akan merestui kalian menikah bersamaan dengan kakaknya Dinda yang laki-laki dia juga akan menikah di bulan ini.
Dinda tidak ikut bergabung dengan Ayah, dia cuman mendengarkannya di dalam kamar, Alhamdulillah kataku dalam hati. kapan orang tuamu bisa datang untuk melamr Dinda, nanti akan aku kasih tahu sama orang tuaku pak.
''Setelah mas Reyhan pergi dari rumah, Ayah memanggilku dan membicarakan soal pernikahan dinda dengan mas Reyhan, Din..ya yah serius kamu ingin menikah Din, apakah hatimu sudah mantap untuk menikah?
Ya yah dinda ingin menikah dengan mas Rehan, tapi Din,, ayah belum punya uang untuk membelikan perlengkapan isi kamarmu, Ayah tidak usah khawatir semuanya akan di belikan oleh mas Reyhan.
__ADS_1
🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊
''Keesokan harinya aku mengirim pesan wa ke mas Rayhaan.
Dindaku
"mas Ayah bilang katanya tidak punya uang untuk membelikan perlengkapan kamar"
''Tidak beberapa lama pesan Dinda di balasnya,
Mas reyhan
Dindaku
"makasih ya mas"emangnya mas ada uang"?
Mas Reyhan
"ya sayangku...soal itu tidak usah Dinda fikirkan biar mas yang usahakan, Dinda udah makan"?
__ADS_1
Dindaku
" belum mas"
Mas Reyhan
" ya udah makan sana, nanti Dinda sakit,
''Maafkan dinda mas yang sudah merepotkan kamu, sebenarnya dinda belum siap untuk menikah mas, dinda ingin bekerja dulu setelah tamat kuliah, tapi harus bagaimana lagi mungkin disini satu-satunya jalan keluar bagaimana caranya dinda melunaskan uang kuliahnya, tidak terbayang olehnya akan menikah secepat ini,,
hik hik hik...dinda menangis didalam kesendiriannya, dan berdoa agar pernikahannya nanti bahagia. dan mudah-mudahan Mas Reyhan akan bertanggung jawab apa yang telah di putuskannya.
''Maafkan dinda Ibu, Ayah, yang sudah mengecewakan kalian dan membuat kalian sedih, dinda belum bisa membalas jasa-jasamu ibu...
''Ibu, Ayah dinda pamit dulu yah, libur semesterku sudah habis besok aku sudah mulai kuliah lagi yah, hati-hati di jalan ya nak kalau udah sampai jangan lupa beri ibu kabar.
jangan banyak difikirkan nanti kamu sakit, ya ibu. lalu dinda bersalaman dengan ayah dan ibunya untuk pamit dimana dinda kuliah, dengan rasah bersalah dan sedih dinda pergi meninggalkan ayah dan ibunya.
bersambung...
__ADS_1