
Maaf dedek baru bisa nulis hari ini. Karena dedek lagi UTBK juga jadi akan lambat nulis. Tenang aja, bakal up tapi gak ada jadwal:)
•••
082xxxx
Hello?!
I'm back. you miss me?
Lily menatap layar ponselnya dengan tatapan tak percaya. Memandang lekat ke arah ponsel berharap ini hanya mimpi. Tapi nihil, semua ini nyata. Dia kembali.
"Ini gak mungkin," lirih Lily dengan tangan yang yang masih bergetar hebat.
Lily mencoba menghubungi cowok yang baru saja mengiriminya pesan.
"Halo, Ly? Udah baca Whatsapp gue? gimana? kangen gue?"
"Gak usah halu lo!" sentak Lily geram.
Cowok diseberang sana hanya terkekeh. "Kenapa sayang? Lo ada cowok? bagus dong."
"Bagus apanya? gue tahu rencana busuk lo!"
Cowok itu terkekeh, sekali lagi. "Gimana ya, Ly, lo itu gak pantes buat orang lain. Yang perlu lo tahu, lo cuma bisa gue miliki. enggak sama orang-orang yang mencintai lo sekalipun."
"Gak usah halu! Emang lo siapa?"
"Perlu gue jabarin? Ingat ini kalau lo lupa. gue itu—"
Belum sempat cowok menjabarkan semua pada Lily, cewek itu langsung mematikan sambungannya secara sepihak.
__ADS_1
Jujur saja. Lily sangat membenci ini semua. Ketika dirinya sudah merasakan bahagia dengan hidupnya, orang lama datang dengan tak tahu malunya. Mencoba mengingat semua yang ada di masa lalu hanya untuk menyakiti dirinya lagi.
Ini benar-benar tidak adil. Hidup yang mengajarinya kuat menghadapi cobaan tapi kini hidup juga yang harus mengingatkan masa lalu kelamnya lagi dan membuka luka itu.
"Nona? ada seseorang yang ingin menemui Nona di ruang tamu." Seorang maid menghampiri Lily yang kini berada di kolam renang rumah milik keluarga Dupont.
"Siapa?"
"Maaf Nona, kali ini saya tidak tahu siapa orang itu."
Mencurigakan.
"Oke, nanti gue ke sana."
Maid itu pergi meninggalkan Lily yang tengah berpikir orang yang akan menemuinya malam-malam seperti ini.
Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Tidak mungkin ada orang yang berani mengganggunya sekalipun itu teman-temannya.
Lalu mengapa harus malam-malam seperti ini?
Lily beranjak dari duduknya dan langsung menghampiri orang itu.
Cewek dengan piyama pink gambar kelinci itu mematung ketika tahu siapa orang yang menemuinya. Dia. Masa lalunya. Yang dengan tidak berperasaan meninggalkannya dan Natasha di satu kejadian menyakitkan.
"Lo? Ngapain di sini?" ketus Lily menatap sengit ke arah cowok itu.
Cowok itu hanya tersenyum tipis. Terlihat lesung pipit dan Lily akui memang manis.
"Long time no see," ucap cowok itu merentangkan kedua tangannya. "Do you miss me?"
Lily terkekeh. "Kangen? halu banget!"
__ADS_1
Senyum cowok itu memudar. Halu? Sebegitu tidak sukanya cewek yang ada di depannya ini atas kembalinya dirinya dan bebas dari karantinanya?
"Lo benci banget kayaknya ke gue." Cowok itu tersenyum tipis dan sinis.
"Lo masih bisa nanya itu? harusnya lo tahu jawabannya apa." Lily bersedakap dada mengalihkan pandangan ke arah lain.
"Ly, emang kurang cukup ya bokap dan orang tua lo menjauhi gue dari lo selama ini? Jangan hukum gue dengan lo membenci gue, Ly," lirih cowok itu. Menunduk menatap lantai dengan nanar.
"Gue tahu gue salah, Ly. Tapi kurang cukupkah penderitaan gue setelah semua orang menjauhi gue bahkan dua cowok yang sekarang menjadi sahabat lo."
"Itu salah lo. Semua yang lo terima adalah ganjaran buat lo."
"Tapi gue gak niat, Ly. Gue salah. Dan gue tahu. Tapi gue juga berhak menjelaskan semuanya ke lo kan?" ujar cowok itu meyakinkan.
"Yang lo sakiti bukan cuma gue. Tapi semua orang yang ada di sekitar gue dan lo dulu. Lo jelasin sana sama mereka."
Lily pergi meninggalkan orang itu dengan rasa bersalahnya. Dia masih tidak terima dengan apa yang sudah terjadi. Dan mau bagaimanapun juga, bukan hanya Lily yang dia sakiti tapi orang-orang yang ada di sekitar Lily juga.
Kenapa orang yang berbeda datang menghampiri hidupnya kembali dalam waktu bersamaan?
•••
Jika ada yang nanya, "Kenapa ceritanya jadi kemana-mana? Enggak menceritakan kehidupan Roy dan Lily yang hubungannya di posesifin terus?"
Jawabannya: Aku pengen bikin cerita ini menyangkut semua hal. Enggak soal Possesivenya doang. Aku mau bikin cerita ini kayak lebih hidup dengan masalah yang bertubi-tubi ada aja masalah yang datang. Biar kalian mikir aja sih sebenarnya wkwk.
Udah ah. Sebenarnya mau ganti judul cuma belum tahu mau ganti apa. menurut kalian, mau ganti judul apa jangan?
TBC.
SALAM LITERASI
__ADS_1
RAIN-SYA, JODOH BABANG B.