
Pagi hari. Semua terlihat baik-baik saja. Dua cowok itu tidak ada tanda-tanda mengacaukan harinya kali ini.
Ponselnya berdering. Natasha menelponnya lalu tanpa pikir panjang Lily menjawab panggilan itu.
Hanya terdengar deru napas seseorang diseberang sana.
“Halo, Nat? Ada apa?”
“Ly? Dia balik lagi?” tanya Natasha dengan paniknya.
Sudah dia duga jika cowok itu menghubungi Natasha juga. Semuanya seakan rumit. Bagaimana mungkin cowok itu datang lagi dengan waktu bersamaan orang di masa lalunya juga ikut hadir kembali.
“Lo tahu? Dia ngomong apa?” tanya Lily mencoba untuk tenang.
“Dia nggak ngomong apa-apa sih. Cuma minta maaf. Tapi yang jadi masalahnya, mantan lo kenal dia,” ujar Natasha hati-hati.
Lily melotot. Sebuah kejutan besar bagi Lily pernyataan dari Natasha. Masalah baru akan datang dan dia belum siap untuk itu.
“Kok bisa kenal ya, Nat? Bisa hancur lagi hubungan gue nanti,” ucap Lily ikutan panik.
Lily mondar-mandir di kamarnya dengan perasaan gelisah. Dan Natasha juga sama, gelisah dengan kehadiran dua orang itu di hidup mereka lagi.
“Dan yang lebih mengejutkan, dia sekolah di sekolah kita!”
•••
Lily turun dari kamarnya ketika mommynya mengatakan ada seseorang ingin bertemu dengannya. Lily pikir itu bukan Roy karena cowok itu bilang tidak bisa masuk sekolah hari ini. Lalu siapa seseorang yang ingin bertemu dengannya itu?
__ADS_1
“Hai, Ly?!” sapa seseorang itu dengan senyum manisnya. Cowok itu memakai seragam yang sama seperti yang Lily kenakan.
“Lo?!” pekik Lily tak percaya. “Ngapain lo di sini?!”
“Jemput mantan dong.”
Sial! Ini semua seakan terencana. Masa lalunya datang dan masa lalu Natasha juga datang dengan waktu bersamaan. Belum juga Dara yang datang menghampiri hidup Roy lagi. Semua seakan serba kebetulan.
“Masih ingat gue kan?” cowok itu menaikkan alisnya. “Gimana penampilan gue hari ini? Udah cocok jadi pacar lo gak?”
“Halu!”
Cowok itu terkekeh. “Lo gak kangen gue? Ini gue Devan—mantan lo sekaligus calon suami lo.”
Lily mengernyitkan sebelah alisnya dan menyunggingkan senyum remehnya. “Udah berapa tahun sih lo gak bangun dari khayalan tinggi lo itu? Sejak kapan gue nerima lo jadi calon suami gue? Mimpi!”
“Itu dulu. Dan dulu gue gak pernah merasa nerima lo!”
“Terserah lo. Yang penting, gue di sini sekarang. Gue mau ajak lo berangkat bareng.”
Devan menarik tangan Lily membuat cewek itu memberontak dan menarik tangannya menjauh dari Devan.
“Gue mau berangkat sendiri.”
“Lo berangkat sama gue!” titah Devan tajam menatap mata Lily. “Sekali lagi lo nolak, lo tahu sendiri akibatnya.”
Lily tidak peduli. Yang dia mau sekarang berangkat sendiri tanpa harus Devan ikuti. Dia ingin bebas. Tidak seperti ini. Terkekang semacam dalam kurungan.
__ADS_1
Lily menggigit tangan Devan yang mencengkeram tangannya membuat cowok itu meringis sakit. Lalu Lily berlari ke arah mobilnya dan melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata.
Devan mengejarnya dengan tak kalah cepatnya. Dia tidak peduli siapa laki-laki yang sekarang memiliki Lily-nya. Yang dia mau, Lily menjadi miliknya satu-satunya.
Devan menyeimbangi kecepatan mobilnya dengan mobil sport merah milik Lily. Jalanan sedikit sepi membuat Devan tak perlu mendengar suara klakson-klakson memengkakkan telinganya di hari ini.
Lily jengah. Lagi-lagi Devan tidak menyerah mengejarnya membuat Lily mau tidak mau harus menaikkan kecepatan mobilnya semaksimal mungkin hingga pada akhirnya Lily jauh dari kejaran Devan. Namun naasnya, seorang Ibu-ibu dengan tidak hati-hati menyeberang jalan tanpa melihat sekitar membuat Lily membanting stirnya dan menabrakkan mobilnya ke trotoar.
“AAAAAAAAAAA!!!!”
Selepas itu semua terasa gelap. Lily tak sadarkan diri.
“LILY!!!!”
•••
*Maaf banget gak bisa nulis sampe sekarang:( 14 hari lagi aku UTBK. ini aja aku sempet-sempetin doang buat nulis. sebenarnya mau aku bikin part yang panjang cuma gak bisa karena waktu aku mepet banget:"""
Aku cuma mau minta doa dari kakak-kakak semua:) semoga aku bisa lanjutin kuliah tahun ini. Dan janji aku—kalau aku kuliah tahun ini, aku akan sering nulis di MT dengan cerita-cerita yang berbeda. Soalnya aku rencananya mau bikin spin off dari tokoh-tokoh di sini.
Kalau misal aku gak lulus di SBMPTN (semoga ini gak terjadi Ya Allah) aku nyerah. aku mau hiatus dari dunia halu ini walau sebenarnya berat banget:((
Jadi mohon doa aja dari kalian. Aku sayang kalian. luv❤
Salam Literasi
Rain-sya, Jodoh Babang B*.
__ADS_1