
"Apa kau bilang? Menyayangiku. Apa aku tak salah dengar." Katanya tak percaya, "Dengar baik-baik, sampai kapanpun aku tak akan memaafkan si tua bangka itu. Karena dia, aku dan ibunda ku dikucilkan, tapi aku juga berterimakasih karena dengan itu aku sekarang bisa bangkit dan mendirikan kerajaanku sendiri dan juga aku punya alasan untuk balas dendam"
"Kau tak bisa berpikiran seperti itu", kata Zyden
"Apa hak mu mengaturku. Tak ada seorang pun yang bisa menghalangi niatku. Termasuk kamu, camkan itu", Kata pria bertopeng perak.
"Jika itu keputusanmu maka aku tak kan tinggal diam", balas Zyden.
"Memang itu tujuanku, dan kamu tak akan pernah bisa mendapatkan Ara. Aku bersumpah akan hal itu", dan setelah berujar demikian pria bertopeng tersebut langsung menghilang tanpa jejak meninggalkan Zyden.
Sepeninggal kakaknya kini ruangan itu menjadi sunyi, Zyden kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Ara yang saat ini masih terpejam, di hilangkannya sihir yang tadi digunakan kakak nya untuk mempengaruhi Ara dan Cio agar mereka tertidur lelap tak sadarkan diri dan setelahnya Zyden beralih untuk mengecek kondisi kandungan Ara dan untungnya janinnya masih baik-baik saja.
"Hah, untung saja mereka baik-baik saja", gumam Zyden. Dan setelahnya dia mulai merenungkan kejadian yang menyebabkan kakaknya menjadi benci kepadanya padahal dulu mereka sangat dekat dan sang kakak sangat menyayanginya kala itu.
Flash Back On
Terlihat di pinggir sebuah jurang yang curam, berdiri dua orang anak adam yang sedang menyetabilkan deru nafas mereka karena lelah berlari dari kejaran beberapaorang yang ada dibelakang mereka.
"Abang mohon sama kamu", ujar seorang laki-laki berperawakan gagah kepada sosok laki-laki lain yang memiliki rupa yang bisa dibilang sama dengannya.
__ADS_1
" Tapi.... "
"Untuk kali ini, tolong bantu Abang sekali ini saja. Abang titipkan istri dan calon anak Abang ke kamu jika nanti terjadi sesuatu sama Abang, karena Abang merasa mungkin Abang tidak akan selamat dalam pertempuran kali ini", kata laki-laki tersebut yang tak lain bernama Adhitama Syahreza Edgar.
"Tidak, aku yakin Abang pasti akan selamat dan bisa berkumpul dengan istri dan anak Abang, Abang harus menjaga mereka sendiri. Kita berjuang bersama-sama.", tolak sangat adik yang tak lain ialah Abrisam Bryan Edgar, atas permintaan sang kakak.
Tidak usah heran mengapa Bryan memanggil Ahrez dengan sebutan Abang, ya...seperti yang sudah terlihat jika mereka berdua adalah saudara kembar atau kakak beradik dari Kerajaan langit.
...Alasan lain, ya karena author bingung mau buat panggilan apa untuk kedua kakak beradik ini😅... Dan alhasil ya udah deh author buat abang adek buat panggilan nya walaupun agak geli geli gimana gitu....
"Bryan, Abang mohon sama kamu lakukan ini demi Abang. Aku tidak ingin jika nanti Cassandra bangun dan bersedih tidak ada aku di sampingnya, hal itu bisa berdampak pada janin yang dikandungnya. Setidaknya lakukan ini demi Abang dan calon keponakan mu yang bahkan belum lahir", mohon Ahrez kepada Bryan agar mau menyetujui permintaannya tersebut.
"Tapi Bang, bagaimana dengan Liora. Aku tidak mau jika nanti dia salah paham akan diriku. Terlebih lagi dia baru hamil anak kami, aku tak ingin membuatnya bersedih ketika melihatku membawa Cassandra kembali bersamaku", ujar Bryan yang saat ini terlihat sangat gusar akan keputusan apa yang harus dia ambil.
"Abang mohon Bryan, sudah tidak ada waktu lagi hanya kamu harapan Abang saat ini sekaligus orang yang Abang percaya. Abang harap kamu tidak akan mengecewakan Abang, kamu harus berjanji untuk Abang", kata Ahrez dan setelahnya tanpa peringatan apapun dia kemudian mendorong sang adik ke dasar jurang yang penuh akan aliran air sungai yang terlihat cukup lumayan dalam.
"Tidakkkkk...... Abang tidak boleh mengorbankan diri Abanggggg......", teriak Bryan begitu dirinya terlempar kearah dasar jurang yang dalam hingga suaranya terendam oleh dalamnya air sungai.
"Maafkan Abang, Bryan. Biarlah Abang yang berkorban saat ini, karena Abang sudah berjanji dengan Ayahanda dan Ibunda untuk selalu menjagamu. Abang percaya kamu bisa berlaku bijak untuk memimpin kekuasaan, jangan sia-siakan pengorbanan ku ini", gumam Ahrez sambil melihat kepergian sang adik yang sudah tak terlihat lagi dari jangkauan matanya.
__ADS_1
'Untungnya aku sudah mengirim sinyal bantuan ke merah agar segera menyelamatkan Bryan. Semoga merah bisa membawa Brian dengan selamat menuju istana'
"Akhirnya kau tak bisa lari lagi dari ajalmu, Pangeran Ahrez", kata seseorang tiba-tiba dari belakang Ahrez.
"Jaga ucapan mulut kotormu itu Regas. Mari kita buktikan, aku atau kamu yang akan berakhir menemui ajal", tantang Ahrez sambil mengeluarkan pedangnya.
"Oh tikus kecil mau sok belagu ternyata, tidak sadar jika nyawanya sudah berada di ujung tanduk", ejek nya sambil memandang rendah ke Ahrez.
"Tidak usah sombong kamu Regas, lawan aku satu banding satu kita buktikan siapa yang sebenarnya sampah tak berguna disini", kata Ahrez dan kemudian tanpa menunggu lama Regas yang sudah mulai tersulut emosi mulai melayangkan serangannya menuju Ahrez dengan begitu berutal.
Pertarungan yang begitu sengit dan bisa terbilang imbang hinggah membuat mereka merubah wujud ke bentuk Naga dan ular hitam itu hampir membuat keduanya mulai kewalahan, hingga sampai titik dimana Ahrez yang terlihat mulai unggul harus tiba-tiba menerima serangan mendadak dari sebuah anak panah beracun yang melesat tepat kearah dada kirinya sehingga membuatnya tumbang dan tanpa sengaja terpeleset dan langsung jatuh kearah jurang yang dalam menyusul sang adik.
"Hahaha.... Akhirnya, aku bisa melenyapkan mu pangeran Ahrez", tawa kemenangan yang dilontarkan oleh Regas begitu melihat musuhnya kalah telak ditangannya.
Flashback Off
"Ara entah perasaan apa ini, tapi aku merasa mulai nyaman berada didekatmu. Tidak akan aku biarkan orang lain memilikimu, walaupun itu tandanya aku harus melawan kakak ku sendiri", kata Zyden yang tidak sadar jika sebenarnya ia sudah mulai jatuh cinta dengan Ara.
...Cinta memang rumit, tak semuanya cinta itu manis, dan tak semuanya cinta itu pahit. Adakala Cinta berujung bahagia, ada juga cinta berujung kesedihan....
__ADS_1
...Jangan samakan cintaku yang ku miliki dengan cintamu yang sekedar mainan, karna cintaku ini untuk orang yang tepat bukan untuk sesaat....
...~To Be Continued~...