PRIA LUMPUH PILIHANKU

PRIA LUMPUH PILIHANKU
Part 08


__ADS_3

Hari yang ditunggu oleh Rakha akhirnya datang juga dimana dia akan menikah dengan wanita pilihan sang Oma...


"Kamu ganteng sekali cucuku." ucap Oma Widya sembari menatap Rakha yang sedang bercermin..


Rakha pun hanya tersenyum,seharunya ini menjadi hari yang bahagia untuk dirinya namun masih ada hal yang begitu mengganggu fikirannya silakah sosok calon istri Rakha karena mereka belum pernah dipertemukan satu kalipun...


"Ayo sayang kita keluar kebetulan Zahra dan anak anak sudah sampai." Oma Widya pun langsung mendorong kursi roda Rakha untuk segera keluar melihat calon istrinya...


Zahra pun berdandan sangat cantik hari ini menggunakan kebaya berwarna peach yang di padukan dengan riasan yang tak terlalu tebal sehingga menambah kecantikan Zahra....


Zahra telah duduk di pelaminan menunggu Rakha turun,dan tak lama kemudian keluarga Pak Hendra pun datang. Pak Hendra tak pernah menyangka jika calon istri dari keponakannya adalah Zahra.


"Ya Allah Mami,sebenarnya apa yang Mami rencanakan sehingga membuat Zahra menikahi Rakha? Kenapa Mami tega menghancurkan masa depan Zahra demi Rakha." Pak Hendra sedikit kecewa dengan sang Ibu...


Gerry yang melihat Zahra sebagai mempelai wanitanya pun langsung melotot...

__ADS_1


"Zahra jadi dia yang akan menikahi si lumpuh itu? Engga benar ini mah seharusnya Zahra itu buat aku bukan buat si lumpuh." Gerry terlihat menahan emosi...


Tak lama kemudian Rakha pun keluar dari kamarnya dan kemudian langsung menuju ke pelaminan disana telah ada calon istrinya menunggu...


Rakha sangat terkejut ketika melihat calon istrinya begitupun dengan Zahra yang sama sama bingung..


"Ya Allah terima kasih ternyata kamu mengirimkan wanita ini yang akan menjadi pendamping hidupku. Tapi kenapa kamu mengirimkan bidadari yang begitu sempurna untukku sedangkan kondisiku seperti ini." gerutu Rakha dalam hati...


Zahra pun menatap sekilas lelaki yang kini ada disampingnya lelaki pilihannya yang akan menjadi imam untuknya. Zahra tak pernah menyangka jika dia akan menikah dengan lelaki yang begitu tampan namun menyimpan banyak duka terlihat dari sorot matanya...


Seusai mengucapakan ijab Kabul kini Rakha dan Zahra telah sah menjadi pasangan suami istri. Zahra dengan gemetar menyentuh punggung tangan Rakha karena ini pertama kalinya dia bersentuhan dengan laki laki..


"Kenapa Tuhan gak adil kepadaku? kenapa setiap aku suka sama seseorang pasti dia sudah ada yang memiliki." pekik Gerry dalam hatinya..


"Itu tandanya kamu sial tahu. Makanya berhenti main cewek,berhenti balapan dan juga berhenti kamu berjudi siapa tahu Tuhan masih mau memberikan kamu satu orang gadis yang baik?" ucap Amar meledek Gerry.

__ADS_1


"Woi Bang ngaca Bang kayak Abang orang baik aja pakai ceramahin aku segala. Abang tu yang seharusnya berhenti bikin cewek cewek hamil mana kagak mau tanggung jawab lagi masih mending si aku." Gerry pun skakmat balik sang kakak..


"Ah sial Lo Gerr syukurin emang enak patah hati." ucap Amar sembari ketawa sendiri..


Setelah acara usai kini Zahra di perkenalkan kepada semua anggota keluarga dan juga keluarga besar Wijaya.


Zahra kaget saat melihat Pak Hendra yang berada disana?


"Pak Hendra.." ucap Zahra lirih...


Oma Widya pun langsung menjelaskan bahwa Pak Hendra adalah putranya dia adik dari Ibunya Rakha jadi harus panggil Om..


"Iya Oma." jawab Zahra lirih..


Zahra pun bingung dan juga grogi karana ini pertama kalinya dia di kelilingi orang banyak..

__ADS_1


"Za kok kamu menikah sama Mas Rakha si?" ucap Gerry yang tiba tiba saja terdengar di telinga Rakha..


Zahra hanya diam saja tak berani menjawab atau menatap Gerry lelaki muda yang selalu saja mengganggunya Zahra berharap agar Rakha tak mendengar ucapan Gerry karana Zahra takut jika suaminya akan salah paham...


__ADS_2