PMI (Pondok Mertua Indah)

PMI (Pondok Mertua Indah)
PMI 18


__ADS_3

Setelah bangun tidur dinda langsung pergi ke dapur untuk memasak, mencuci pakaian dan mencuci piring, semuanya dinda yang kerjakan.


Jika dinda tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah orang tua Mas Reyhan marah-marah terus kerjaannya.


Dari pada mendengarkan omelan ibu mertua terus, walaupun sakit sedikit dinda tetap mengerjakan pekerjaan rumah dengan ikhlas.


Masakan sudah selesai di masak oleh Dinda, semua keluarga berkumpul di ruang makan, semuanya makan dengan lahap.


Mas di sekolah ada acara seminar aku agak telat pualangnya, aku titip anak-anak ya Mas.


Biar anak-anak sama Mas saja, lagian mas sekarang libur, makasih ya mas.


Setelah makan ini aku akan siap-siap untuk berangkat kesekolah.


pukul tujuh pagi dinda sudah siap untuk berangkat kesekolah, sayang nanti tinggal sama papa ya, mama pulang agak telat, anak mama jangan nakal, ya ma, mama hati-hati di jalan.

__ADS_1


Din...ngapaian juga kamu mengajar, gajinya tidak seberapa, anak di tinggal pula, pulangnya lama juga, lebih baik kamu di rumah saja mengurus anakmu.


Ngapain juga Mbak ngatur aku, itu urusan aku, terserah akulah, Mbak tidak usah mengatur-atur hidupku, yang menjalaninya aku, ngapain juga mbak yang sewot.


Mbak tidak ngatur kamu din, mbak cuman mengingatkanmu, kasihan anakmu masih kecil kamu tinggakan. sama aja itu mbak.


Mbak...aku tidak titipkan anakku sama mbak, ngapain juga mbak yang ngatur-ngatur aku.


Mas Reyhan saja tidak di permasalahkan sama dia, kok mbak yang sewot sih..


Urus saja keluarga Mbak, jangan urus keluargaku, seharusnya mbak pikir bagaimana suami mbak bisa dapat kerjaan, bukan ngatur-ngatur hidupku.


Emangnya kenapa, tidak boleh numpang makan sama kamu? bukannya tidak boleh, kalau selamanya seperti ini kapan lagi aku bisa mengumpulkan uang mbak jika biaya kami melebihi kapasitas.


Numpang itu boleh mbak tapi tidak selamanya, Reyhan adikku, dia saja tidak masalah aku numpang, Reyhan yang cari uang kamu yang sewot, ya jelas sewot aku dong mbak.

__ADS_1


Gara-gara mbak numpang, aku tidak bisa menyipan uang. mbak kan tahu gajiku tidak seberpa, ditambah lagi keluarga mbak yang numpang makan sama mas reyhan.


Dinda tidak mengizinkannya lagi untuk bicara, dia langsung pergi begitu saja karena jam sudah menunjukan pukul tujuh lewat.


uuuhhh..uhhhh..gara-gara kakak mas reyhan aku jadi telat berangkat kesekolah.


setelah kepergian dinda, reyhan,,,,!ya bu besok ibu pergi kejakarta tempat adikmu, ngapain bu, adikmu tidak lama lagi mau melahirkan, jadi ibu membantunya disana.


Nanti kamu antar ibu kebandara, ongkosnya dari siapa bu, tadi adikmu nelpon ibu katanya nanti di kirim.


O...! ya udah, nanti Reyhan antarkan ibu kebandara, berapa lama ibu disana tidak lama-lama, kalau adikmu udah kuat ibu langsung pulang.


Ibu tidak betah tinggal disana lama-lama, tapi ibu kasih juga uang ya untuk belanja di jalan, nanti kalau aku ada uang akan aku kasihkan sama ibu.


Jangan di muka Dinda kamu kasih sama ibu, nanti dia sewot lagi sama ibu, o ya satu lagi selama ibu di tempat adikmu jangan lupa juga bayarkan arisan ibu.

__ADS_1


ya...bu, hanya itu yang keluar dari mulut Mas Reyhan, kemudian ibu pergi meninggalkan Mas Reyhan.


bersambung...


__ADS_2