PRIA LUMPUH PILIHANKU

PRIA LUMPUH PILIHANKU
Part 25


__ADS_3

Rakha dan Zahra kini terlihat semakin harmonis dan hal itu membuat Oma Widya merasakan kebahagiaan yang tiada tara..


"Selamat pagi sayang, wah tumben jam segini udah pada bangun?" ucap Oma Widya menggoda Rakha dan Zahra...


Zahra nampak malu setelah mendengar ucapan Oma Widya yang membuatnya malu kerana ini sudah hampir tengah hari dan mereka berdua baru keluar kamar...


"Oma sayang seperti gak paham aja,jangan begitu Oma kan kasihan Zahra jadi merasa malu." bisik Rakha di telinga sang Oma..


Oma Widya pun nampak tersenyum kemudian mengangguk..


"Ya sudah kalian cepat sarapan atau mau makan siang sekalian?" ucap Oma Widya sembari bercanda....


Zahra pun menjadi salah tingkah dan kemudian tesenyum..


"Oma maafkan Za ya karana Za bangunnya telat." ucap Zahra sembari tertunduk..


Oma Widya langsung mendekati Zahra dan memeluknya...


"Semoga secepatnya Oma di kasih cicit ya Nak." ucap Oma Widya semakin membuat wajah Zahra merah merona..


Rakha pun hanya menggaruk kepalanya yang tak merasa gatal,Oma tahu apa sebabnya mereka bangun kesiangan..


"Oma doain aja semoga di segerakan."ucap Zahra malu malu..

__ADS_1


Rakha pun mengangguk dan kemudian menarik tangan istrinya dengan lembut..


"Ya Oma kalau begitu kami isi perut dulu ya lapar." ucap Rakha sembari mengandeng lengan sang istri..


Dari arah kamar terdengar suara Ayah Ivan yang tiba tiba saja memanggil Rakha..


"Kha nanti ikut Ayah ke kantor ya soalnya kamu harus mulai menegang perusahaan lagi." ucap Ayah Ivan sembari membenarkan kemejanya..


Rakha pun hanya mengangguk dan kemudian tersenyum..


Setelah itu Rakha dan Zahra pun menuju meja makan untuk menikmati sarapan pagi mereka, Oma Widya pun merasa senang dan bahagia melihat keharmonisan Rakha dan Zahra mereka terlihat saling menyayangi...


❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️


Gerrry yang sedang berjalan jalan tanpa sengaja hampir menabrak seorang wanita muda yang cantik kulitnya putih sama dengan Zahra namun wanita itu bercadar...


"Maaf saya enggak sengaja? Apa anda gak apa apa? apa perlu kita kerumah sakit?" tanya Gerry pada wanita yang kini sedang menahan perih di bagian lututnya yang nampak berdarah..


"Tidak usah gak apa apa. Maafkan saya juga karena saya buru buru dan gak melihat jalan." ucap Wanita itu sembari mencoba mengangkat motor miliknya yang tergeletak di jalanan..


"Tapi sepertinya kaki kamu terluka? Apa gak sebaiknya kita bawa ke dokter saja?" tawar Gerry mencoba menebus rasa bersalahnya karena Gerry terlalu ngebut mengendari mobilnya..


Wanita itu pun menggeleng dan kemudian melihat jam tangannya dan melihat waktu tengah menunjukan jam 10 pagi, dan wanita harus segera sampai di kampus sebelum pukul 10.30.

__ADS_1


"Aduh bagaimana ini,mana aku harus ke kampus tapi lututku sakit banget gak mungkin aku bisa membawa motorku." pekik wanita itu..


Gerry pun melihat ada sesuatu keraguan di hati wanita itu..


"Apa kamu sedang buru buru soalnya aku lihat kamu juga tadi ngebut?" tanya Gerry dengan senyum hasnya..


Wanita itu pun mengangguk...


"Iya ini hari pertama aku masuk kuliah dan aku harus sudah sampai kampus pukul 10.30 tapi aku gak mungkin bisa membawa motorku dalam kondisi begini?" ucap wanita itu dengan lugunya..


Gerry pun langsung membukakan pintu mobilnya..


"Masuklah aku akan mengantarmu,dan masalah motormu jangan khawatir nanti ada yang mengurusnya." ucap Gerry sembari menaiki mobil miliknya dan tak lama setelah itu wanita itupun ikut bersama Gerry.


Huahhh hai hai para pembaca setiaku bagaimana kabarnya?


Maaf ya baru sempat di up lagi soalnya lagi banyak kerjaan dan author mohon izin ya mau promo karya yang sudah terlanjur di buat..



baca yuk udah mulai Update loh kisahnya seru dan sedih yang pasti bisa bikin darting.. 😂😂😂


Di tunggu ya terima kasih. salam sehat selalu..

__ADS_1


__ADS_2