
Author's Note: Setelah part 20, Aku mungkin akan nulis cerita baru lagi. Dengan tokoh berbeda. Semoga kalian suka ya.
°°°
Sudah jam pulang sekolah. Lily kini tengah menunggu Roy di parkiran. Cowok itu sudah berjanji untuk pulang dengannya hari ini. Kebetulan, Lily tidak membawa mobil jadi ini memang sudah menjadi keberuntungan baginya.
Soal Dara, kini Roy sedang menanganinya. Dengan sedikit bantuan dari teman-teman Lily yang kini tengah rapat OSIS.
Masuk mobil duluan aja. Aku lagi di ruang Osis sama Dara. Masih cari cara buat kabur.
Lily menuruti perintah Roy. Kebetulan juga kunci mobilnya sudah ada di tangannya sejak tadi.
Lily masuk ke dalam mobil Roy. Mobil merk BMW warna hitam itu adalah salah satu mobil kesayangan cowok itu. Selain mobil, cowok itu juga sering gonta-ganti motor ninja dengan merk yang berbeda dan tentu saja—mahal.
Keadaan mobil Roy terlihat lebih rapi dari terakhir kali dia berada di sini. Jok belakang mobil itu sudah tampak bersih. Biasanya mobilnya sering diisi dengan berbagai macam makanan dan botol minuman bekas.
Memang jorok sekali.
Mata Lily memandang sekitar. Lalu cewek itu menyalakan AC dan musik. Lagu berjudul Someone You Love itu terdengar menggema di seluruh sudut mobil. Mata Lily tertutup, menikmati suara musik itu yang terdengar lewat gendang telinganya.
Lagu itu sangat bermakna sekali. lirik demi liriknya terdengar sangat menyentuh ulu hati Lily. Hingga akhirnya suara pintu mobil di tutup terdengar menembus indra pendengarannya lalu Lily menoleh.
Roy sudah ada di sampingnya. Rambutnya kini sedikit basah karena hujan diluar sudah mulai turun.
Lily terdiam tanpa berkedip. Cowok itu masih dengan pakaian seragam khas sekolah ini dan dibalut dengan hoodie warna abu-abu yang ikut terkena cipratan air hujan.
Cowok ini sudah duduk manis di sampingnya dari beberapa menit yang lalu. Menyibukkan diri hingga lupa akan kehadiran Lily yang sejak tadi sudah menatapnya dengan terpesona. Hoodie dipakainya sudah terlepas dan terlempar ke jok belakang.
Kini giliran kemeja seragamnya serta kaos hitam yang dia pakai terlempar begitu saja ke jok penumpang.
Lily susah payah menelan salivanya. Di sampingnya sudah ada kekasihnya yang kini terlihat lebih sexy dengan bentuk tubuh ABS (a body sixpack) tepat di depan matanya.
Lily sampai lupa berkedip hingga akhirnya dia dikejutkan dengan tubuh cowok itu yang mendekat ke arahnya membuat Lily gugup setengah mati dan menahan napas.
"M-mau ngapain?" tanya Lily gugup.
Roy terkekeh lalu menyentil dahi kekasihnya itu dengan gemas.
"Mau pasangin seatbelt kamu."
•••
__ADS_1
Hujan yang begitu deras membuat kedua anak remaja itu harus rela berdiam diri didalam mobil. Sudah hampir lima belas menit mereka menunggu hujan yang begitu deras itu di parkiran sekolah.
Sekolah kini mulai sepi. Hanya menyisakan beberapa siswa yang masih stay di sekolah untuk menunggu hujan yang mulai mereda.
"Dingin ya?" tanya Roy ketika melihat Lily menggosokkan kedua telapak tangannya.
AC yang semula dinyalakan kini sudah mati.
"Nggak kok. Cuma ngantuk aja."
Roy tersenyum tipis. Lalu cowok itu menyetel tempat duduk Lily agar cewek itu bisa nyaman bersandar dan menutup matanya.
Beberapa menit berlalu. Lily yang kini sudah mulai nyaman dengan posisinya yang sekarang merasakan ada sesuatu yang kini tengah memeluknya.
Ya, Roy memeluk Lily dengan erat. Menyandarkan kepala Lily di bahunya dan menempelkan pipi Roy ke puncak kepala Lily. Nyaman. Itulah yang kini tengah dirasakan oleh Lily yang sudah mulai tenang dengan napas yang teratur.
"Roy?" panggil Lily setelah beberapa lama terdiam.
"Hm," gumam Roy menutup matanya.
"Dara siapa kamu, sih?" tanya Lily hati-hati. Tangannya sudah dia lingkarkan tepat pada perut rata Roy yang terekspos sempurna di mata Lily. Lengannya yang memeluk perut rata pemilik mata setajam elang itu terlihat meremang ketika kulit mereka bersentuhan.
"Bukan siapa-siapa."
"Bohong!" cecar Lily. Keningnya mengernyit dengan gelisah.
"Beneran," jawab Roy masih dengan posisinya. "Kamu kenapa keliatan gelisah gitu sih? Ada apa?"
"Gak enak dipeluk kamu yang gak pakek baju kayak gini," jawab Lily jujur. "Nggak malu apa diliat aku kayak gini atau emang udah biasa mempertontonkan ke cewek-cewek yang lain?" tuduh Lily cemberut.
Roy terkekeh gemas melihat ekspresi wajahnya Lily ketika sedang cemburu.
"Only you."
Lily berdecak mencoba melepaskan pelukan Roy yang semakin erat memeluknya. "Lepasin!"
"Gak mau."
"Roy, please!" mohon Lily.
"Jangan lepasin pelukan ini ya. sebentar aja, aku kangen kamu," bisik Roy tepat di telinga Lily. Setelah itu cowok itu menggigit kecil daun telinga Lily membuat tubuh cewek itu meremang seketika.
__ADS_1
"Nyebelin banget suka gigit kuping!" dengus Lily memukul lengan Roy. "Awas ah! lepasin pelukannya. Tiba-tiba gak mood tidur!"
"Aku aja yang bobok."
"Ya udah bobok aja sana, lepasin pelukan kamu. Geli, kamu bau!"
Bukannya lepas, tangan Roy malah semakin mengeratkan pelukannya ditubuh Lily membuat cewek itu susah napas.
"Aku sayang kamu," lirih Roy. "Aku gak mau kehilangan kamu lagi. Biarin aja kita ditentang sama siapapun. Tapi aku akan pastikan, kalau aku akan tetap memilih kamu untuk menjadi bagian dari hidup aku, menjadikan kamu pelengkap tulang rusukku dan menjadi Mommy untuk anak-anakku nantinya."
"Ketinggian!" celetuk Lily terkekeh. Roy terlihat autis sekali jika ngomong ngelantur kayak tadi. Lily bukannya tidak percaya dengan ucapan Roy, namun cewek itu merasa aneh jika Roy sudah berkata layaknya orang mau melamar kayak gitu.
Boleh bermimpi asal tahu batas diri.
"I love you, Lilyana Dupont," bisik Roy tepat di samping telinga Lily.
"I love you too, Roy Alvaro."
•••
Halo? i'm back!
Sudah sweet belum kata-katanya dan adegannya? Part kali ini terlihat sangat panjang karena aku udah membayangkan duluan dan kalian wajib tahu.
Author baper di part ini.
Gak tahu kenapa, suka aja sama cowok yang bilangnya "I love you" duluan. Tapi semoga ucapan Roy yang manis ini bisa tetap awet ya. karena kata orang, cowok suka berubah kalau udah dapat sesuatu yang dia mau. (tuh kan jadi curhat)
Part selanjutnya, mau minta scene apa lagi? Dara-Roy, Lily-Roy atau campuran? atau gimana?
Komentarnya dong guys.
Terima kasih ya sudah membaca ini. I love you, guys.
Selamat menjalankan ibadah puasa.
Hari ke 8 ya. Semoga lancar.
*see you nanti malam ya.
follow akun ini dong dan masuk juga ke grup Rain-sya. aku tunggu*.
__ADS_1